Ibadah Pagi yang Dianjurkan dalam Islam
Sholat Sunnah Dhuha menjadi salah satu bentuk ibadah pagi yang dianjurkan bagi umat Islam sebelum memulai aktivitas sehari-hari. Selain menjalankan sholat tersebut, para pemeluk agama Islam juga disarankan untuk melengkapi amalan tersebut dengan membaca doa setelah sholat Dhuha.
Ada tiga amalan sunnah berupa doa setelah sholat Dhuha yang bisa diamalkan setiap hari. Sholat Dhuha biasanya dilakukan di pagi hari, ketika matahari telah terbit hingga sebelum memasuki waktu Dzuhur. Jumlah rakaat sholat Dhuha bisa dilakukan sebanyak dua rakaat atau maksimal delapan rakaat.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Berikut adalah tiga doa yang bisa dibaca setelah melakukan sholat Dhuha:
- Doa Setelah Sholat Dhuha Pertama
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya waktu Duha itu waktu Duha-Mu, kecantikan ialah kecantikan-Mu, keindahan itu keindahan-Mu, kekuatan itu kekuatan-Mu, kekuasaan itu kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu, perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit, turunkan lah dan jika ada di dalam bumi, keluarkan lah. Jika sukar, mudahkan lah. Jika haram, sucikan lah. Jika masih jauh, dekatkan lah. Berkat waktu Duha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkan lah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”
- Doa Setelah Sholat Dhuha Kedua
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ
Artinya:
“Ya Allah, ampuni lah aku dan terima lah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa ini sebanyak 100 kali usai sholat Dhuha.
- Doa Setelah Sholat Dhuha Ketiga
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.
Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampuni lah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”
Keutamaan Sholat Dhuha
Keutamaan sholat Dhuha disebutkan dalam sebuah hadis yang berbunyi:
“Rasulullah SAW kekasihku berwasiat padaku tiga hal. Pertama, puasa tiga hari setiap bulan. Kedua, dua rakaat duha (setiap hari). Ketiga, salat witir sebelum tidur.” (HR Bukhari)
Selain itu, Rasulullah SAW juga menyampaikan bahwa barang siapa yang mengawali aktivitasnya dengan sholat Dhuha, maka sama halnya dengan membuka harapan Allah SWT.
