Jadwal UTBK SNBT 2026 dan Doa untuk Menghadapi Ujian

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 yang menjadi syarat masuk perguruan tinggi negeri telah dijadwalkan berlangsung pada tanggal 21 sampai 30 April 2026. Bagi calon peserta ujian, persiapan fisik maupun mental sangat penting agar dapat menghadapi ujian dengan tenang dan percaya diri.

Sebagai seorang muslim, berdoa merupakan bentuk ikhtiar batin untuk memohon ketenangan hati, kemudahan, kecerdasan, serta kelancaran dari Allah SWT. Doa tidak hanya memberikan ketenangan pikiran tetapi juga membantu meningkatkan fokus dan keyakinan diri dalam menghadapi tantangan seperti ujian.

Berikut ini adalah beberapa bacaan doa yang bisa dibaca oleh para calon peserta ujian, termasuk untuk UTBK SNBT 2026. Doa-doa ini juga dapat digunakan untuk berbagai jenis ujian lainnya.

Doa Dilancarkan Ujian Tertulis untuk UTBK SNBT 2026

Doa Dilancarkan Ujian (1)

اللهم لا سَهْلَ إِلا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Latin:

Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan.

Artinya:

“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”

Doa Dilancarkan Ujian (2)

رَبِّ يَسِرُ وَأَعِنْ وَلَا تُعسر

Latin:

Rabbi yassir wa a’in wa lâ tu’assir

Artinya:

“Wahai Tuhanku, mudahkanlah. Bantulah [aku]. Jangan Kau Persulit,” (Lihat Imam An-Nawawi, awal Raudhatut Thalibin, Darul Fikr)

Doa Dilancarkan Ujian (3)

Doa dipanjatkan setelah dan sebelum sholat hajat dua rakaat. Adapun doanya sebagai berikut.

لا إله إلَّا اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيمُ ، سبحان الله رب العرش العظيم – الحمد لله رب العالمين ، أسألك موجِباتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِم مَغْفِرَتِكَ ، وَالخَلِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِر . والسلامة من كل إلي . لا ندع لي ذنبا إلا غفرته، ولا هما إلا فرجته ، ولا حاجة هي لك رضا إلَّا قَضَيْتُهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin:

La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil ‘arsyil karimil ‘azhim. Alhamdulillahi rabbil ‘alamîn. As’aluka mujibati rahmatik, wa ‘aza’ima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salamata min kulli itsmin. La tada’ lī dzanban illa ghafartah, wa la hamman illa farrajtah, wa la hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimîn.

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau terlantarkan aku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan Yang Maha Pengasih.”

Setelah menjalankan sholat sunat hajat dengan sungguh-sungguh, bisa dilanjutkan kembali membaca doa di atas.

Doa Dilancarkan Ujian (4)

Doa dipanjatkan setelah dan sesudah sholat hajat.

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ سُبحَانَ الَّذِي تعطف بالمجد وتكرم بهم سبحان ذي العِزَّ وَالكَرِيمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَّولِ أَسْأَلُكَ بمعاقد العز من عرشك ومنتهي الرحمة من كتابك وباسمك الأعظم وجدكَ الأعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَاتِ العَامَاتِ الَّتِي لَا يجاوزهن بر ولا فاجر أن تصلي على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد

Latin:

Subhānalladzī labisal ‘izza wa qāla bihī. Subhānalladzī ta’aththafa bil majdi wa takarrama bihī. Subhāna dzīl ‘izzi wal karami. Subhāna dzīt thauli. As’aluka bi ma’āqidil ‘izzi min ‘arsyika, wa muntahar rahmati min kitābika, wa bismikal a’zhami, wa jaddikal a’lā, wa kalimātikat tāmmātil ‘ammātil latī lā yujāwuzuhunna birrun wa lā fājirun an tushalliya ‘alā sayyidina Muhammadin wa ‘alā āli sayyidina Muhammadin.

Artinya:

“Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Maha Suci Dzat pemilik keagungan dan kemuliaan. Maha Suci Dzat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimatMu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba vana taat dan durjana.”






Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version