Wisata Alam Sragen yang Menawarkan Ketenangan dan Keindahan

Sragen, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, memiliki beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari air terjun tersembunyi hingga waduk dengan pemandangan yang memukau, Sragen menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan dan menyegarkan.

Berikut adalah beberapa destinasi wisata alam unggulan di Sragen yang patut Anda coba:

  • Kedung Grujug

    Lokasi ini berada di Desa Doyong, Kecamatan Miri. Kedung Grujug merupakan air terjun kecil yang memiliki kolam jernih dengan arus tenang, cocok untuk bermain air atau sekadar merendam kaki. Daya tarik utama dari tempat ini adalah formasi tebing-tebing alami yang terbentuk dari erosi air selama ratusan tahun, menciptakan relief indah yang sangat fotogenik. Jarak dari pusat Kota Solo ke Kedung Grujug adalah sekitar 23 km dan dapat ditempuh dalam waktu 41 menit menggunakan kendaraan pribadi.

  • Air Terjun Dung Jengglong

    Masih di Kecamatan Miri, tepatnya di Kebayanan 1, Bagor, Air Terjun Dung Jengglong memiliki ketinggian sekitar 4 meter. Meski tidak terlalu tinggi, air terjun ini memiliki keindahan yang tak kalah dari destinasi serupa di daerah lain. Kolam alami di bawah air terjun cukup bening dan menyegarkan, menjadikannya tempat ideal untuk healing trip atau piknik sederhana. Aksesnya relatif mudah dijangkau, dan karena belum banyak diketahui, suasananya masih sepi dan alami. Jarak dari pusat Kota Solo ke Dung Jengglong adalah sekitar 25 km dan dapat ditempuh dalam waktu 43 menit menggunakan kendaraan pribadi.

  • Gunung Banyak

    Meskipun namanya mengandung kata “gunung”, Gunung Banyak sebenarnya adalah bukit berundak yang terlihat seperti barisan gunung mini. Lokasinya berada di Desa Srawung, Kecamatan Gesi. Daya tarik utamanya terletak pada lanskap persawahan yang hijau serta udara segar khas pedesaan. Tempat ini sangat cocok untuk family gathering, bersepeda, atau sekadar menikmati pemTribunersngan sore sambil menyesap kopi. Jarak dari pusat Kota Solo ke Gunung Banyak adalah sekitar 47 km dan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 9 menit menggunakan kendaraan pribadi.

  • Wisata Alam Betisrejo

    Nama Betisrejo berasal dari tiga desa di Kecamatan Sambirejo — Jambeyan, Jetis, dan Sukorejo — yang bersatu mengembangkan kawasan wisata alam terpadu. Tempat ini menawarkan paket lengkap wisata alam: mulai dari sawah terasering yang instagramable, kolam air panas alami, jalur trekking, bumi perkemahan, hingga homestay ramah keluarga. Betisrejo sangat cocok untuk wisata edukatif, wisata keluarga, hingga kegiatan luar ruangan pelajar dan mahasiswa. Tidak jarang pengunjung menginap untuk merasakan atmosfer pedesaan secara lebih mendalam. Jarak dari pusat Kota Solo ke Wisata Terpadu Betisrejo adalah sekitar 55 km dan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 29 menit menggunakan kendaraan pribadi.

  • Waduk Gebyar

    Berada di Kelurahan Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Waduk Gebyar menyuguhkan panorama langsung ke arah Gunung Lawu. Lokasi ini menjadi incaran para pemburu foto lanskap, terutama saat pagi hari ketika sinar matahari mulai menyapu kabut tipis yang menggantung di atas air. Suasananya yang hening dan alami sangat cocok untuk piknik, meditasi, atau sekadar bersantai melepas penat dari hiruk pikuk kota. Jarak dari pusat Kota Solo ke Waduk Gebyar adalah sekitar 51 km dan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 20 menit menggunakan kendaraan pribadi.








Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version