Memahami Ciri-Ciri Hernia Femoralis pada Perempuan

Perubahan kecil pada tubuh sering kali dianggap sepele, termasuk rasa tidak nyaman di area selangkangan atau paha. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda kondisi medis yang perlu perhatian, salah satunya hernia femoralis. Jenis hernia ini memang lebih sering dialami oleh perempuan dan kerap luput disadari karena gejalanya tidak selalu jelas.

Hernia femoralis sering kali tidak langsung menimbulkan keluhan serius. Namun seiring waktu, kondisi ini bisa memunculkan berbagai tanda. Untuk membantu Mama lebih waspada, berikut beberapa ciri hernia femoralis pada perempuan yang perlu dikenali sejak dini:

1. Muncul Benjolan di Selangkangan atau Bagian Dalam Paha Atas

Benjolan kecil di selangkangan atau paha atas dapat menjadi tanda hernia femoralis. Benjolan biasanya tampak saat berdiri, batuk, mengejan, atau mengangkat beban, dan bisa mengecil atau menghilang saat berbaring. Hal ini sering membuat orang menganggapnya sepele.

Benjolan ini terjadi akibat jaringan atau usus menonjol keluar melalui saluran femoralis yang melemah. Meski tidak selalu bergejala, jika muncul, benjolan ini bisa menjadi indikasi awal dari kondisi ini.

2. Nyeri Mendadak di Selangkangan atau Paha

Selain benjolan, Mama juga dapat merasakan nyeri ringan hingga sedang di area selangkangan. Nyeri ini biasanya tidak muncul terus-menerus, tetapi bisa terasa mendadak, terutama saat melakukan aktivitas tertentu.

Banyak perempuan menggambarkan sensasinya seperti tertusuk, tertekan, atau terasa tidak nyaman, terutama saat berjalan jauh, berdiri lama, atau setelah aktivitas fisik berat. Karena nyerinya tidak selalu hebat, keluhan ini kerap diabaikan.

Nyeri pada hernia femoralis terjadi akibat tekanan dari jaringan yang menonjol dan dapat semakin memburuk seiring waktu.

3. Sensasi Kesemutan atau Mati Rasa di Area Selangkangan

Masih ada kemungkinan bahwa Mama mengalami sensasi kesemutan atau mati rasa di area selangkangan. Keluhan ini biasanya muncul bersamaan dengan benjolan atau nyeri, meski pada beberapa kasus dapat dirasakan secara terpisah.

Pada perempuan, sensasi ini sering digambarkan seperti kebas, tertusuk jarum, atau tidak nyaman di sekitar lipatan selangkangan hingga paha bagian atas. Kondisi ini bisa terasa lebih jelas saat berdiri lama atau setelah melakukan aktivitas fisik.

Kesemutan atau mati rasa terjadi akibat tekanan hernia pada saraf di sekitar saluran femoralis. Jika keluhan semakin sering atau memburuk, Mama disarankan segera memeriksakan diri ke dokter.

4. Nyeri Perut Bagian Bawah

Nyeri perut bagian bawah juga bisa menjadi salah satu gejala hernia femoralis. Rasa nyeri ini dapat muncul bersamaan dengan ketidaknyamanan di selangkangan dan terasa semakin mengganggu saat beraktivitas.

Pada beberapa perempuan, nyeri perut bawah digambarkan sebagai rasa tertarik, tertekan, atau tidak nyaman yang datang dan pergi. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan atau nyeri haid.

Nyeri perut bagian bawah terjadi akibat tekanan dari jaringan atau usus yang menonjol melalui saluran femoralis dan dapat memburuk seiring waktu jika tidak ditangani.

5. Mual dan Muntah

Jika hernia femoralis mulai menekan atau menjepit usus, Mama bisa mengalami mual dan muntah. Gejala ini menandakan bahwa kondisi hernia tidak lagi ringan.

Mual dan muntah biasanya disertai nyeri perut dan rasa tidak nyaman yang semakin berat. Pada tahap ini, aktivitas sehari-hari bisa terasa sangat mengganggu.

MedlinePlus menyebutkan bahwa mual dan muntah merupakan tanda bahwa hernia mungkin telah mengalami komplikasi dan membutuhkan penanganan medis segera.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version