Dunia Persia memiliki peran penting dalam membentuk berbagai konsep yang kita anggap berasal dari dunia Barat. Menurut Profesor José Cutillas, yang belajar dan mengajar di Iran, banyak gagasan yang kini kita anggap sebagai ciptaan Barat sebenarnya berasal dari dunia Persia. Dari sudut pandang Barat, kita sering mengira bahwa segala sesuatu berasal dari dunia Yunani-Latin. Namun, pada masa pra-Islam, konsep-konsep yang sangat kita kenali sudah ada dalam Kekaisaran Persia Achaemenid (550–330 SM).
Secara religius, keyakinan pada satu Tuhan alias monoteisme telah hadir di Iran kuno sekitar 3.500 tahun lalu, ketika Zarathustra mendirikan Zoroastrianisme. Konsep malaikat dan nabi juga sudah ditemukan dalam agama ini. Begitu pula dengan konsep surga dan neraka. Sejarawan Tom Holland menyatakan bahwa Persia setidaknya sama berpengaruhnya dalam sejarah dunia seperti Athena, jika tidak lebih besar.
Berikut adalah beberapa kontribusi Persia terhadap kehidupan khalayak sehari-hari:
1. Memakai Celana
Antara 5.000 hingga 2.000 tahun lalu, laki-laki dari berbagai peradaban mengenakan rok: mulai dari bangsa Sumeria, Asyur, hingga Yunani. Orang Romawi pergi berperang dengan memakai jubah yang dililitkan ke badan, yaitu tunik. Namun, menurut penelitian, bangsa-bangsa nomaden seperti suku Skithia, yang berasal dari Iran, memperkenalkan celana. Pada 600 SM, dalam seni Yunani, celana menjadi simbol para pemanah asing, terutama Skithia, Persia, dan Amazon.
Orang Persia mengenakan celana karena leluhur mereka berasal dari stepa Eurasia dan merupakan bangsa nomaden yang menunggang kuda. Aktivitas tersebut sangat mendasar dalam kehidupan mereka. Sehingga untuk melindungi tubuh serta tetap nyaman saat menempuh jarak jauh, mereka mengenakan celana. Kata dalam bahasa Persia “pā[y]ǧāme” berarti “pakaian kaki”, yang kemudian menjadi kata dalam bahasa Hindi “pā[e]ǧāma” dan akhirnya menjadi “pyjamas” dalam bahasa Inggris.
2. “Deklarasi Pertama” tentang Hak Bangsa-Bangsa untuk Hidup Merdeka
Pada September 2025 lalu, dalam sebuah konferensi UNESCO, terdapat sebuah inisiatif untuk mempromosikan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Silinder Cyrus, sebuah benda berusia lebih dari 2.500 tahun. Benda ini merupakan piagam hak asasi manusia pertama yang dikenal khalayak umum.
Silinder itu berasal dari tahun 539 SM. Ketika itu Cyrus Agung, yang baru saja menaklukkan Babilonia, memimpin kekaisaran besar pertama di dunia. Raja Cyrus tidak hanya membebaskan para tawanan yang diperbudak, tetapi juga mengizinkan mereka kembali ke tanah asal. Ia juga menghormati tradisi dan agama puluhan komunitas etnis.
3. Taman dan Surga
“Alasan mengapa sebagian besar rumah memiliki taman atau halaman kemungkinan besar karena orang Persia,” tulis Jonny Thomson. Taman Persia masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Taman ini dirancang sebagai simbol Eden dan empat unsur Zoroastrian: langit, bumi, air, dan dunia tumbuhan.
Kata “paradise” dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Latin, yaitu paradīsus. Kata ini berasal dari bahasa Yunani parádeisos, yang diambil dari pairidaēza dalam bahasa Avesta (dialek Iran kuno) yang merujuk pada taman-taman kerajaan.
4. Layanan Pos
Layanan pos pertama diciptakan oleh orang Persia pada masa Kekaisaran Persia pimpinan Darius I. Para kurir menempuh jarak jauh dengan menunggang kuda dan tiba di tempat-tempat yang ditetapkan untuk beristirahat. Sistem ini jauh lebih cepat, lebih aman, dan jauh lebih efektif dibandingkan sistem sebelumnya.
5. Karpet-Karpet Termasyur
Karpet tebal berwarna-warni ditemukan dalam makam-makam di Siberia, yang diperkirakan berusia hampir 2.500 tahun. Karpet ini menunjukkan keterampilan para penenun Iran. Meskipun sulit menentukan kapan dan di mana karpet lahir, segala petunjuk mengarah pada perkembangannya di wilayah luas yang dikenal sebagai sabuk karpet, termasuk Iran.
6. Ensiklopedia Kedokteran yang Monumental
Ibnu Sina, yang dikenal di Barat sebagai Avicenna, menulis ensiklopedia lima jilid yang diberi judul Canon of Medicine. Karya ini menjadi landasan utama pengajaran kedokteran di universitas-universitas Eropa, terutama selama Renaisans.
7. Persamaan Kubik di Bidang Matematika
Omar Khayyam, matematikawan Iran, memperluas bidang aljabar ke persamaan kubik. Dia berhasil mengidentifikasi 14 jenis persamaan kubik yang berbeda dan menawarkan metode untuk menyelesaikan sebagian di antaranya.
8. Superfood
Bayam dibudidayakan untuk pertama kalinya di Persia lebih dari 2.000 tahun lalu. Kata “spinach” dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Arab isbānaẖ atau isfānaẖ, yang bersumber dari bahasa Persia espenāẖ.
