Sinyal Kembalinya Pemain Persebaya Surabaya ke Timnas Guinea Bissau
Flavio Silva, mantan striker Persebaya Surabaya, kini menarik perhatian setelah sukses dipanggil oleh Timnas Guinea Bissau untuk ajang FIFA Matchday. Ini menjadi panggilan pertama bagi Flavio Silva dari negara asalnya, Guinea Bissau.
Flavio Silva akan membela Timnas Guinea Bissau dalam dua pertandingan melawan Burkina Faso yang rencananya akan berlangsung pada 28 hingga 31 Maret 2026 mendatang. Kabar ini diungkapkan oleh agensi yang menaungi Flavio Silva, yaitu @maismanagement, melalui akun Instagramnya.
“Kabar panggilan! @flaviosilvaa_9 telah dipanggil ke tim nasional Guinea-Bissau! Striker kita akan bergabung dengan skuad untuk dua pertandingan mendatang melawan Burkina Faso, yang akan berlangsung pada tanggal 28 dan 31 Maret. Semoga berhasil!” tulis @maismanagement.
Sebelumnya, Flavio Silva pernah bermain untuk Timnas U19 Portugal dan belum pernah memiliki caps bersama tim senior. Namun, prestasinya bersama Kaizer Chiefs di Liga Afrika Selatan membuatnya layak untuk dipanggil.
Flavio Silva mencatatkan 7 gol dari 22 pertandingan di tiga turnamen berbeda bersama Kaizer Chiefs. Dengan performa tersebut, Persebaya Surabaya mungkin tertarik untuk mengamankan tanda tangannya kembali.
Durasi kontrak Flavio Silva bersama Kaizer Chiefs masih berlangsung hingga 30 Juni 2027 mendatang. Jika ingin memperkuatnya, Persebaya Surabaya bisa menawarkan opsi peminjaman dengan tawaran menarik. Harga Flavio Silva saat ini mencapai Rp7,82 miliar.
Profil Flavio Silva:
– Nama di negara asal: Flávio António da Silva
– Tanggal lahir / Umur: 3 April 1996 (29)
– Tempat kelahiran: Bissau, Guinea-Bissau
– Tinggi: 1,84 m
– Kewarganegaraan: Portugal dan Guinea-Bissau
– Posisi: Penyerang – Depan-Tengah
– Kaki dominan: kanan
– Agen pemain: MAI Sports
– Klub Saat Ini: Kaizer Chiefs
– Bergabung: 1 Juli 2025
– Kontrak berakhir: 30 Juni 2027
– Harga saat ini: Rp7,82 Miliar
Statistik Flavio Silva:
– CD Mafra: 55 pertandingan, 9 gol, 3 assist, 0 kartu kuning, 0 kartu merah, 1.437 menit bermain.
– Persik Kediri: 45 pertandingan, 30 gol, 5 assist, 5 kartu kuning, 0 kartu merah, 3.729 menit bermain.
– CF União Madeira: 44 pertandingan, 8 gol, 6 assist, 4 kartu kuning, 0 kartu merah, 2.375 menit bermain.
– FC Mondercange: 7 pertandingan, 0 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 0 kartu merah, 420 menit bermain.
– Amora FC: 5 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 1 kartu kuning, 0 kartu merah, 246 menit bermain.
– SL Benfica B: 2 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 0 kartu kuning, 0 kartu merah, 27 menit bermain
– Persebaya Surabaya: 33 pertandingan, 9 gol, 2 assist dan 2721 menit bermain
– Kaizer Chiefs: 22 pertandingan, 7 gol dan 1128 menit bermain.
Sinyal David da Silva Comeback
Belum lama ini, mantan striker Persebaya Surabaya, David da Silva, memberikan kode janggal di InstaStory-nya. Di mana, dalam unggahannya, David da Silva memposting momennya kala diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Persebaya Surabaya 8 tahun lalu.
Dalam captionnya, David da Silva menuliskan tahun tertera foto tersebut yakni 8 tahun lalu, tepatnya tahun 2018. Unggahan David da Silva itu pun sontak mendapat respons positif dari para Bonek.
Lantas, bagaimana peluang David da Silva kembali ke Persebaya Surabaya awal musim 2026/2027 mendatang? Striker berusia 36 tahun itu saat ini masih terikat di Malut United sampai dengan 30 Juni 2027 mendatang. Praktis, mau tidak mau, Persebaya Surabaya harus menebus sisa kontrak semusimnya di Malut United.
Jika ingin ekonomis, tentu saja opsi proposal peminjaman bisa ditawarkan Persebaya Surabaya ke Malut United dengan tawaran menarik didalamnya. Namun, hal itu tak mudah dilakukan Persebaya Surabaya karena saat ini, David da Silva jadi mesin gol utama Malut United.
Pemain yang akrab disapa DDS itu sukses mencatatkan 15 gol dan 5 assist dari 24 pertandingannya bersama Malut United. Meski begitu, bursa transfer awal musim yang masih beberapa bulan lagi dan pergerakan transfer yang dinamis bisa saja membuat peluang kecil Persebaya Surabaya jadi berubah 180 derajat berbeda.
Terlebih, David da Silva memiliki kenangan historis bersama Persebaya Surabaya.





