Langkah-Langkah Penghematan Energi yang Diambil oleh Sekretariat Jenderal DPR
Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (Setjen DPR) telah mengambil berbagai langkah untuk menghemat energi sebagai respons terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tingkat global. Tiga fokus utama penghematan yang diterapkan adalah pembatasan penggunaan BBM, pengaturan penggunaan listrik di gedung DPR, serta pengetatan aturan perjalanan dinas.
Pembatasan Penggunaan BBM
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pembatasan penggunaan BBM bagi pejabat eselon I hingga III yang menggunakan kendaraan dinas. Target penghematan dari kebijakan ini mencapai sekitar Rp 1,5 miliar dalam satu tahun. Dalam penerapannya, Setjen DPR akan menggunakan sistem pengendalian BBM berbasis Radio Frequency Identification (RFID), yaitu teknologi identifikasi dan pemantauan distribusi BBM secara real time melalui label RFID yang dipasang di kendaraan.
Selain itu, Indra Iskandar, Sekretaris Jenderal DPR, juga membuka peluang penerapan kebijakan kerja dari rumah (WFH) pada hari Jumat. “Jika hari Jumat kita terapkan WFH, maka bus jemputan pegawai tidak perlu beroperasi. Ini tentu menjadi potensi efisiensi yang cukup besar,” ujarnya.
Penghematan Listrik di Kompleks DPR
Penghematan listrik di Kompleks DPR akan dimulai dengan pemadaman listrik secara terjadwal sejak pukul 18.00 WIB. Langkah ini bertujuan untuk menghemat energi listrik saat hanya ada sedikit pekerja di malam hari. Penghematan ini juga akan berdampak pada operasional gedung secara keseluruhan, termasuk penggunaan lift dan fasilitas lainnya.
Penyeleksian Perjalanan Dinas Pegawai
Setjen DPR juga memutuskan untuk menyeleksi perjalanan dinas pegawainya. Perjalanan dinas yang tidak memiliki urgensi tinggi akan dibatasi atau dialihkan ke pertemuan virtual. Namun, untuk kegiatan yang memiliki urgensi tinggi seperti pembahasan rancangan undang-undang atau uji publik yang membutuhkan kehadiran langsung, tetap akan difasilitasi.
Kebijakan penghematan ini dibahas sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026 oleh Biro Pengelolaan Bangunan dan Wisma bersama dengan Biro Umum Setjen DPR. Kebijakan ini akan diimplementasikan usai libur Lebaran hingga akhir tahun anggaran 2026. Menurut Indra, kebijakan ini akan dievaluasi secara berkala dan dimungkinkan ada efisiensi tambahan.
Kepedulian terhadap Pelayanan DPR
Indra menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan Setjen DPR terhadap pimpinan dan anggota dewan. Ia menyadari bahwa dinamika rapat DPR berhubungan langsung dengan kepentingan rakyat yang tidak dapat dibatasi secara kaku. “Rapat-rapat dewan menyangkut kepentingan masyarakat, sehingga waktunya sangat dinamis dan tidak bisa dibatasi. Itu tetap menjadi perhatian utama kami,” kata Indra.
Respons terhadap Potensi Krisis Global
Kebijakan penghematan ini merupakan respons lembaga negara terhadap rencana efisiensi guna menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Dalam sidang kabinet paripurna dua pekan lalu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya untuk berhemat demi menghadapi potensi krisis tersebut.
Ia memberi contoh negara lain yang sudah berhemat, salah satunya Pakistan. Negara Asia Selatan ini disebut berhemat karena menganggap krisis global ini setara dengan pandemi Covid-19. Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan.
Kebijakan Efisiensi di Pakistan
Prabowo menyinggung bahwa Pakistan juga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) untuk pegawai negeri dan swasta. Demi penghematan, negara Asia Selatan itu turut mengurangi hari kerja. Selain itu, Pakistan mewajibkan instansi pemerintah mengurangi penggunaan kendaraan dinas hingga 60 persen. Negara tersebut juga menghentikan kunjungan luar negeri demi penghematan.
Kebijakan-kebijakan tersebut, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di antara AS-Israel dan Iran. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.





