Ringkasan Berita
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) Surabaya 2026 tetap mengandalkan empat jalur utama dengan pembagian persentase yang seimbang. Jalur Domisili menjadi yang terbesar dengan pagu 40 persen, disusul Jalur Prestasi sebesar 35 persen. Untuk Jalur Afirmasi (kategori gakin dan inklusi) disediakan kuota 20 persen, sementara Jalur Mutasi mendapatkan jatah 5 persen.
Salah satu poin penting tahun ini adalah pemanfaatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai poin tambahan bagi pendaftar di jalur Prestasi, selain nilai rapor. Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya bersiap menggulirkan SPMB tahun 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Proses pendaftaran yang dijadwalkan mulai berjalan pada akhir April mendatang ini dipastikan tidak mengalami perubahan skema dibandingkan tahun lalu.
Kepala Dindik Surabaya, Febrina Kusumawati, mengingatkan orang tua siswa untuk mulai mencermati empat jalur pendaftaran dan pembagian kuota SPMB SD-SMP Surabaya 2026 guna memetakan peluang terbaik bagi putra-putri mereka.
Tidak Ada Perubahan Sistem
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati menuturkan, kemungkinan tidak ada yang berubah sistem untuk SPMB tahun ini. “Semua tetap seperti tahun lalu,” kata Febrina kepada Infomalangraya.net, Senin (30/3/2026).
Salah satu yang perlu disosialisasikan adalah keberadaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di setiap jenjang pendidikan dasar menengah. Nantinya, lulusan SD dan SMP akan ada tes TKA. Hasil nilai tes akademik tersebut bisa digunakan untuk menunjang persaingan di jalur Prestasi. Nilai tersebut akan menjadi poin tambahan saat mereka mendaftar di jalur Prestasi, selain nilai rapor.
4 Jalur Pendaftaran dan Pembagian Kuota
SPMB 2026 jenjang SD dan SMP di Surabaya sama seperti tahun lalu, yakni melalui empat jalur yang dibuka untuk pendaftar. Empat jalur beserta kuotanya adalah sebagai berikut:
- Jalur Prestasi dengan daya tampung atau pagu 35 persen.
- Jalur Domisili 40 persen
- Jalur Afirmasi (gakin dan inklusi) dengan pagu 20 persen
- Jalur Mutasi 5 persen
Pendaftaran Dimulai Akhir April 2026
Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran dimulai akhir April hingga Juni. Prosesnya diawali dengan pra-pendaftaran, verifikasi, hingga pendaftaran, dan semua melalui online. Saat ini tengah disiapkan segala sesuatunya untuk menunjang pelaksanaan SPMB. Terutama sistem online yang sangat bergantung pada kelancaran sistem dengan kesiapan teknis yang bisa diandalkan.
Febrina menyebut, Dinas Pendidikan sudah punya pengalaman untuk pelaksanaan SPMB secara online. “Yang paling mendapat perhatian serius adalah daaat traffic pendaftar menumpuk dalam satu waktu,” katanya. Dindik saat ini tengah menyiapkan penguatan sistem online tersebut.
Dengan pendaftaran online berbasis web, semua sistem akan dioptimalkan agar tidak terjadi kendala. Pengalaman dan evaluasi sebelumnya, web sempat terkendala saat di akhir pendaftaran. Saking banyaknya pendaftar hingga sempat trouble hingga down. “Tahun ini jangan adalagi kendala teknis seperti ini,” kata Febrina.
Dukungan Uji Coba Sistem dan Kapasitas Bandwidth
Penguatan sistem SPMB itu pun kini juga menjadi perhatian Ketua Komisi D DPRD Surabaya dr Akmarawita Kadir. Pihaknya akan menggelar rapat khusus untuk kesiapan SPMB tersebut minggu depan. “Kami akan menggelar rapat bersama Dindik terutama menjamin agar sistem tidak ada masalah. Yang lebih penting adalah semua pendaftar mudah mengakses meski dengan HP,” kata Akmarawita.
Dengan mengadopsi full online, kapasitas bandwidth harus cukup, begitu juga harus bebas dari ulah hacker. Namun yang jauh lebih penting adalah kesiapan Dinas Pendidikan dalam melayani masyarakat mendaftar SPMB. “Kita mendukung ada uji coba sebelum pendaftaran dibuka. Warga juga harus percaya bahwa sistem SPMB ini sudah yang terbaik. Jika tidak ditampung di SMPN bisa di SMP swasta,” kata Akma.
Akma juga meminta semua terkait teknis SPMB harus disiapkan optimal. Selain itu, Akma yang juga Ketua DPD Golkar Surabaya ini mendorong agar pelaksanaan SPMB tahun ini makin mudah, apalagi jalurnya juga berkeadilan. Domisili kuotanya juga banyak. Sementara jalur Prestasi juga dibuka dengan semua siswa berkesempatan yang sama untuk bersekolah di sekolah impiannya. Semua harus berjalan fair dan transparan.





