Perubahan Harga BBM di Indonesia Tahun 2026
Pertamina terus melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) untuk sejumlah produk, termasuk di wilayah Gorontalo. Kenaikan harga ini terutama berlaku pada BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite, sementara BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan harga BBM mengacu pada fluktuasi harga minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Selain itu, kondisi geopolitik global, termasuk meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah, juga turut memengaruhi kebijakan harga energi. Penyesuaian harga BBM sendiri merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh Pertamina bersama pemerintah melalui evaluasi berkala.
Untuk mengetahui perubahan harga terbaru, masyarakat disarankan rutin mengecek informasi resmi karena harga BBM dapat berbeda di setiap daerah. Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina terbaru per Selasa, 31 Maret 2026 se-Indonesia:
Daftar Harga BBM Pertamina Per 31 Maret 2026
Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina di berbagai provinsi di Indonesia:
- Provinsi Aceh
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
- Pertamax: Rp11.550
- Dexlite: Rp13.250
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Sumatera Utara
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Sumatera Barat
- Pertamax: Rp12.900
- Pertamax Turbo: Rp13.650
- Pertamina Dex: Rp15.100
- Dexlite: Rp14.800
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Riau
- Pertamax: Rp12.900
- Pertamax Turbo: Rp13.650
- Pertamina Dex: Rp15.100
- Dexlite: Rp14.800
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Kepulauan Riau
- Pertamax: Rp12.900
- Pertamax Turbo: Rp13.650
- Pertamina Dex: Rp15.100
- Dexlite: Rp14.800
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Free Trade Zone (FTZ) Batam
- Pertamax: Rp11.750
- Pertamax Turbo: Rp12.400
- Pertamina Dex: Rp13.800
- Dexlite: Rp13.450
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Jambi
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Bengkulu
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
-
Biosolar: Rp6.800
-
Provinsi Sumatera Selatan
- Pertamax: Rp12.600
- Pertamax Turbo: Rp13.350
- Pertamina Dex: Rp14.800
- Dexlite: Rp14.500
- Pertalite: Rp10.000
- Biosolar: Rp6.800
… (lanjutan daftar hingga Provinsi Papua Barat Daya)
Stok BBM Nasional Aman
Secara nasional, pemerintah melalui Pertamina terus mengupayakan stabilitas pasokan BBM di seluruh wilayah Indonesia, terutama menjelang dan setelah periode Ramadan hingga Lebaran 2026. Ketersediaan stok dilaporkan dalam kondisi aman, dengan distribusi yang diperkuat hingga ke daerah-daerah terpencil guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat.
Selain itu, tren penggunaan BBM non-subsidi juga mulai menunjukkan peningkatan di sejumlah kota besar. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, termasuk pengembangan produk seperti Pertamax Green.
Ke depan, kebijakan energi nasional diperkirakan akan semakin berfokus pada efisiensi, keberlanjutan, serta pengurangan ketergantungan terhadap BBM bersubsidi.





