Aksi Pencurian di Toko Donat Surabaya yang Viral
Seorang pemuda asal Tangerang Selatan berinisial DE (23) ditangkap oleh aparat kepolisian setelah melakukan aksi pencurian di sebuah toko donat di Jalan Kedung Rukem, Tegalsari, Surabaya. Aksinya terekam dalam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial.
Penangkapan di Yogyakarta
Pelaku DE berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya di kawasan Yogyakarta pada Rabu (1/4/2026) malam. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Iptu Rasyad Risqy Revianta. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa DE pernah terlibat dalam beberapa kasus pencurian di berbagai wilayah, termasuk Tangerang dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Riwayat Pencurian
Beberapa pekan sebelum bulan puasa, yaitu Februari 2026, DE pernah mencuri barang senilai satu juta rupiah serta dua ponsel di sebuah toko di kawasan Tangerang. Pada Maret 2026, ia juga mencuri motor Honda Vario 110 cc di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan, sebelum beraksi di Surabaya, DE pernah mencuri motor Yamaha Aerox pada akhir Maret 2026.
Penangkapan Setelah Laporan Korban
Penangkapan pelaku DE dilakukan setelah mendapatkan laporan dari korban, yaitu juragan toko donat H (37) warga Waru, Sidoarjo. Lokasi toko donat yang dicuri berada di Jalan Kedung Rukem, Tegalsari, Surabaya, pada Sabtu (28/3/2026). Barang yang berhasil dicuri meliputi dua tabung elpiji berukuran tiga kilogram, satu gadget tablet, sebuah alat mesin press minuman, dan uang tunai Rp100 ribu.
Penemuan Melalui CCTV
Setelah dilakukan olah TKP, petugas mengetahui keberadaan pelaku DE yang kabur ke kawasan Terminal Giwangan Daerah Istimewa Yogyakarta. “Jadi personel kami pada saat itu berhasil menangkap pelaku saat sedang duduk-duduk di dekat toilet dan sedang memainkan ponselnya,” ujar sumber tersebut.
Pengakuan Karyawan Toko
Karyawati toko Donat, Mitha (45), menceritakan bahwa bosnya baru menyadari kehilangan barang berharga setelah mencurigai keanehan kondisi area dalam toko yang dipantau melalui kamera CCTV online. Pada pukul 04.00 WIB, bos memilih mendatangi lokasi toko sekitar jam 07.00 WIB. Ternyata, benar. Pintu toko dalam keadaan terbuka sedikit, dan beberapa benda penting inventarisasi toko raib.
Identifikasi Pelaku
Menurut Mitha, pelaku pencurian adalah calon pegawai toko yang baru saja direkrut untuk bekerja. Sosok tersebut adalah laki-laki berusia sekitar 20-an tahun berinisial DE yang diketahui berdomisili asal Tangerang. Terduga pelaku DE terpantau CCTV beraksi menguras barang berharga toko sekitar pukul 02.00 WIB.
Proses Perekrutan dan Pelatihan
Berdasarkan informasi yang diketahui Mitha, terduga pelaku DE diterima bekerja oleh bosnya setelah mengirimkan lamaran melalui platform pencarian kerja (job seeker) online berbasis aplikasi gadget. Selama masa training persiapan bekerja, DE sempat menginap di sebuah hotel bintang tiga di dekat Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Waru, Sidoarjo.
Perkiraan Kerugian
Diperkirakan kerugian toko mencapai belasan juta rupiah. Si terduga pelaku DE diduga kuat menjalankan aksinya sendirian. Namun, masih ada pertanyaan bagaimana cara dia membawa kabur benda-benda curian tersebut.
Bantuan Warga
Cerita dari para tetangga di sekitar toko tersebut menyebutkan bahwa terduga pelaku DE membawa barang curiannya menggunakan mobil jenis SUV berbodi warna hitam. Warga sempat melihat kendaraan tersebut berhenti cukup lama di depan toko.





