Perubahan Besar yang Akan Dialami NCT DREAM Setelah Mark Lee Hengkang
Kabar mengenai kepergian Mark Lee dari NCT dan SM Entertainment pada 8 April 2026 telah memicu reaksi heboh di kalangan penggemar KPop. Sebagai salah satu anggota yang telah berkarier selama 10 tahun, keputusan Mark akan berdampak besar terhadap formasi grup NCT DREAM. Selain itu, peran Mark sebagai main rapper dan leader juga akan meninggalkan kekosongan yang harus segera diisi.
Berikut adalah beberapa perubahan besar yang akan dialami NCT DREAM setelah Mark hengkang:
Formasi NCT DREAM akan Berubah Menjadi 6 Anggota
Berdasarkan pengumuman resmi dari SM Entertainment, NCT DREAM akan melanjutkan aktivitasnya dengan hanya 6 anggota mulai 8 April 2026. Grup yang debut pada 2016 ini akan menghadapi tantangan baru dalam menjaga keseimbangan formasi, terutama karena kepergian Mark yang sebelumnya menempati posisi sebagai main rapper.
Mark memiliki peran penting dalam penampilan grup, terutama dalam bagian rap dan dance. Kepergiannya akan menyisakan kekosongan baik dalam part menyanyi maupun dalam tata gerak. Penggemar percaya bahwa Jisung, Jeno, dan Jaemin akan diberi tanggung jawab tambahan untuk menggantikan peran Mark, terutama dalam lagu-lagu yang sebelumnya dirilis dengan 7 anggota lengkap.
Rap Line NCT DREAM Kini Hanya Diisi Oleh Jeno, Jaemin, dan Jisung
NCT DREAM memiliki vocal line dan rap line yang sering kali merilis lagu masing-masing. Vocal line terdiri dari Renjun, Haechan, dan Chenle, sementara rap line sebelumnya terdiri dari Mark, Jeno, Jisung, dan Jaemin. Namun, setelah Mark tidak lagi aktif, rap line kini hanya akan diisi oleh Jeno, Jaemin, dan Jisung.
Mereka akan mengisi bagian rap dalam lagu-lagu seperti “Saturday Drip” dan “Tempo (0 to 100)”. Selain itu, rap line juga sering kali terlibat dalam proses penulisan lirik. Kehadiran Mark sebelumnya memberikan kontribusi besar dalam hal kreativitas, sehingga kepergiannya akan membuat Jeno, Jaemin, dan Jisung lebih mandiri dalam menciptakan musik.

NCT DREAM Akan Kembali ke Era Captain Jeno
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Mark meninggalkan NCT DREAM. Pada 2018, ia sempat keluar karena aturan sistem kelulusan. Namun, ia kembali setelah permintaan penggemar yang tinggi. Sayangnya, kali ini Mark tidak akan kembali.
Pada masa 2018-2019, NCT DREAM tidak memiliki leader, tetapi memiliki captain bernama Jeno. Setelah Mark hengkang, NCT DREAM akan kembali ke era captain, di mana Jeno akan mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan grup.
Selain itu, Jeno juga akan mengambil alih tugas yel-yel “Yo DREAM!” yang sebelumnya dilakukan oleh Mark. Ia akan menjadi jembatan antara anggota dan agensi untuk menjaga kekompakan grup.

NCT DREAM Diduga Akan Alami Perubahan Konsep Musik
Setelah kembalinya Mark pada 2018, NCT DREAM sering kali mengusung konsep ceria, chill, dan youthful dalam gaya musik mereka. Lagu-lagu seperti “Hello Future”, “Life Is Still Going On”, “Candy”, hingga “When I’m With You” berhasil memanjakan para penggemar.
Namun, setelah kepergian Mark, NCT DREAM diduga akan mengalami perubahan drastis dalam konsep musik. Pada masa 2018-2020, NCT DREAM pertama kali bertransformasi menjadi grup yang lebih dewasa dan swag. Dengan semua anggota sudah memasuki usia legal, banyak yang bertanya apa gebrakan yang akan disajikan oleh grup ini.
NCT DREAM baru-baru ini sukses menggelar konser encore berjudul “2026 NCT DREAM TOUR FINALE” di KSPO DOME, Seoul, selama 6 hari. Pertunjukan tersebut juga menjadi penampilan terakhir grup dengan 7 anggota lengkap. Meski begitu, NCT DREAM tetap akan mendapatkan dukungan penuh dari para penggemar.






