Kekalahan PSIM Yogyakarta dari PSM Makassar di Stadion Sultan Agung
Pertandingan antara PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar dalam ajang Super League berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan PSM. Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (10/4/2026), menjadi momen yang menyedihkan bagi para pendukung PSIM karena tim tuan rumah kalah setelah sempat unggul lebih dulu.
PSIM Yogyakarta memimpin lebih dulu melalui gol Deri Corfe pada menit ke-56. Namun, PSM Makassar mampu melakukan comeback spektakuler lewat dua gol yang dicetak oleh pemain asingnya. Gol pertama datang dari Luka Cumic pada menit ke-79, dan gol penentu kemenangan PSM tercipta melalui Dusan Lagator di masa injury time, tepatnya menit ke-90+7.
Penjelasan Pelatih PSIM Yogyakarta
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengungkapkan rasa herannya atas kekalahan yang dialami timnya. Ia menilai bahwa PSIM tampil lebih baik dibanding PSM dalam laga tersebut. Meski demikian, ia juga menyatakan bahwa kesalahan yang sama terus terjadi, terutama dalam situasi bola mati.
“Saya pikir ini adalah sebuah keajaiban bahwa kita kalah dalam pertandingan ini. Saya rasa secara keseluruhan kita adalah tim yang lebih baik dalam laga ini,” ujar Van Gastel. Ia menambahkan bahwa sepak bola tidak selalu adil, tetapi kekalahan yang diderita PSIM terjadi karena pengulangan kesalahan yang sama.
Van Gastel menyoroti gol penentu kemenangan PSM yang dicetak oleh Dusan Lagator. Gol tersebut tercipta lewat skema sepak pojok. Bola yang dikirim oleh Victor Luiz dari sepak pojok berhasil disundul oleh Lagator, sehingga membawa PSM memperoleh kemenangan.
Masalah Bola Mati dan Evaluasi Tim
Menurut pelatih asal Belanda itu, sebagian besar kebobolan PSIM berasal dari situasi bola mati. “Kita kalah dua kali berturut-turut melalui bola mati. Saya pikir lebih dari 50 persen kebobolan kita berasal dari bola mati,” ucap Van Gastel. Ia menegaskan bahwa masalah ini harus segera diperbaiki agar performa tim bisa meningkat di sisa musim.
Selain itu, Van Gastel juga memberikan evaluasi terkait pengambilan keputusan para pemain di sepertiga akhir lapangan. “Keputusan di sepertiga akhir lapangan masih perlu perbaikan. Ya, saya setuju tentang itu,” tambahnya.
Klasemen Sementara Super League 2025/2026
Setelah kekalahan ini, PSIM Yogyakarta berada di posisi 8 klasemen Super League dengan 38 poin. Sementara PSM Makassar naik ke posisi 13 dengan 28 poin.
Berikut klasemen sementara Super League 2025/2026:
- PERSIB BANDUNG – 61
- BORNEO FC SAMARINDA – 60
- PERSIJA JAKARTA – 55
- MALUT UNITED FC – 46
- BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC – 44
- PERSEBAYA SURABAYA – 42
- PERSITA – 41
- PSIM YOGYAKARTA – 38
- DEWA UNITED BANTEN FC – 37
- BALI UNITED FC – 36
- AREMA FC – 35
- PERSIK KEDIRI – 30
- PSM MAKASSAR – 28
- PERSIJAP JEPARA – 25
- MADURA UNITED FC – 23
- PERSIS SOLO – 21
- SEMEN PADANG FC – 20
- PSBS BIAK – 18





