Fokus pada Tim dan Kualitas Pemain
Persaingan gelar Liga Premier semakin ketat, namun Pep Guardiola tetap memilih untuk fokus pada Manchester City meskipun kembali muncul kontroversi terkait penggunaan VAR dalam pertandingan yang melibatkan Arsenal. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya tidak lagi mempercayai keputusan wasit atau sistem VAR sejak lama.
Perdebatan besar muncul setelah Arsenal berhasil mengalahkan West Ham dengan skor 1-0. Gol penyeimbang yang dicetak oleh West Ham di menit akhir dianulir setelah tinjauan VAR terkait pelanggaran terhadap David Raya. Hal ini membuat tekanan semakin besar bagi City menjelang pertandingan melawan Crystal Palace.
Guardiola menekankan bahwa timnya harus fokus pada hal-hal yang bisa mereka kendalikan. Ia menyampaikan pesan kepada para pemain bahwa mereka harus terus berusaha melakukan yang terbaik tanpa terganggu oleh faktor-faktor eksternal seperti keputusan wasit.
“Yang penting adalah besok, lalu kita lihat apa yang terjadi ketika kita sampai ke pertandingan berikutnya. Saya selalu belajar bahwa ketika Anda kehilangan fokus, Anda berada dalam situasi berbahaya.”
“Hanya kita yang bisa melakukan apa yang harus kita lakukan dan melakukannya dengan lebih baik. Itu sepenuhnya berada dalam kendali kita.”
Kritik Terhadap Wasit dan VAR
Meski demikian, Guardiola tidak ragu untuk menyampaikan kritik terhadap kualitas kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR di Inggris. Ia bahkan menyebut pengalaman pahit City di final Piala FA sebagai bukti bahwa sistem tersebut tidak selalu adil.
“Kami kalah di dua final Piala FA karena wasit tidak menjalankan tugas mereka sebagaimana mestinya. Bahkan VAR. Ketika ini terjadi, itu karena kami harus berbuat lebih baik. Bukan wasitnya. Saya tidak pernah mempercayai apa pun [pada VAR] sejak saya datang ke sini sejak lama.”
Bagi Guardiola, timnya tidak boleh menjadikan keputusan wasit sebagai alasan. Ia menilai satu-satunya cara untuk bertahan dalam perebutan gelar adalah tampil jauh lebih baik dibanding lawan.
“Kalian harus melakukannya dengan lebih baik. Lakukan dengan lebih baik. Jika kalian ingin berada di posisi itu, lakukan dengan lebih baik karena kalian harus menyalahkan diri sendiri.”
“VAR itu seperti melempar koin. Kalian harus melakukannya dengan lebih baik. Itulah Crystal Palace, fokus, fokus, dan fokus.”
Fokus pada Pertandingan Berikutnya
Guardiola juga menegaskan bahwa dirinya selalu mengajarkan para pemain untuk tidak membuang energi memikirkan sesuatu yang tidak bisa mereka kendalikan. Ia menekankan bahwa fokus utama adalah persiapan untuk pertandingan melawan Crystal Palace.
“Tentu saja, itu bukan di tangan kami di Liga Premier ini. Saya selalu mengatakan kepada para pemain ketika saya tiba di sini dan di Barcelona serta Bayern Munich: ‘Kalian harus melakukannya dengan lebih baik’.”
“Yang satunya lagi adalah tugas pernyataan dan lembaga yang mengatur kompetisi tersebut.”
Menariknya, Guardiola mengaku belum membahas kemenangan Arsenal dengan skuadnya. Ia memilih memberi para pemain waktu beristirahat agar fokus tetap terjaga jelang laga penting kontra Crystal Palace.
“Saya belum bertemu para pemain. Saya selalu memberi mereka libur sehari.”
“Crystal Palace – memikirkan apa yang harus kita lakukan. Saya selalu belajar, dalam karier saya sebagai manajer, apa yang tidak dapat Anda kendalikan, lupakan saja.”
Persiapan Crystal Palace
Sementara itu, Crystal Palace bisa menjadi penentu perebutan gelar karena mereka juga akan menghadapi Arsenal di pekan terakhir musim. Namun, Palace juga harus mempersiapkan final Conference League, sehingga muncul kemungkinan rotasi pemain dari Oliver Glasner.
Namun, Guardiola tetap yakin Palace akan tampil serius melawan City.
“Mereka sangat profesional. Crystal Palace akan bermain maksimal melawan kami.”
“Kami pernah bermain di sini melawan Aston Villa dan West Ham di masa lalu ketika mereka tidak memiliki kepentingan apa pun dan kami melihat betapa sulitnya itu.”
“Jadi saya cukup yakin mereka akan melakukan yang terbaik meskipun mereka memiliki pertandingan final beberapa hari lagi.”
Kabar Baik untuk Manchester City
Di sisi lain, City mendapat sedikit kabar baik terkait kondisi pemain. Rodri yang absen dalam empat pertandingan terakhir karena cedera pangkal paha disebut mulai membaik. Bek Abdukodir Khusanov juga berpeluang kembali masuk skuad.
Guardiola mengatakan kedua pemain tersebut “lebih baik” dan akan menjalani evaluasi terakhir dalam sesi latihan sebelum pertandingan.





