Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026
Barcelona kembali menorehkan sejarah dengan menjadi juara Piala Super Spanyol 2026 setelah mengalahkan Real Madrid dalam laga final yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Pertandingan ini berakhir dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan Blaugrana. Ini merupakan gelar ke-16 bagi Barcelona dalam sejarah Piala Super Spanyol, menjauhkan mereka dari Real Madrid yang hanya meraih trofi tersebut sebanyak 13 kali.
Pertandingan antara dua raksasa sepak bola Spanyol ini berjalan sangat sengit. Dalam babak pertama, empat gol tercipta, tiga di antaranya terjadi pada masa injury time. Raphinha menjadi pahlawan utama dengan mencetak dua gol, salah satunya pada menit ke-36 yang membuka keunggulan Barcelona. Real Madrid kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Vinicius Junior pada menit ke-45+2. Namun, hanya dua menit kemudian, Robert Lewandowski memberi keunggulan 2-1 bagi Barcelona. Gol ketiga dari Real Madrid datang melalui Gonzalo Garcia pada menit ke-45+6.
Di babak kedua, Raphinha kembali mencatatkan golnya yang memastikan kemenangan Barcelona. Meskipun bermain dengan 10 pemain jelang akhir pertandingan setelah Frenkie De Jong diusir keluar lapangan karena tekel dua kaki terhadap Kylian Mbappe, Barcelona tetap mampu bertahan hingga laga usai.
Kunci Kemenangan: Mentalitas Raphinha
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai bahwa mentalitas Raphinha menjadi faktor penting dalam kemenangan timnya. Ia mengatakan bahwa performa Raphinha memberi dampak besar terhadap seluruh tim. “Mentalitasnya mengesankan dan kami juga memiliki pemain lain, dia memengaruhi seluruh tim,” ujar Flick.
Raphinha juga menjadi pemain kedua yang pernah mencetak empat gol dalam satu edisi Supercopa de Espana, setelah Aritz Aduriz pada tahun 2015. Ia mencatatkan total lima tembakan, empat di antaranya tepat ke dalam kotak penalti, yang merupakan angka tertinggi di tim. Penampilannya menjadi kunci dalam meraih gelar Supercopa ke-16 yang memperpanjang rekor klub.
Performa Mengesankan dari Robert Lewandowski
Selain Raphinha, Robert Lewandowski juga tampil luar biasa dengan mencetak gol pada babak pertama. Ini merupakan gol ketiga berturut-turutnya dalam kompetisi ini. Lewandowski kini telah mencetak 10 gol dalam 20 penampilan di semua kompetisi musim ini. Meski demikian, ia tetap fokus pada tujuan utama, yaitu membantu Barcelona meraih trofi sebanyak mungkin.
“Kami sangat senang, satu gelar lagi, setiap kali kami bermain melawan Madrid, itu adalah pertandingan besar,” kata Lewandowski. Ia menambahkan bahwa meski Madrid bermain bertahan rapat, Barcelona tetap mampu menciptakan peluang dan memenangkan pertandingan.
Susunan Pemain dan Pelatih
Barcelona [4-2-3-1]:
13-Joan Garcia; 23-Jules Koundé, 5-Pau Cubarsí, 24-Eric García [18-Gerard Martín 83′], 3-Alejandro Balde; 21-Frenkie De Jong, 8-Pedri; 10-Lamine Yamal [4-Ronald Araújo 90′], 16-Fermín López [20-Dani Olmo 66′], 11-Raphinha [14-Marcus Rashford 83′]; 9-Robert Lewandowski [7-Ferran Torres 66′]
Pelatih: Hansi Flick
Real Madrid [4-4-2]:
1-Thibaut Courtois; 18-Álvaro Fernández Carreras, 24-Dean Huijsen [4-David Alaba 76′], 14-Aurélien Tchouaméni, 17-Raul Asencio; 11-Rodrygo, 6-Eduardo Camavinga [19-Dani Ceballos 82′], 5-Jude Bellingham, 8-Federico Valverde [15-Arda Güler 66′]; 16-Gonzalo García [10-Kylian Mbappé 76′], 7-Vinicius Junior [30-Franco Mastantuono 82′]
Pelatih: Xabi Alonso





