Bali Ocean Days 2026: Membangun Solusi untuk Laut yang Lebih Baik
Bali Ocean Days 2026 akan kembali digelar pada tanggal 30 hingga 31 Januari 2026 di InterContinental Bali Resort Jimbaran. Acara ini mengusung tema “Navigating Solutions for a Regenerative Ocean Future”, yang bertujuan untuk mempercepat tindakan nyata dalam menjaga keberlanjutan laut.
Acara ini akan menampilkan sejumlah pembicara terpilih dan inovator Eco-Showcase dari berbagai latar belakang dan sektor. Mereka akan mempresentasikan solusi-solusi yang sudah diterapkan, seperti sistem pengelolaan sampah sirkular, perlindungan laut berbasis komunitas, serta model kolaborasi baru antara bisnis, teknologi, dan pendanaan berkelanjutan.
Menurut Yoke Darmawan, Ketua Dewan Pengurus SBS Foundation, acara ini akan menjadi ruang temu lintas sektor yang mempertemukan pemimpin bisnis, ilmuwan, inovator, investor, penggerak komunitas, NGO, hingga para storyteller yang menggerakkan perubahan. Ia juga menegaskan bahwa Bali Ocean Days dirancang sebagai platform dari ide menjadi aksi, dengan fokus pada solusi yang terbukti bekerja, pendanaan yang mempercepat skalabilitas, dan kemitraan yang berdampak jangka panjang.
Salah satu poin utama dalam acara ini adalah penganugerahan Sky Blue Sea Trophy of Honor kepada Sir David Attenborough. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi seumur hidupnya dalam penceritaan dan perlindungan laut. Film dokumenter bersejarahnya Ocean with David Attenborough menjadi salah satu contoh karya yang telah memberikan dampak besar bagi kesadaran masyarakat tentang pentingnya laut.
Penghargaan ini akan diterima atas nama Sir David Attenborough oleh Mr. Toby Nowlan, Silverback Films. Selain itu, Bali Ocean Days 2026 juga menyelenggarakan side event strategis SEA-MaP Business Matchmaking, yang didukung oleh World Bank. Tujuan dari acara ini adalah untuk mempercepat transformasi solusi laut dan plastik menjadi proyek nyata yang layak investasi dan siap pendanaan (bankable projects).
Perubahan Laut yang Mengancam
Laut berubah lebih cepat dari sebelumnya, dan kita pun harus bergerak lebih cepat. Perubahan iklim, polusi plastik, serta pembangunan yang tidak berkelanjutan kini bukan lagi ancaman jauh di masa depan. Dampaknya sudah dirasakan langsung mulai dari garis pantai, sektor pariwisata, sistem pangan, hingga kehidupan masyarakat pesisir.
Karena itu, Bali Ocean Days 2026 kembali hadir dengan satu pertanyaan besar: Seberapa cepat kita bergerak – dan siapa yang bergerak bersama?
Dalam pernyataannya, Pascal Philippe, Sekretaris Jenderal SBS Foundation sekaligus Direktur Program Bali Ocean Days, mengungkapkan bahwa fokus lain dari acara ini adalah menjawab pertanyaan “Seberapa Cepat Kita Bergerak Melindungi Laut?”.
Ia menjelaskan bahwa laut berubah, dan kita harus berubah bersamanya. Perubahan iklim, polusi plastik, dan pembangunan yang tidak berkelanjutan kini sudah memengaruhi pantai, pariwisata, pangan, dan komunitas kita. Pertanyaan terpenting saat ini bukan lagi “haruskah kita bertindak?”, tetapi “Seberapa cepat kita bergerak – dan siapa yang bergerak bersama?”
Aksi Nyata untuk Laut
Bali Ocean Days 2026 hadir bukan hanya untuk diskusi, tetapi untuk solusi nyata, kemitraan strategis, dan implementasi yang bisa dimulai sekarang juga. Acara ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi antar sektor guna menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan berdampak luas.




