Penemuan Ular Piton di Kediri, Petugas Cepat Tangani Situasi
Sebuah kejadian menarik terjadi di Dusun Karangmulyo, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Minggu malam, sekitar pukul 22.21 WIB, warga setempat dikejutkan dengan penemuan ular piton yang berada di sekitar rumah milik Syahrul. Ular ini memiliki panjang sekitar dua meter dan langsung memicu kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni rumah dan lingkungan sekitar.
Peristiwa ini terjadi saat Syahrul sedang mencari ikan di sungai yang berada di depan rumahnya. Tiba-tiba ia melihat seekor ular besar berada di area rumah dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 22.18 WIB dan tiba dalam waktu tiga menit.
Proses Evakuasi yang Cepat dan Aman
Proses penanganan berlangsung cepat untuk mencegah ular berpindah ke area permukiman yang lebih padat. Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi demi keselamatan warga. Ia menyebut, petugas menjalankan prosedur standar penanganan satwa liar berbahaya.
“Begitu menerima laporan dari warga, tim langsung kami kerahkan. Evakuasi dilakukan sesuai SOP menggunakan peralatan khusus agar tidak membahayakan petugas maupun masyarakat,” kata Kaleb, Senin (12/1/2026).
Dalam proses evakuasi, petugas menggunakan sarung tangan pelindung dan stik khusus ular untuk menjinakkan serta mengamankan reptil tersebut. Ular piton itu akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti dan tidak menimbulkan kerusakan di sekitar lokasi.
Data dan Pernyataan Petugas
Berdasarkan hasil pendataan petugas, ular yang dievakuasi merupakan jenis piton dengan panjang sekitar dua meter dan berat kurang lebih 1,5 kilogram. Hewan tersebut kemudian diamankan untuk selanjutnya ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Kaleb memastikan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban, baik luka ringan, luka berat, maupun korban jiwa. Warga di sekitar lokasi juga dinyatakan aman setelah ular berhasil diamankan.
Imbauan untuk Warga
Dia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di dekat sungai, kebun, atau area yang masih banyak vegetasi. Menurutnya, perubahan lingkungan dan cuaca bisa membuat satwa liar keluar dari habitatnya dan masuk ke permukiman.
“Jika menemukan ular atau satwa liar berbahaya di sekitar rumah, jangan mencoba menangani sendiri. Segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani secara aman,” tegas Kaleb.
Tips untuk Menghadapi Satwa Liar
Berikut beberapa tips yang dapat diikuti oleh warga jika menemui satwa liar di sekitar rumah:
- Jangan mencoba menangani sendiri
- Segera hubungi petugas terkait
- Jaga jarak dan hindari gerakan mendadak
- Pastikan anak-anak dan hewan peliharaan aman
- Jangan memberi makan atau mengganggu satwa liar
Dengan kesadaran dan tindakan yang tepat, masyarakat dapat menghindari risiko yang mungkin terjadi akibat interaksi dengan satwa liar.





