Wisata Museum Kini Lebih Seru dan Interaktif dengan Museum Passport
Wisata museum kini hadir dalam bentuk yang lebih menarik dan interaktif. Kementerian Kebudayaan melalui Museum dan Cagar Budaya (MCB) resmi meluncurkan program yang bernama Museum Passport atau Paspor Museum. Program ini memungkinkan wisatawan mengoleksi cap atau stempel dari berbagai museum dan cagar budaya di Indonesia, sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih menyenangkan.
Rencanakan liburanmu dengan lebih praktis dengan memesan tiket wisata favorit di berbagai kota melalui tiket.com.
Cari hotel nyaman untuk menemani perjalanan wisata sejarahmu dan pesan dengan mudah lewat tiket.com.
Program ini dirancang khusus untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, agar semakin sering mengunjungi museum. Tidak hanya sekadar melihat koleksi sejarah, pengunjung kini bisa berburu cap unik dari berbagai museum layaknya mengumpulkan stempel saat bepergian ke berbagai negara.
Kehadiran Museum Passport juga menjadi angin segar bagi wisata sejarah dan budaya di Indonesia yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Apa Itu Museum Passport?
Museum Passport adalah buku koleksi yang dapat digunakan wisatawan untuk mengumpulkan cap atau stempel dari museum dan cagar budaya yang berpartisipasi dalam program ini. Setiap museum memiliki desain cap yang berbeda-beda, sehingga membuat aktivitas mengoleksi stempel menjadi lebih menarik.
Konsep ini mirip dengan travel passport, namun khusus digunakan untuk mencatat jejak kunjungan ke museum. Dengan adanya Museum Passport, pengalaman berkunjung ke museum menjadi lebih interaktif karena wisatawan memiliki target untuk mengumpulkan cap dari sebanyak mungkin lokasi.
Program ini resmi diluncurkan pada pertengahan Juni 2026 bertepatan dengan perayaan hari jadi Museum dan Cagar Budaya (MCB). Hingga saat ini, puluhan museum dan cagar budaya telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam program tersebut.
Harga Museum Passport dan Masa Promo
Museum Passport saat ini dijual dengan harga promo Rp 81.000 hingga 30 Juni 2026. Harga tersebut lebih murah dibanding harga normal yang dibanderol Rp 89.000. Menariknya, saat membeli Museum Passport, pengunjung juga mendapatkan voucher tiket masuk gratis ke museum-museum yang berada di bawah naungan MCB.
Dengan demikian, wisatawan tidak perlu membeli tiket masuk secara terpisah saat mengunjungi museum tertentu yang tergabung dalam program tersebut.
Cara Membeli Museum Passport
Bagi wisatawan yang tertarik mengoleksi cap museum, Museum Passport dapat dibeli di sejumlah lokasi resmi. Beberapa di antaranya adalah:
- Museum Nasional Indonesia
- Galeri Nasional Indonesia
- Museum Kebangkitan Nasional
- Museum Prasejarah Semedo
- Museum Benteng Vredeburg
- Museum Perjuangan Yogyakarta
- Museum Song Terus
Selain itu, Museum Passport juga tersedia di toko buku Gramedia tertentu serta melalui platform Gramedia secara daring.

Lokasi Pengumpulan Cap Bertambah
Seiring meningkatnya antusiasme wisatawan, lokasi pengumpulan cap Museum Passport terus bertambah. Mulai 22 Juni 2026, wisatawan sudah dapat memperoleh cap khusus di Museum Bahari dan Museum Arkeologi Onrust. Penambahan lokasi ini membuat pilihan wisata sejarah semakin beragam, terutama bagi masyarakat yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan aktivitas edukatif.
Daftar Museum yang Menyediakan Cap Museum Passport
Saat ini terdapat sejumlah museum di bawah pengelolaan MCB yang telah menyediakan cap khusus untuk Museum Passport. Beberapa di antaranya:
- Museum Nasional Indonesia
- Galeri Nasional Indonesia
- Museum Majapahit
- Museum Kebangkitan Nasional
- Museum Benteng Vredeburg
- Museum Batik Indonesia
- Museum Kepresidenan RI Balai Kirti
- Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari
- Museum Perjuangan Yogyakarta
- Museum Song Terus
- Museum Prasejarah Semedo
Selain itu, tersedia pula cap di kawasan museum purbakala Sangiran yang tersebar di beberapa klaster seperti Dayu, Krikilan, Bukuran, Ngebung, dan Manyarejo.
Cara Menggunakan Museum Passport
Setelah memiliki Museum Passport, wisatawan hanya perlu membawa buku tersebut saat berkunjung ke museum yang berpartisipasi. Di dalam museum tersedia cap atau stempel khusus yang bisa dibubuhkan pada halaman paspor. Karena setiap museum memiliki desain berbeda, banyak pengunjung menjadikan aktivitas ini sebagai tantangan untuk mengumpulkan koleksi sebanyak mungkin.
Semakin banyak museum yang dikunjungi, semakin lengkap pula koleksi cap yang dimiliki.
Cara Baru Menikmati Wisata Sejarah
Museum Passport menjadi satu inovasi menarik dalam dunia wisata budaya Indonesia. Bukan hanya menjadi buku koleksi, paspor ini juga dapat berfungsi sebagai dokumentasi perjalanan bagi wisatawan yang gemar mengunjungi museum.
Dengan harga yang relatif terjangkau, bonus voucher tiket masuk museum, serta koleksi cap yang unik di setiap lokasi, Museum Passport berpotensi menjadi tren baru di kalangan pencinta wisata sejarah.
Bagi kamu yang sedang mencari aktivitas berbeda saat liburan, Museum Passport bisa menjadi alasan untuk mulai menjelajahi berbagai museum di Indonesia sambil mengumpulkan jejak perjalanan dalam satu buku yang menarik dan estetik.





