Performa Pasar Otomotif China Tahun 2025
Pasar otomotif di China menutup tahun 2025 dengan berbagai hasil yang beragam. Berdasarkan data terbaru, sejumlah produsen besar seperti Geely, Leapmotor, Xpeng, dan Xiaomi berhasil mencatatkan penjualan yang luar biasa, melebihi target yang ditetapkan. Namun, beberapa perusahaan besar lainnya, seperti BYD dan Great Wall Motor (GWM), harus puas dengan angka yang di bawah ekspektasi. Berikut adalah analisis lengkap mengenai performa para produsen otomotif tersebut.
Bintang Baru: Xiaomi Auto dan Kejutan Xpeng
Salah satu kejutan terbesar dalam pasar otomotif China tahun ini datang dari Xiaomi Auto. Pada tahun produksi penuh pertamanya, perusahaan teknologi yang masuk ke dunia kendaraan listrik (EV) ini berhasil mengirimkan lebih dari 400.000 unit. Angka ini melampaui target awal mereka sebesar 350.000 unit, dengan tingkat penyelesaian di atas 114%.
Xpeng Motors juga menunjukkan pertumbuhan yang agresif. Mereka berhasil mencapai tingkat penyelesaian target tertinggi sebesar 122,69%. Dengan target penjualan 350.000 unit, Xpeng mampu menjual 429.445 kendaraan. Sementara itu, Leapmotor menyusul dengan pencapaian 119,31% dari target mereka.
Geely Penuhi Janji, BYD Masih Dominan Meski Meleset
Geely Automobile membuktikan ketangguhannya dengan mencatatkan penjualan sebanyak 3.024.567 unit. Meskipun sempat menaikkan target dari 2,71 juta menjadi 3 juta unit di tengah tahun, Geely tetap mampu menyelesaikan target dengan tingkat penyelesaian sebesar 100,82%.
Sementara itu, BYD sebagai produsen kendaraan listrik (EV) terbesar di China, gagal memenuhi target ambisius sebesar 5,5 juta unit. Mereka hanya mencapai 83,68% dari target, dengan total penjualan sebesar 4.602.436 unit. Meskipun meleset dari target, BYD masih menjadi pemain utama di pasar otomotif China.
Penjualan Tahunan Mobil China
Berikut adalah rincian penjualan mobil di China untuk tahun 2025:
- BYD
- Target Penjualan: 5.500.000
-
Tingkat Penyelesaian: 83,68 persen
-
Geely
- Target Penjualan: 3.000.000
-
Tingkat Penyelesaian: 100,82 persen
-
Chery
- Target Penjualan:
-
Tingkat Penyelesaian: 80,72 persen
-
Great Wall Motors (GWM)
- Target Penjualan: 4.000.000
-
Tingkat Penyelesaian: 33,09 persen
-
Leapmotor
- Target Penjualan: 500.000
-
Tingkat Penyelesaian: 119,31 persen
-
HIMA
- Target Penjualan: 1.000.000
-
Tingkat Penyelesaian: 58,91 persen
-
Xpeng
- Target Penjualan: 350.000
-
Tingkat Penyelesaian: 122,69 persen
-
Xiaomi
- Target Penjualan: 350.000
-
Tingkat Penyelesaian: >114,29 persen
-
Li Auto
- Target Penjualan: 640.000
-
Tingkat Penyelesaian: 63,49 persen
-
Nio
- Target Penjualan: 440.000
- Tingkat Penyelesaian: 74,10 persen
Analisis: Mengapa Banyak yang Meleset?
Performa yang buruk dari beberapa merek seperti Great Wall Motor (GWM) yang hanya mencapai 33,09% dan HIMA dengan tingkat penyelesaian 58,91% menunjukkan bahwa persaingan harga di pasar domestik China semakin ketat.
Selain itu, penting untuk dicatat bahwa angka penjualan Geely, Chery, dan GWM masih mencakup kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) atau bensin. Hingga laporan ini diturunkan, dua produsen besar lainnya, yaitu SAIC dan Changan, dikabarkan belum merilis data resmi penjualan tahunan mereka.
Persaingan di tahun 2026 diprediksi akan semakin panas, terutama bagi brand yang gagal mencapai target di tahun ini untuk melakukan strategi rebound.




