Pertandingan antara Semen Padang dan Persis Solo dalam pekan ke-17 Super League 2025/26 berlangsung sangat sengit. Di Stadion H Agus Salim, kedua tim yang sama-sama berada di zona degradasi saling bersaing untuk meraih poin penting. Akhirnya, Persis Solo berhasil memperoleh kemenangan dengan skor 3-2.
Perjalanan Pertandingan
Di awal babak pertama, Semen Padang mendapatkan hadiah penalti. Cornelius Stewart yang menjadi eksekutor gagal menembak dengan tepat, bola melebar di sisi kiri gawang M Riyandi. Pada menit ke-36, tuan rumah kembali mendapatkan penalti setelah Xandro Schenk melakukan pelanggaran terhadap Bruno Matos. Irsyad Maulana yang menjadi eksekutor mampu menjebol gawang M Riyandi, membawa Semen Padang unggul 1-0.
Persis Solo akhirnya bisa menyamakan skor pada akhir babak pertama. Zanadin Fariz dan Gervane Kastaneer berkolaborasi untuk menciptakan peluang. Zanadin kemudian memberikan finishing yang menggocek kaki Arthur Augusto, membuat skor menjadi 1-1.
Babak Kedua yang Menegangkan
Di babak kedua, Semen Padang tidak mampu bangkit dan justru kebobolan lagi. Cleylton Santos berhasil memenangi bola dari tendangan bebas, dan Kodai Tanaka dengan sundulan yang sempurna memasukkan bola ke gawang kosong. Skor menjadi 1-2 untuk Persis Solo.
Beberapa menit kemudian, situasi VAR terjadi. Wasit Yudai Yamamoto tampak bingung dan harus menunggu lama sebelum memutuskan bahwa wasit VAR akan meninjau peristiwa tersebut. Akhirnya, keputusan diambil yaitu offside sebelum kemelut terjadi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengapa wasit harus dipanggil ke tepi lapangan jika keputusan hanya bisa dilakukan oleh VAR.
Gol Penentu dan Hasil Akhir
Pada masa injury time, Persis Solo kembali mencetak gol lewat Irfan Jauhari, menjadikan skor 1-3. Beberapa menit sebelum peluit akhir, Ricki Ariansyah mencetak gol yang memberi harapan bagi Semen Padang, tetapi tidak cukup untuk menyamakan skor. Akhirnya, skor 2-3 untuk Persis Solo.
Hasil ini membuat Persis Solo menyamai poin Semen Padang di peringkat 16 dengan 10 poin.
Susunan Pemain
Semen Padang:
1. Arthur Augusto
20. Herwin Tri Saputra, 3. Leo Guntara, 24. Angelo Meneses, 30. Alhassan Wakaso
8. Ricki Ariansyah, 31. Rosad Setiawan, 16. Pedro Matos, 88. Irsyad Maulana, 15. Firman
9. Cornelius Stewart
Cadangan:
19. Muhammad Ridwan; 25. Zidane Afandi, 6. Ambrizal Umanailo, 12. Samuel Simanjuntak, 14. Dimas Saputra, 41. Febrian Tri Yanto, 63. Ripal Wahyudi, 86. Armando Oropa, 89. Achmad Iqbal, 99. Muhammad Farel
Pelatih: Dejan Antonic
Persis Solo:
1. Muhammad Riyandi
19. Cleylton, 4. Xandro Schenk, 30. Eky Taufik, 47. Agung Mannan
14. Sho Yamamoto, 78. Zanadin Fariz, 7. Irfan Jauhari, 77. Adriano Castanheira
10. Kodai Tanaka, 9. Gervane Kastaneer
Cadangan:
31. Gianluca Pandeynuwu; 22. Sutanto Tan, 40. Ikhwan Tanamal, 36. Althaf Indie, 29. Faqih Maulana, 26. Rian Miziar, 18. Arapenta Poerba, 8. Arkhan Kaka
Pelatih: Milomir Seslija
Kesimpulan
Pertandingan antara Semen Padang dan Persis Solo menunjukkan kompetisi yang sangat ketat. Meskipun Semen Padang unggul di awal, Persis Solo mampu bangkit dan meraih kemenangan penting. Hasil ini memperkuat posisi mereka di klasemen sementara.





