Persis Solo terus memperkuat komposisi timnya dengan menghadirkan enam pemain baru di bursa transfer paruh kedua Super League 2025/2026. Salah satu rekrutan terbaru adalah Kadek Raditya, bek asal Bali yang sebelumnya bermain untuk Persebaya Surabaya. Kedatangan pemain berusia 26 tahun ini menjadi perhatian besar dari publik sepak bola nasional.
Pengumuman resmi oleh Persis Solo melalui media sosial klub menunjukkan optimisme tinggi. Dalam caption unggahan, manajemen menyebut bahwa Kadek Raditya akan memberikan keamanan di lini pertahanan. “Bergabung untuk memberi jaminan aman di sektor pertahanan. Selamat datang di Sukarta, Kadek Raditya!” tulis klub dalam pernyataannya.
Respons positif langsung datang dari suporter setia Persis Solo, Pasoepati. Mereka merasa yakin bahwa Kadek Raditya bisa menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pertahanan tim. Pemain yang memiliki nilai pasar hingga Rp 2,61 miliar ini juga dianggap berada di puncak kariernya, dengan pengalaman cukup matang di level tertinggi.
Sebelum bergabung dengan Persis Solo, Kadek Raditya menjadi bagian dari Persebaya Surabaya sejak 1 Juli 2023. Ia mencatatkan 58 penampilan, menyumbangkan satu gol, serta menerima tujuh kartu kuning selama periode tersebut. Total menit bermainnya mencapai 4.444 menit. Namun, di musim ini ia hanya tampil dalam tiga pertandingan dengan durasi total 79 menit, sebelum akhirnya memilih tantangan baru bersama Laskar Sambernyawa.
Kedatangan Kadek Raditya menjadi bagian dari aktivitas agresif Persis Solo di bursa transfer. Klub asal Kota Bengawan itu telah mengamankan enam pemain baru untuk memperbaiki performa tim. Di sektor pemain asing, mereka lebih dulu mendatangkan Dusan Mijic sebagai bek, Miroslav Maricic sebagai gelandang tengah, dan Vukasin Vranes sebagai penjaga gawang. Ketiganya diharapkan memberikan stabilitas permainan, terutama dalam pertandingan-pertandingan penting.
Selain pemain asing, Persis Solo juga aktif merekrut pemain lokal yang sudah terbukti kualitasnya. Yabes Roni, winger berusia 30 tahun, didatangkan dari Bali United dengan status pinjaman. Sementara itu, Alfriyanto Nico, bek kanan dari Persija Jakarta, juga direkrut dengan status pinjaman. Kedua pemain ini diharapkan bisa memperkuat sektor pertahanan dan memberikan kedalaman yang dibutuhkan.
Dengan tambahan Kadek Raditya, daftar pemain baru Persis Solo kini genap enam nama. Semua rekrutan ini dipersiapkan untuk memberikan dampak instan di paruh kedua musim yang semakin kompetitif. Selain merekrut pemain baru, klub juga melakukan perombakan dengan melepas beberapa pilar. Tiga pemain yang resmi meninggalkan klub adalah Arapenta Poerba, Sidik Saimima, dan Giovani Numberi.
Arapenta Poerba, gelandang serang, dipinjamkan ke Garudayaksa FC agar bisa mendapatkan menit bermain yang lebih reguler. Hal yang sama juga berlaku untuk Sidik Saimima, yang juga dipinjamkan ke klub Liga 2 Championship tersebut. Sementara itu, Giovani Numberi dilepas secara permanen dan saat ini berstatus tanpa klub sejak 20 Januari 2026.
Langkah berani Persis Solo di bursa transfer menunjukkan keseriusan klub dalam membangun tim yang lebih solid. Manajemen tampak fokus pada perbaikan sektor pertahanan dan keseimbangan lini tengah. Kehadiran Kadek Raditya menjadi simbol ambisi tersebut. Pengalamannya bersama Persebaya Surabaya diharapkan bisa langsung menyatu dengan skema permainan Persis Solo.
Dengan enam pemain baru yang sudah diresmikan, Persis Solo memberi sinyal kuat ingin bangkit di paruh kedua Super League 2025/2026. Dukungan Pasoepati pun diprediksi semakin bergelora menyambut wajah-wajah anyar di skuad Laskar Sambernyawa.





