Tim bolavoli putri Bandung bjb Tandamata mempersiapkan diri untuk menjalani misi ganda dalam seri ketiga putaran pertama babak reguler Proliga 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di GOR Sabilulungan, Sijalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (25/01/26) pukul 19.00 WIB. Misi yang dihadapi tim ini tidak mudah karena mereka akan menghadapi lawan tangguh, yaitu Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia (GPP), yang hingga saat ini belum pernah menelan kekalahan.
Meskipun tantangan besar ini, Bandung bjb Tandamata justru semakin termotivasi untuk menuntaskan misi ganda di depan publik sendiri. Kepala pelatih, Risco Herlambang Matulessy, menyatakan bahwa fokus, mental bertanding, dan strategi dari pelatih menjadi kunci utama dalam pertandingan ini.
“Sebagai tuan rumah, kami ingin memaksimalkan hasil pertandingan dengan memenangkan laga sisa melawan Gresik Phonska,” ujar Manajer Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M. Si. Ia juga menekankan pentingnya belajar dari pertandingan sebelumnya, terutama dari pertemuan melawan Jakarta Pertamina Enduro (JPE). “Fokus dan ketenangan menjadi faktor kunci, disamping strategi dari Pelatih.”
Kemenangan atas JPE dengan skor 3-2 pada Kamis (22/01/26) telah meningkatkan rasa percaya diri tim. Saat ini, Bandung bjb Tandamata berada di posisi kedua klasemen sementara kelompok putri dengan sembilan poin dari lima pertandingan yang telah dilakoni.
Risco juga menyampaikan bahwa tim sudah melakukan simulasi latihan baik dalam serangan maupun pertahanan terhadap GPP. “Pertandingan nanti akan jadi pertandingan antara pemain muda melawan pemain senior. Pemain asing mereka juga bagus, ditambah pemain lokal senior menjadikan mereka sebagai tim terkuat saat ini.”
Ia menegaskan bahwa tim akan mengantisipasi mental lawan yang tentu di atas angin karena belum pernah kalah. “Kami berniat memotong rangkaian kemenangan mereka di Bandung, harus!” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa permainan cepat dan komunikasi yang baik akan menjadi modal utama tim.
Selain itu, Risco menegaskan bahwa semua pemain siap bertarung, bahkan jika ada yang kurang fit. “Saya pastikan semua siap tempur,” ujarnya.
Kesiapan untuk memenangkan pertandingan juga didukung oleh para pemain, termasuk Shintia “Shin Shin” Alliva Mauludina dan Waode Ardiana. Shin Shin menekankan pentingnya ketenangan dan fokus dalam pertandingan. “Tetap tenang fokus dan tanggung jawab tugas posisi diri sendiri di dalam tim,” katanya.
Sementara itu, Waode sempat mengambil bola yang seharusnya keluar demi menepis keragu-raguan seperti saat melawan JPE di penghujung set kedua. “Soalnya ragu ragu, takut bolanya masuk. Jadi Waode ambil,” ujarnya.
Bandung bjb Tandamata masih tertinggal tiga poin dari GPP yang kokoh di pucuk klasemen dari empat laga. Tambahan tiga poin didapat usai menggilas Jakarta Electric PLN (JEP) dengan skor 3-1 (25-21, 16-25, 25-17, 25-19), Sabtu (24/01/26) malam WIB.
Kemenangan ini diakui oleh Kepala Pelatih GPP, Alessandro Lodi, yang mengatakan bahwa kemenangan ini bisa lebih percaya diri dalam bermain. Namun, sejarah sepertinya lebih memihak Bandung bjb Tandamata, dilihat dari rekor pertemuan kedua tim.
Sejak Januari 2023, Bandung bjb Tandamata sudah delapan kali bentrok dengan GPP, dimana tujuh laga diantaranya selalu dimenangkan tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu. Sementara GPP baru sekali mengalahkan Bandung bjb Tandamata, yakni pada pertemuan terakhir kedua tim, 14 Februari 2025 di Pontianak, Kalimantan Barat. Saat itu Bandung bjb Tandamata kalah dengan skor tipis 2-3 (25-20, 19-25, 26-28, 25-21, 12-15).





