Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen LaLiga
Barcelona berhasil mengalahkan Real Oviedo dengan skor 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Camp Nou pada Minggu (25/1/2026). Hasil ini membuat Barcelona kembali berada di puncak klasemen LaLiga setelah sebelumnya tertinggal dari Real Madrid.
Gol-gol yang tercipta dalam pertandingan ini berasal dari Dani Olmo (menit ke-52), Raphinha (menit ke-57), dan Lamine Yamal yang mencetak gol akrobatik pada menit ke-73. Kemenangan ini memberikan poin tambahan bagi Barcelona, sehingga mereka kini memiliki 52 poin, unggul satu poin dari Real Madrid yang berada di peringkat kedua.
Sebelum pertandingan ini, Real Madrid sempat memimpin klasemen setelah mengalahkan Villarreal dengan skor 2-0. Namun, Barcelona berhasil membalikkan situasi melalui kemenangan atas Oviedo.
Kondisi Tim dan Persiapan Singkat
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengungkapkan bahwa timnya sedang menghadapi tantangan besar karena sering melakukan perjalanan. Barcelona baru saja pulang dari Praha setelah menjalani laga Liga Champions melawan Slavia Praha. Hasil pertandingan tersebut adalah kemenangan 4-2 untuk Barcelona.
Flick menyebut bahwa persiapan singkat membuat Barcelona kesulitan dalam menghadapi Oviedo, yang saat itu berada di dasar klasemen. Meskipun begitu, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemain.
“Kami menjalani pertandingan demi pertandingan dengan banyak perjalanan. Kami pulang larut malam dari Praha, hampir tidak punya hari libur, dan itu juga harus dilihat,” ujar Flick.
Permainan Awal yang Tidak Maksimal
Pada babak pertama, Barcelona kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Operan-operan sering kali tidak akurat, dan tempo permainan terasa lambat. Lapangan yang kering juga memengaruhi permainan.
Gelandang andalan Barcelona, Pedri Gonzalez, yang masih cedera, hanya bisa menyaksikan pertandingan dari tribune dengan ekspresi kurang puas.
Tim tamu, Real Oviedo, menerapkan strategi bertahan yang disiplin. Hal ini berhasil menghambat laju Barcelona hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Perubahan di Babak Kedua
Setelah turun minum, Barcelona tampil lebih agresif dan intens. Tekanan tinggi dari para pemain depan membuka ruang di lini pertahanan Oviedo.
Gol pembuka tercipta setelah Lamine Yamal dan Raphinha melakukan pressing di kotak penalti lawan. Bola jatuh ke kaki Dani Olmo, yang kemudian menuntaskan peluang tersebut dengan penyelesaian terukur.
Keunggulan ini membuat permainan Barcelona semakin mengalir. Oviedo mulai kehilangan organisasi pertahanan.
Gol Kedua dan Ketiga
Gol kedua tercipta pada menit ke-57 setelah kesalahan fatal di lini belakang Oviedo. Raphinha memanfaatkan umpan balik lemah dari David Costas dan dengan tenang melambungkan bola melewati kiper Oviedo.
Barcelona semakin nyaman menguasai pertandingan setelah gol kedua tersebut. Puncak penampilan datang melalui gol ketiga yang dicetak oleh Lamine Yamal. Remaja berusia 18 tahun itu menyelesaikan umpan silang Olmo dengan tendangan gunting yang menawan.
Pujian untuk Lamine Yamal
Flick memuji pressing intens yang dilakukan Lamine Yamal. Menurutnya, gol pertama sangat penting karena menjadi kunci dalam membuka pertandingan.
“Bagi saya, yang jauh lebih penting adalah gol pertama, bagaimana dia menekan, bagaimana dia merebut bola, lalu kami mencetak gol pertama karena itu kunci untuk membuka pertandingan ini bagi kami dan meraih tiga poin,” ujarnya.
Pujian juga datang dari pelatih Real Oviedo, Guillermo Almada. Ia menyebut Yamal sebagai pemain dari galaksi lain.
“Kami sedang membicarakan pemain dari galaksi lain. Dia memiliki begitu banyak kualitas dan mampu tampil menentukan pada momen-momen penting dalam pertandingan,” ujar Almada.
Kesimpulan
Kemenangan Barcelona atas Oviedo merupakan hasil yang sangat penting dalam konteks persaingan LaLiga. Performa luar biasa Lamine Yamal menjadi sorotan utama, dan kiprahnya di lapangan menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda. Dengan kemenangan ini, Barcelona kembali memperkuat posisinya di puncak klasemen.





