Komitmen SUN dalam Mendukung Pemenuhan Gizi Anak Indonesia
Pada tahun 2026, SUN, merek makanan pendamping ASI (MPASI) dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi anak Indonesia melalui Gerakan Lahap Makan SUN. Program edukasi ini telah berjalan sejak 2025 dan terbukti memberikan dampak nyata bagi para ibu serta kader Posyandu di berbagai daerah.
Rangkaian kegiatan tahun 2026 diawali di Kota Malang dan Bogor, sebelum dilanjutkan ke sekitar 100 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Melalui gerakan ini, para ibu mendapatkan edukasi langsung dari dokter anak, serta pendampingan dari kader PKK yang berperan sebagai Duta Lahap Makan SUN.
Hingga saat ini, Gerakan Lahap Makan SUN telah menginspirasi lebih dari 90 ribu ibu dan kader Posyandu terkait langkah praktis pemberian makan anak yang tepat. Edukasi difokuskan pada pentingnya variasi menu MPASI yang beragam dan bergizi untuk membantu mengurangi risiko Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada anak.
Pentingnya Variasi Menu MPASI
Manager Indofood Nutrition and Special Foods Division ICBP, Etyk Hartuti, menyampaikan bahwa GTM merupakan kondisi yang sering dialami anak dan dapat muncul berulang pada fase tumbuh kembang yang berbeda.
“Melalui Gerakan Lahap Makan SUN, kami ingin hadir sebagai sahabat bagi para ibu untuk belajar bersama, saling berbagi, dan menemukan solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung pemenuhan gizi anak,” ujar Etyk.
Hal senada disampaikan oleh dokter anak dr. Centaura Naila Alfin Camielle, Sp.A, M.Biomed, dalam kegiatan Gerakan Lahap Makan SUN di Malang (14/1/2026). Ia menegaskan GTM tidak boleh dianggap sepele karena berdampak langsung pada pemenuhan gizi anak, terutama di masa awal pertumbuhan yang krusial.
“Kebutuhan gizi anak sangat tinggi, sementara kapasitas lambung bayi masih terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian saja, bayi membutuhkan asupan setara dengan 11 potong daging ayam. Karena itu, orang tua perlu memastikan makanan padat gizi sekaligus membuat anak mau makan,” jelas dr. Centa.
3 Metode Lahap Makan ala SUN
Dalam program ini, SUN memperkenalkan 3 Metode Lahap Makan ala SUN, yaitu:
- Pemberian makan saat anak lapar dan tidak mengantuk
- Variasi rasa dan tekstur sesuai usia
- Cara pemberian makan yang tepat
Salah satu bentuk nyatanya adalah mendorong ibu untuk terus berkreasi menyajikan variasi menu MPASI agar pengalaman makan anak menjadi lebih menyenangkan.
Dorong Kreativitas Ibu dengan Bumbu dan Rempah Aman
Sebagai bagian dari edukasi, SUN juga mengajak para ibu untuk mengenalkan cita rasa masakan Indonesia sejak dini melalui penggunaan bumbu dan rempah yang aman untuk bayi.
“Kami mengajak ibu tidak ragu mengenalkan MPASI dengan rasa masakan Indonesia. Bumbu seperti bawang merah dan bawang putih memberi rasa gurih alami, sementara daun jeruk menghadirkan aroma segar, tentu dengan takaran dan pengolahan yang sesuai,” tutur Etyk.
Dokter anak dr. Ayuca Zarry, Sp.A, menambahkan bahwa anak cenderung lebih lahap jika MPASI memiliki variasi rasa dan aroma yang menggugah selera.
“MPASI yang dikreasikan dengan menarik akan memberikan pengalaman makan yang menyenangkan sehingga kebutuhan gizi anak lebih mudah terpenuhi,” ujarnya dalam kegiatan Gerakan Lahap Makan SUN di Bogor (20/1/2026).
Duta Lahap Makan SUN Bogor, Hj. Aas Kusdianawati, turut memberikan contoh melalui demo masak MPASI berbasis pangan lokal berupa Bubur Ayam Spesial ala SUN yang dipadukan dengan bumbu dan rempah agar anak lebih lahap makan.
“Jangan lupa kombinasikan bahan pangan lokal seperti talas, bayam, dan ayam dengan SUN agar MPASI lebih lezat dan bernutrisi,” pesannya.
Komitmen Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas
Sebagai bubur bayi yang telah dipercaya lebih dari 30 tahun, SUN terus menghadirkan inovasi produk, salah satunya SUN Cinta Rasa Indonesia dengan varian Liwet Ayam Kampung, Soto Ayam, dan Opor Ayam. Produk ini menjadi solusi MPASI praktis, aman, dan bernutrisi di tengah keterbatasan waktu ibu.
Bubur SUN diperkaya Esenutri dengan kandungan tinggi zat besi serta omega 3 dan 6 untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak. Seluruh produk SUN telah tersertifikasi BPOM dan memenuhi standar The Codex Alimentarius Commission, tanpa pengawet dan tanpa perisa tambahan.
“Melalui kolaborasi dengan dokter, kader Posyandu, dan Duta Lahap Makan SUN, kami berharap semakin banyak ibu percaya diri menyiapkan MPASI. Komitmen ini akan terus kami lanjutkan sepanjang 2026 untuk mendukung generasi sehat menuju Indonesia Emas,” tutup Etyk.





