Pengertian Mantra dan Tujuannya
Mantra adalah istilah yang sering digunakan dalam berbagai tradisi spiritual, keagamaan, dan magis. Secara umum, mantra bisa diartikan sebagai susunan kata yang memiliki makna khusus dan dipercaya mengandung kekuatan spiritual. Dalam konteks bahasa Indonesia, KBBI menjelaskan bahwa mantra adalah ucapan yang memiliki kekuatan gaib atau rumusan bahasa yang diucapkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Secara istilah, mantra juga didefinisikan sebagai rumusan kata yang diucapkan, dilafalkan, atau dinyanyikan dengan keyakinan bahwa ia memiliki kekuatan spiritual untuk mempengaruhi realitas. Di Minangkabau, istilah mantra lebih dikenal dengan sebutan manto, jampi-jampi, sapo-sapo, atau kato pusako, yang merupakan bagian dari tradisi lisan yang turun-temurun.
Mantra digunakan dalam berbagai situasi, seperti untuk perlindungan, penyembuhan, penarik keberuntungan, atau meningkatkan daya tarik seseorang. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat energi spiritual dan membuka jalan menuju keberhasilan atau kesejahteraan.
Jenis-Jenis Mantra
Jenis-jenis mantra sangat beragam, tergantung pada budaya, agama, dan tujuan penggunaannya. Berikut beberapa jenis mantra yang umum ditemukan:
- Berdasarkan Tujuan:
- Mantra Perlindungan: Digunakan untuk melindungi diri dari bahaya fisik atau gangguan spiritual.
- Mantra Penyembuhan: Ditujukan untuk menyembuhkan penyakit fisik atau emosional.
- Mantra Kekayaan: Untuk menarik keberuntungan dan kemakmuran.
- Mantra Cinta: Meningkatkan daya tarik dan memperkuat hubungan.
- Mantra Pengasihan: Membuat seseorang lebih disukai oleh orang lain.
- Mantra Keberanian: Mengatasi rasa takut dan meningkatkan rasa percaya diri.
-
Mantra Kebijaksanaan: Meningkatkan pemahaman dan intuisi.
-
Berdasarkan Tradisi atau Agama:
- Mantra Hindu: Contohnya Gayatri Mantra, Om Mani Padme Hum, dan mantra untuk dewa-dewi tertentu.
- Mantra Buddha: Misalnya Mantra Metta dan mantra untuk Bodhisattva tertentu.
-
Mantra Jawa: Termasuk ajian, japa mantra, dan mantra dalam tradisi lain.
-
Berdasarkan Bentuk:
- Mantra Pendek (Bija Mantra): Terdiri dari satu atau beberapa suku kata yang memiliki kekuatan besar.
- Mantra Panjang: Kalimat atau bait yang lebih panjang dan sering berisi pujian atau permohonan.
Contoh Mantra dari Berbagai Tradisi
Berikut beberapa contoh mantra dari berbagai tradisi:
Contoh Mantra Hindu
- Mantra Ganesha (Penghilang Rintangan): “Om Gam Ganapataye Namaha”
- Mantra Lakshmi (Kemakmuran): “Om Shreem Mahalakshmyai Namaha”
- Mantra Saraswati (Kebijaksanaan): “Om Aim Saraswatyai Namaha”
Contoh Mantra Buddha
- Mantra Tara (Perlindungan dan Welas Asih): “Om Tare Tuttare Ture Soha”
- Mantra Amitabha (Buddha Cahaya Tak Terbatas): “Om Ami Dewa Hrih”
- Mantra Manjushri (Kebijaksanaan): “Om Ah Ra Pa Tsa Na Dhih”
Contoh Mantra Jawa
- Ajian Pengasihan: “Asih, asih, asih, si jabang bayi [nama orang yang dituju] teka welas, teka asih marang aku”
- Ajian Kekebalan: “Ingsun matek ajiku si brajamusti, sakehing braja dadi banyu”
- Pembuka Doa: “Hong wilaheng sekaring bawana langgeng, jaya sampurna”
50 Contoh Mantra Lainnya
Berikut 50 contoh mantra dari berbagai tradisi dan tujuan:
-
Mantra Pengasihan:
“Sun matek ajiku si Semar Mesem, Mesemku kanggo sarining wulan, Kang adhep asih, kang nyawang gandrung, Teko welas, teko asih, Saking kersaning Allah.” -
Mantra Keselamatan (Perlindungan):
“Bismillahirrohmanirrohim, Hong ilaheng, sekaring bawono langgeng, Sirrullah, sifatullah, wujudullah, Laa ilaha illallah Muhammadurrasulullah.” -
Mantra Sakit Perut:
“Bismillahirrahmanirrahim, Hai angin, hai taufan, Keluar engkau dari perutku, Jangan engkau membuat sakit, Berkat La Ilaha Illallah.” -
Mantra Luka dari Minangkabau:
“Bismillahirrahmanirrahim, Ulek-ulek patah tulang, Sambung balik dek Sang Kuaso, Pulih si badan dek karano Allah.” -
Mantra Pengusir Makhluk Halus:
“Sihir lontar pinang lontar, Terletak di ujung bumi, Setan buta jembalang buta, Aku sapa tidak berbunyi.” -
Mantra Cinta:
“Di bawah sinar rembulan purnama, Kuucapkan harapan dan doa. Semoga cinta datang mendekat, Hidupku bahagia, penuh makna dan selamat.” -
Mantra Pengusir Jin:
“Pulanglah engkau kepada rimba sekampung, Pulanglah engkau kepada rimba yang besar, Pulanglah engkau kepada gaung guntung, Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu.” -
Mantra Berburu Rusa:
“Sirih lontar pinang lontar, Terletak di ujung muara, Hantu buta jembalang buta, Aku angkat jembalang rusa.” -
Contoh Mantra Menidurkan Anak:
“Pok ami-ami, belalang kupu-kupu, Siang makan nasi, kalau malam minum susu.” -
Contoh Mantra Pendek Bahasa Sunda:
“Sangkut-sangkut jawil-menjawil, Burung lelaki mengait kail, Plung griwil, plung griwil, plung griwil.”
-
Contoh Mantra Pendek agar Menang:
“Allah kata salah, Muhammad kata silih, Jibrail kata fana.” -
Contoh Mantra Pendek Agar Tidak Diganggu Roh Jahat:
“Patang ranting ditendang kuda, Mulut terkancing mata buta… Puh!” -
Mantra Menidurkan Anak:
“Siji meneng, Loro anteng, Telu merem, Puah! Turu kang enak.” -
Mantra Lari:
“Bismillahirrohmanirrohim, Pur puyuh, Cleng peucang, Jagat ngariut, Batu beukah, Durungkeun ku sang dewa.” -
Mantra Memancing:
“Kuat kait sisirintil, Kanjut ngait ka kail, Clom giriwil 3x, Sungkat-sangkut jawil-menjawil, Burung lelaki mengait ke kail, Plung giriwil 3x.” -
Contoh Mantra Orang Menyadap Nira:
“Assalamualaikum putri satulung besar, Yang beralun berilir simayang, Mari kecil, kemari, Aku menyanggul rambutmu, Aku membawa sadap gading, Akan membasuh mukamu.” -
Contoh Mantra Perlindungan:
“Tabik tabik ya tabik, Angin lalu angin balik, Tubuhku kebal bagai besi, Tak lutut dengan pedang tajam.” -
Mantra Melewati Tempat Angker:
“Bismillahirrahmanirrahim, Dengklang-dengkling, Menusa pandia dengen, Aja nyethut aja njawil, Ana anak adam lewat kena, Lailahaillallah muhammadarrasulullah.” -
Mantra Pelemah:
“Bismillahirrahmanirrahim, Rebah ramu engkau berdiri ramu aku, Rebah syarak engkau berdiri syarak aku, Aku mengambil baja sejengkal dalam diri engkau, Berkat lailahaillallah muhammadurrasulullah.” -
Mantra Perlindungan:
“Bumi berpijak, langit terbentang, Aku berdiri di tengah-tengah, Dijaga dewa, dilindungi malaikat, Setan jahat tak bisa mendekat.”
-
Mantra Pelemah:
“Bismillahirrahmanirrahim, Rebah ramu engkau berdiri ramu aku, Rebah syarak engkau berdiri syarak aku, Aku mengambil baja sejengkal dalam diri engkau, Berkat lailahaillallah.” -
Mantra Penunduk:
“Gempa ali gempa gempita, Dang sari gajah berlenggang, Sah aku anak harimau yang garang, Batu congkol hatiku,Nibung kering tulangku, Berkat doa baginda, Ali Gentar bumi gentar langit.” -
Mantra Penghalau Setan:
“Bismillahirrahmanirrahim, Hantu raya jembalang raya, Datang engkau dari hutan raya, Kembalilah engkau ke hutan raya, Engkau jangan bertemu anak sidang manusia, Jika bertemu anak sidang manusia, Tunduk engkau tujuh kali kepada aku, Umat Muhammad lah yang sebenarnya, Berkat kata lailahaillallah Muhammadarrasulullah.” -
Mantra Agar Menang:
“Allah kata salah, Muhammad kata silih, Jibrail kata fana.” -
Mantra agar Tidak Diganggu Roh Jahat:
“Patah ranting ditendang kuda, Mulut terkancing mata buta… Puh!” -
Mantra Penawar Sakit Mata:
“Bismillahirrahmanirrahim, Hai mata, Mata berlian, Allah jadi mata sejati, Cahayalah mata sekalian alam, Sakitnya tak datang lagi.” -
Mantra Menidurkan Anak:
“Siji meneng, Loro anteng, Telu merem, Puah! Turu kang enak.” -
Contoh Mantra Pengobatan:
“Bismillahirrahmanirrahim, Hai mata, Mata berlian, Allah jadi mata sejati, Cahayalah mata sekalian alam, Sakitnya tak datang lagi.” -
Mantra Mengobati Sakit Gigi:
“Tuk asa tuk asi, Patah tangga ikat besi, Teguk tegak semua gigi, Nganga ngingai, Teguh tegak engkau gigi, Sama-sama kita pergi.” -
Mantra Penyembuhan:
“Angin timur membawa kesejukan, Air suci mengalir ke tubuh, Sakit pergi jauh dariku, Sehat datang membawa cahaya.”
-
Contoh Mantra Belajar:
“Hujud bungbang, Nu hurung dina jajantung, Nu ruhay dina kalilipa, Remet meteng dina angen, Bray padang, Pangmukakeun kareremet nu aya di diri kula, Bray padang! Bray caang! Caangna salawasna, Lawasna saumur kula.” -
Mantra Memancing:
“Kuat kait sisirintil, Kanjut ngait ka kail, Clom giriwil 3x, Sungkat-sangkut jawil-menjawil, Burung lelaki mengait ke kail, Plung giriwil 3x.” -
Mantra Belajar:
“Hujud bungbang, Nu hurung dina jajantung, Nu ruhay dina kalilipa, Remet meteng dina angen, Bray padang, Pangmukakeun kareremet nu aya di diri kula, Bray padang! Bray caang! Caangna salalawasna, Lawasna saumur kula.” -
Mantra Lari:
“Bismillahirrohmanirrohim, Pur puyuh, Cleng peucang, Jagat ngariut, Batu beukah, Durungkeun ku sang dewa.” -
Mantra Pengusir Jin:
“Pulanglah engkau kepada rimba sekampung, Pulanglah engkau kepada rimba yang besar, Pulanglah engkau kepada gaung guntung, Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu.” -
Mantra Menghentikan Pendarahan:
“Jikalau engkau tidak pulang, Engkau ditimpa pisau raut, Jikalau engkau tidak pulang engkau ditimpa Ka’batullah berkat doa, La ilaha illa ‘hah, Muhammadar Rasulullah.” -
Mantra Penghilang Sakit saat Melahirkan (Makassar):
“I kaumi anne minnyakna Khasubandi, Nakuparekko pallaccuki ka lassukanna, Anak I anu … Nataena napisakringi pakrisika, I anu … Sikkammamami minnyak anne, Laccukna ri balantang daserek, Barakka La ilaha illallah, Barakkak Muhammad Rasulullah.” -
Contoh Puisi Mantra:
“Pulanglah engkau kepada rimba yang besar, Pulanglah engkau kepada gunung guntung, Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu, Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berorang, Pulanglah engkau kepada mata air yang kering, Jikalau engkau tiada mau pulang, matilah engkau.” -
Contoh Puisi Mantra:
“Yang beralun bersilir semayang, Mari kecil, kemari, Aku menyanggul rambutmu, Aku membawa sadap gading, Aku membasuh mukamu.” -
Contoh mantra Melayu:
“Tuang minyak kutuang, Kutuang di tapak tangan, Bukan aku minyak seorang, Aku minyak bulan bintang, Matahari dan cahaya, Cahaya bulan dan cahaya aku, Cahaya matahari cahaya aku, Cahaya Allah cahaya Muhammad, Berkat laa ilaha illallah Muhammadarrosulullah.” -
Contoh mantra untuk mengusir roh halus:
“Sihir lontar pinang lontar, terletak di ujung bumi, Setan buta jembalang buta, aku sapa tidak berbunyi.” -
Contoh mantra Sunda:
“Sangkut-sangkut jawil-menjawil, Burung lelaki mengait ke kail, Plung griwil, plung griwil, plung griwil.” -
Contoh mantra menabur benih:
“Indang-indang melikut, Indang dilapeh puruh, Hilang-hilang dijemput, Dijemput dibawa turun, Tak turun makan menturun, Tak datang makan binatang, Hinggap di dahan mati tertahan.” -
Contoh Mantra untuk Mengusir Anjing Galak:
“Pulanglah engkau kepada rimba sekampung, Pulanglah engkau kepada rimba yang besar, Pulanglah engkau kepada gaung guntung, Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu, Pulanglah engkau kepada kolam yang tiada berorang, Pulanglah engkau kepada mata air yang tiada kering, Jikalau kau tiada mau kembali, matilah engkau.” -
Contoh Mantra untuk Mengusir Hantu:
“Assalamualaikum, anak cucu hantu pemburu, Yang diam di rimba sekampung, Yang duduk di ceruh banir, Yang bersandar di pinang burung, Yang berteduh di bawah tukas, Yang berbulukan daun resam, Yang bertilamkan daun lirik, Yang berbuai di medan jelawai, Tali buaya semambu tunggal, kurnia Tengku Sultan Berumbingan, yang diam di Pagarruyung, rumah bertiang terus jelatang, rumah berbendul bayang-bayang, bertaburlah batang purut-purut, yang berbulu roma sungsang, yang menaruh jala lalat, yang bergendang kulit tuma, Janganlah engkau mungkir setia padaku! Matilah engkau ditimpa daulat empat penjuru alarm! Mati ditimpa malaikat yang empat puluh empat? Mati ditimpa tiang Kabah Mati disula Besi Kawi Mati dipanah halilintar Mati disambar kilat senja Mati ditimpa Quran tiga puluh juz Mati ditimpa kalimah.” -
Contoh Mantra untuk Mengobati Sakit Gigi atau Penguat Gigi Anak-anak:
“Tuk asa tuk asi, Patah tangga ikat besi, Teguh tegak semua gigi, Nganga ngingai, Teguh tegak engkau gigi, Sama-sama kita pergi.” -
Contoh Mantra Pendek untuk Pakasih:
“Angin yang ada di mekkah, Gunung bawakaraeng yang ada di arah selatan, Sampaikan doangang ini padanya, Buat hatinya gemetar, Buat hatinya gelisah, Agar dia nurut padaku, Berkat lailahaillallah, Berkat nabi muhammad shallallahu alaihi wa sallam.” -
Contoh Mantra Puisi Lama untuk Berburu Rusa:
“Sirih lontar pinang lontar, Terletak di ujung muara, Hantu buta jembalang buta, Aku angkat jembalang rusa.” -
Contoh Mantra Bahasa Indonesia untuk Menyadap Gula Aren:
“Yang beralun berilir simayang, Mari kecil, kemari, Aku menyanggul rambutmu, Aku membawa sadap gading, Akan membasuh mukamu.” -
Contoh Mantra Pengobatan dan Melindungi Diri:
“Tabik tabik ya tabik, Angin lalu angin balik, Tubuhku kebal bagai besi, Tak lutut dengan pedang tajam.”



