Kunjungan Megawati Soekarnoputri ke KBRI Abu Dhabi
Presiden ke-5 Republik Indonesia, sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Kunjungan ini dilakukan pada Senin (2/2/2026) sore waktu setempat dan berlangsung selama 1,5 jam. Dalam kunjungan tersebut, Megawati didampingi oleh putranya, Muhammad Prananda Prabowo, serta beberapa anggota jajaran PDIP.
Persiapan dan Penyambutan
Megawati tiba di KBRI UEA sekitar pukul 16.37 waktu setempat. Kedatangannya disambut oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, dan jajaran staf KBRI. Selain itu, hadir pula Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, serta Dubes RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi. Megawati langsung menyapa satu per satu staf KBRI yang hadir dan memberikan kesempatan untuk foto bersama.
Tour dan Dialog
Setelah tiba, Judha mengajak Megawati dan rombongan untuk berkeliling meninjau ruang pelayanan publik di KBRI. Megawati menerima penjelasan dari Dubes Judha tentang bagaimana KBRI UEA memberikan layanan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang memerlukan bantuan. Setelah itu, mereka berpindah ke rumah dinas Dubes untuk melanjutkan dialog.
Dialog berlangsung selama satu setengah jam, mulai dari pukul 17.00 hingga 18.25 waktu setempat. Topik yang dibahas mencakup pelayanan dan perlindungan WNI, penguatan nasionalisme, serta apresiasi atas kinerja KBRI UEA.
Pelayanan dan Perlindungan WNI
Judha menjelaskan bahwa dalam dialog tersebut, Megawati menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi WNI di UEA. Ia juga menekankan perlunya menjaga rasa nasionalisme para WNI agar dapat mendukung proses pembangunan di tanah air.
Selain itu, Megawati menyampaikan apresiasinya atas kinerja KBRI UEA. Ia menekankan bahwa pelayanan tidak hanya terbatas pada penanganan kasus, tetapi juga mencakup berbagai bentuk layanan seperti paspor, visa, dan lainnya. Hal ini dimaksudkan agar WNI merasa terlayani dengan baik di UEA.
Dinamika Geopolitik dan Kerja Sama Kawasan
Pembahasan dalam dialog juga mencakup kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Judha menjelaskan perkembangan situasi saat ini, sementara Megawati memberikan pandangan terhadap isu-isu yang sedang berkembang.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah bagaimana KBRI sebagai perwakilan RI di UEA harus tetap fokus meningkatkan kerja sama di kawasan. Menurut Judha, hal ini termasuk memperhatikan suasana dan situasi geopolitik di Timur Tengah, serta menjaga hubungan baik baik secara khusus dengan UEA maupun secara umum di kawasan.




