Gejala dan Cara Mencegah Infeksi Salungan Kemih (ISK)
Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi yang sering dialami oleh masyarakat, terutama di wilayah dengan iklim panas dan keterbatasan akses air bersih. Dokter urologi Muhammad Risan, yang saat ini berpraktik di Rumah Sakit Dewi Sartika dan Klinik Medical Center Kendari, menjelaskan gejala serta cara pencegahan ISK.
1. Apa Itu Urologi?
Urologi mencakup seluruh kesehatan saluran kemih, mulai dari ginjal hingga uretra. Selain itu, bidang ini juga menangani masalah pada laki-laki seperti disfungsi ereksi, masalah fertilitas, dan gangguan pada genitalia. Untuk masalah genitalia perempuan, penanganannya dilakukan oleh dokter kandungan.
2. Tingkat Kejadian ISK di Sulawesi Tenggara
Di Kendari, sekitar 40 persen pasien yang datang ke dokter mengalami masalah saluran kemih. Penyebab utamanya adalah air yang tinggi kandungan kapurnya dan gaya hidup yang tidak sehat. Air berkapur, kurang minum air putih, dan kebiasaan duduk lama dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih.
3. Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?
Infeksi Saluran Kemih adalah proses peradangan akibat bakteri, jamur, atau kuman lainnya. Gejala umumnya meliputi rasa ingin kencing yang sering, nyeri pada perut bagian bawah, dan nyeri saat buang air kecil. Infeksi bisa terjadi di bagian bawah atau atas saluran kemih, dengan gejala yang berbeda antara keduanya.
4. Siapa yang Paling Rentan Terkena ISK?
Risiko ISK lebih tinggi pada orang dengan daya tahan tubuh rendah, seperti penderita diabetes atau HIV/AIDS. Pasien dengan penyumbatan saluran kemih, seperti batu ginjal atau prostat, juga rentan terkena infeksi karena kencing tidak lancar.
5. Gejala yang Dirasakan Pasien
Gejala ISK biasanya meliputi sering buang air kecil, nyeri perut bagian bawah, kesulitan menahan kencing, dan air kencing yang keruh. Pada wanita, anatomi saluran kemih yang lebih pendek membuat mereka lebih rentan terkena infeksi.
6. Berapa Banyak Air yang Harus Dikonsumsi?
Dianjurkan untuk minum 1,5 hingga 2 liter air per hari. Namun, jumlah ini bisa berbeda tergantung aktivitas fisik dan lingkungan. Minum air putih cukup dapat membantu mencegah infeksi dengan menyapu kuman dari saluran kemih.
7. Jenis Air yang Disarankan
Dokter Risan menyarankan untuk memilih air yang aman, baik itu dari sumur maupun galon. Jika ada kerak di panci, itu menunjukkan kandungan kapur yang tinggi, sehingga perlu diperhatikan.
8. Pencegahan untuk Pasien Gagal Ginjal dan Diabetes
Pasien dengan risiko tinggi harus lebih waspada. Jika ada gejala seperti nyeri, air kencing keruh, atau frekuensi kencing yang meningkat, segera lakukan pemeriksaan urin di laboratorium. Diagnosis hanya bisa dilakukan setelah hasil pemeriksaan diperoleh.
9. Penggunaan Antibiotik
Antibiotik tidak boleh digunakan sebagai pencegahan karena dapat menyebabkan resistensi. Penggunaan antibiotik harus berdasarkan hasil pemeriksaan dan konfirmasi adanya infeksi.
10. Hubungan Seksual dan Risiko ISK
Hubungan seksual yang tidak bersih atau tidak sesuai dapat meningkatkan risiko ISK. Kebiasaan membersihkan diri dengan benar sangat penting untuk mencegah infeksi.
11. Penggunaan Kateter
Pemasangan kateter dapat meningkatkan risiko ISK karena kuman lebih mudah masuk. Penggunaan kateter jangan terlalu lama karena dapat membentuk biofilm yang menyebabkan infeksi.





