Strategi Nasional Kecerdasan Buatan Kanada
Pemerintah Kanada baru saja meluncurkan strategi nasional kecerdasan buatan (AI) yang ambisius. Tujuan dari strategi ini adalah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas penggunaan teknologi AI di berbagai sektor.
Dalam pernyataannya, pemerintah menyatakan bahwa AI akan menjadi salah satu pilar utama daya saing ekonomi negara tersebut. Saat ini, tingkat adopsi AI di kalangan pelaku usaha Kanada masih relatif rendah, yakni sedikit di atas 12 persen. Melalui strategi baru ini, pemerintah menargetkan angka tersebut meningkat menjadi 60 persen pada 2034.
Untuk mencapai tujuan itu, Ottawa akan meluncurkan program literasi AI nasional yang menyediakan pelatihan dasar bagi masyarakat agar lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi. Pemerintah juga berencana membantu usaha kecil dan menengah mengadopsi AI guna meningkatkan produktivitas, mendukung pekerja, dan mempercepat inovasi.
Dukungan tersebut akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis, antara lain kesehatan, energi, transportasi, pertanian, manufaktur, robotika, serta layanan publik. Selain mendorong pemanfaatan AI, Kanada juga berupaya memperkuat infrastruktur komputasi yang menjadi fondasi pengembangan teknologi tersebut.
Pemerintah berencana membangun superkomputer AI publik yang diklaim akan menjadi salah satu yang paling canggih di dunia. Investasi juga akan diarahkan pada pengembangan pusat komputasi dan layanan cloud milik negara. Menurut pemerintah Kanada, pembangunan infrastruktur tersebut akan diselaraskan dengan pengembangan energi bersih, standar lingkungan yang ketat, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Langkah ini menunjukkan semakin besarnya perhatian negara-negara maju terhadap AI sebagai mesin pertumbuhan ekonomi masa depan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai negara berlomba membangun pusat data, superkomputer, dan ekosistem riset untuk mendukung pengembangan teknologi AI yang semakin membutuhkan daya komputasi besar.
Tiga Institusi AI Terkemuka di Kanada
Kanada sendiri memiliki fondasi yang kuat di bidang kecerdasan buatan. Negara itu menjadi rumah bagi tiga institusi riset AI terkemuka:
Vector Institute di Toronto
Vector Institute merupakan salah satu lembaga riset kecerdasan buatan paling berpengaruh di dunia. Didirikan pada 2017 dengan dukungan pemerintah, universitas, dan sektor swasta, institusi ini bertujuan mempercepat penelitian AI serta penerapannya di dunia industri. Keunggulan utama Vector terletak pada kemampuannya menjembatani riset akademik tingkat tinggi dengan kebutuhan praktis perusahaan dan pemerintah.
Lembaga ini memiliki kekuatan besar dalam bidang machine learning, deep learning, computer vision, natural language processing, serta AI untuk kesehatan. Vector juga menjadi magnet bagi sejumlah ilmuwan AI terkemuka dunia, termasuk para peneliti yang berkontribusi terhadap perkembangan jaringan saraf modern. Kedekatannya dengan Universitas Toronto membuat institusi ini memiliki akses pada talenta-talenta terbaik di bidang kecerdasan buatan dan ilmu komputer.
Mila-Quebec Artificial Intelligence Institute di Montreal
Mila-Quebec Artificial Intelligence Institute di Montreal dikenal sebagai rumah bagi ratusan peneliti yang bekerja di berbagai bidang AI, mulai dari pembelajaran mesin (machine learning), pemrosesan bahasa alami, computer vision, hingga pengembangan sistem AI generatif. Reputasi Mila menjadikan Montreal sebagai salah satu pusat utama penelitian AI global, sejajar dengan kawasan teknologi terkemuka di Amerika Utara dan Eropa.
Salah satu faktor yang membuat Mila sangat berpengaruh adalah keterkaitannya dengan ilmuwan komputer ternama dunia, Yoshua Bengio. Bengio merupakan salah satu tokoh yang dikenal sebagai “godfather of AI” berkat kontribusinya terhadap pengembangan deep learning modern. Bersama dua ilmuwan lain, ia menerima Turing Award, yang sering disebut sebagai “Hadiah Nobel” untuk bidang komputasi.
Alberta Machine Intelligence Institute di Edmonton
Alberta Machine Intelligence Institute (Amii) yang berbasis di Edmonton, Provinsi Alberta, merupakan salah satu pusat riset kecerdasan buatan terkemuka di dunia dan menjadi bagian dari jaringan tiga institusi AI nasional Kanada. Bersama Vector Institute di Toronto dan Mila di Montreal, Amii membentuk fondasi ekosistem AI Kanada yang selama bertahun-tahun menjadikan negara tersebut sebagai salah satu pusat pengembangan kecerdasan buatan global.
Reputasi Amii sangat erat kaitannya dengan sosok Richard Sutton, ilmuwan komputer yang dikenal luas sebagai salah satu bapak reinforcement learning. Bidang ini merupakan cabang AI yang memungkinkan mesin belajar melalui pengalaman, percobaan, dan umpan balik, mirip dengan cara manusia dan hewan mempelajari keterampilan baru. Teknologi tersebut kini menjadi fondasi berbagai terobosan AI modern, mulai dari robot otonom hingga sistem pengambilan keputusan yang kompleks.
Dengan strategi baru tersebut, Kanada berharap dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan AI dunia sekaligus memastikan manfaat teknologi itu dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan dunia usaha.
