Persebaya Kembali Tersandung, Madura United Ciptakan Sejarah

Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan setelah kekalahan 1-2 dari Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo. Kekalahan ini bukan hanya sekadar hasil pertandingan, tetapi juga membuka banyak cerita tentang pelatih lawan, perubahan dalam klasemen, serta tantangan berikutnya yang akan dihadapi oleh Bajol Ijo.

Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif Persebaya setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Persija Jakarta. Meskipun dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang tercipta, hal itu tidak cukup untuk menghindarkan tim dari hasil buruk. Di sisi lain, Madura United mencatat sejarah baru dengan kemenangan pertama mereka di kandang Persebaya sejak 2018.

Sosok pelatih karteker Rakhmat Basuki menjadi sorotan karena mampu membawa tim keluar dari tekanan. Dengan disiplin bertahan dan efektivitas transisi, ia berhasil membawa Madura United meraih kemenangan penting. Kemenangan ini juga memberikan dampak positif pada klasemen, di mana Persebaya tertahan di posisi keenam dengan 42 poin, sedangkan Madura United naik ke posisi 14 dengan 26 poin.

Sosok Pelatih Madura United yang Kalahkan Persebaya

Madura United mencatat sejarah baru setelah menaklukkan Persebaya dengan skor 2-1. Kemenangan ini menjadi yang pertama di markas Persebaya sejak 2018, setelah sembilan pertemuan sebelumnya berakhir dengan lima kekalahan dan empat imbang.

Pelatih karteker Rakhmat Basuki menilai kemenangan ini berkat disiplin bertahan dan efektivitas transisi. “Saya menaruh respek tinggi pada Persebaya. Karena Persebaya salah satu tim besar di negeri ini,” ujarnya. Basuki dikenal rendah hati dan fokus pada tim. Ia lahir di Pamekasan, 11 Januari 1976, berlisensi B AFC, dengan formasi favorit 4-3-3 defending. Karakter kepelatihannya menekankan mental dan kepercayaan diri pemain.

Di bawah asuhannya, Madura United mencatat dua kemenangan beruntun, termasuk atas Persik. Performa ini menjadi salah satu periode terbaik Madura United musim ini. Presiden klub Achsanul Qosasi bahkan mendorongnya mengambil lisensi A Pro untuk menunjang kapasitasnya sebagai pelatih profesional.

Klasemen Persebaya Terbaru

Kekalahan dari Madura United membuat Persebaya tertahan di posisi keenam klasemen sementara Liga 1 dengan 42 poin dari 28 pertandingan. Catatan mereka kini 11 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 64 poin, disusul Borneo FC dengan 60 poin, dan Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 55 poin. Bhayangkara FC menempel di posisi keempat dengan 47 poin.

Madura United sendiri berhasil keluar dari zona degradasi berkat kemenangan ini. Mereka naik ke posisi 14 dengan 26 poin dari 28 pertandingan. Statistik pertandingan melawan Madura United menunjukkan dominasi Persebaya yang sia-sia. Mereka mencatat 71 persen penguasaan bola, 23 tendangan dengan 6 mengarah ke gawang, serta 10 peluang emas, tetapi hanya satu gol yang tercipta lewat Riyan Ardiyansyah menit 82.

Madura United justru lebih efektif. Dengan hanya 5 tendangan, 3 di antaranya mengarah ke gawang, mereka mampu mencetak dua gol melalui Lulinha menit 12 dan Requelme menit 64.

Jadwal Persebaya Surabaya Berikutnya

Persebaya akan menghadapi rangkaian laga penting di Super League. Jadwal mereka adalah:

  • Malut United vs Persebaya — Kamis, 23 April, 19:00 WIB
  • Arema FC vs Persebaya — Selasa, 28 April, 15:30 WIB
  • Persebaya vs PSBS Biak — Sabtu, 2 Mei, 15:30 WIB
  • Persis Solo vs Persebaya — Sabtu, 9 Mei, 19:00 WIB
  • Semen Padang vs Persebaya — Jumat, 15 Mei, 15:30 WIB
  • Persebaya vs Persik Kediri — Sabtu, 23 Mei, waktu menyusul

Rangkaian laga ini akan menjadi ujian berat bagi Persebaya. Malut United dan Arema FC dikenal memiliki motivasi tinggi, sementara laga melawan PSBS Biak dan Semen Padang bisa menjadi peluang untuk meraih poin penuh. Pertandingan melawan Persik Kediri akan menjadi laga penting karena Persik juga berjuang di papan tengah. Persebaya harus memanfaatkan dukungan penuh Bonek untuk mengakhiri tren negatif.

Komentar Bonek dan Tekanan Publik

Kekalahan dari Madura United memicu beragam komentar dari Bonek. Akun dika_worsnop menulis, “Akeh konten ne timbang menang e,” sedangkan akun heyangga menilai Persebaya layak kalah. “Layak kalah jangankan menang, seri aja susah menghadapi tim finalis musim 23/24 dan wakil AFC Challenge. Truslah latihan terlihat serius ketika dipoto tuk kebutuhan medsos,” tulisnya.

Seruan singkat namun tegas juga muncul dari akun rsyakmal_ yang menulis, “AYO EVALUASI JOL.” Ungkapan ini menggambarkan tuntutan agar manajemen dan pelatih segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ada pula komentar bernada kasar dari io_aditya29 yang menulis, “Blok.”

Meski banyak kritik, ada juga komentar yang tetap memberi dukungan. Akun rezaprasety04 menulis, “Suwun wes berjuang rekk, masio kecewa tak belani tetep budal nribun. Ndang waras jol, main satu dua sentuhan, ga kusuu long ball nang sayap, cari celah pass move pass move.”

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version