Kolaborasi IBE UK Petra dengan Guandata untuk Membekali Mahasiswa dengan Kompetensi Digital

Program International Business Engineering (IBE) di Universitas Kristen Petra (UK Petra) kini menggandeng perusahaan teknologi asal Tiongkok, Guandata, yang bergerak dalam bidang Business Intelligence (BI) dan Artificial Intelligence (AI). Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “IBE Transformation: Empowering Industry-Academia Collaboration” yang diadakan di Matthew Room, Gedung Radius Prawiro UK Petra, Jumat (5/6/2026). Acara ini turut mengundang siswa dan orang tua untuk memahami kompetensi yang akan dibutuhkan di masa depan.

Kebutuhan Dunia Kerja yang Semakin Berubah

Dra. Indriati Njoto Bisono, M.Sc., Ph.D., Ketua Program IBE UK Petra, menjelaskan bahwa saat ini, dunia kerja tidak lagi hanya membutuhkan tenaga ahli teknologi. Namun, juga membutuhkan individu yang mampu menggabungkan kemampuan bisnis, teknologi, dan analitik data.

“Karena itu, kami mengundang siswa dan orang tua dalam acara ini agar mereka paham betapa pentingnya program ini. Orang yang hanya memiliki kemampuan teknik saja kurang. Mereka harus punya wawasan bisnis juga,” ujar Indriati.

Ia menambahkan bahwa di perusahaan, seringkali terjadi kesenjangan antara tim teknis dan manajemen. Sementara itu, manajemen kini juga perlu memahami teknologi, terutama AI, agar bisa membuat keputusan yang tepat.

Penggunaan Software Perusahaan Global

Melalui kerja sama dengan Guandata, mahasiswa IBE akan diberikan akses ke perangkat lunak enterprise yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan global. Hal ini menjadi salah satu keunggulan dari program IBE.

“Kami menggunakan business enterprise platform dengan full license. Jadi mahasiswa punya kesempatan menggunakan software yang benar-benar dipakai perusahaan, dengan fitur yang lebih luas dan kompleks,” jelas Indriati.

Selain itu, mahasiswa akan diberi kesempatan untuk menyelesaikan proyek-proyek industri nyata. Dengan demikian, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam situasi nyata.

Beasiswa dan Magang Berbayar di Hangzhou

Guandata juga menawarkan peluang beasiswa bagi calon mahasiswa IBE. Selain itu, mahasiswa yang memenuhi kriteria akan diberikan kesempatan magang berbayar di kantor pusat Guandata di Hangzhou, Tiongkok.

Namun, kesempatan ini akan diberikan melalui proses seleksi. Mahasiswa akan dinilai berdasarkan proyek yang mereka kerjakan selama perkuliahan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan perusahaan.

“Tidak semua mahasiswa memiliki minat yang sama. Ada yang lebih tertarik ke manufaktur atau pabrik, ada yang lebih tertarik ke analitik dan informatika. Nanti akan ada seleksi sesuai kebutuhan Guandata,” tambah Indriati.

Menurutnya, minat siswa terhadap bidang BI dan data analytics cukup tinggi. Berdasarkan survei yang dilakukan kampus, banyak calon mahasiswa tertarik pada bidang tersebut. Namun, sejumlah faktor seperti biaya pendidikan program internasional dan kemampuan bahasa Inggris masih menjadi pertimbangan.

Peluang Magang dan Kolaborasi dengan Perusahaan Lain

Selain Guandata, UK Petra juga sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan lain. Salah satunya adalah peluang magang berbayar yang disertai dukungan beasiswa bagi mahasiswa pada semester menengah hingga akhir.

Melalui penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, UK Petra berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktik, jejaring profesional, serta kemampuan mengintegrasikan bisnis, teknologi, dan analitik yang semakin dibutuhkan di era AI.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version