Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan untuk Mitra Grab

Grab Indonesia memperluas kesempatan bagi para mitranya untuk mengembangkan keterampilan dan membuka sumber penghasilan baru melalui program GrabAcademy. Program ini diluncurkan dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, dan tidak hanya menyasar Mitra Pengemudi tetapi juga Mitra Merchant.

GrabAcademy dirancang sebagai wadah pembelajaran yang memungkinkan mitra meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan usaha, hingga menjajaki pilihan baru di dalam ekosistem Grab. Bagi Mitra Pengemudi, terdapat lima jalur pengembangan, yaitu Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Beasiswa Mitra, Mitra Kreator, dan Mitra Instruktur.

Setiap jalur disiapkan untuk menjawab kebutuhan mitra yang memiliki aspirasi berbeda. Ada yang ingin meningkatkan kapasitas sebagai pengemudi, mengembangkan usaha, melanjutkan pendidikan, membangun konten digital, hingga berbagi pengetahuan dengan mitra lainnya.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan bahwa semangat kemerdekaan harus diikuti dengan kesempatan bagi setiap orang untuk terus berkembang. Menurutnya, GrabAcademy menjadi ruang bagi para mitra untuk belajar, mencoba hal baru, serta memanfaatkan ekosistem Grab untuk mendapatkan peluang penghidupan yang lebih beragam.

“Naik kelas tidak harus berarti menempuh jalan yang sama, tetapi memiliki semakin banyak pilihan untuk menentukan jalan ke depan,” ujar Neneng dalam keterangan tertulisnya.

Jalur-Jalur Pengembangan dalam GrabAcademy

Salah satu jalur yang ditawarkan adalah Mitra Melaju. Program ini membuka kesempatan bagi Mitra GrabBike yang memenuhi persyaratan untuk beralih menjadi Mitra GrabCar, termasuk melalui skema sewa kendaraan. Hingga 13 Juli 2026, tercatat 6.598 Mitra Pengemudi telah bertransisi dari roda dua ke roda empat.

Erna Junita menjadi salah satu mitra yang memanfaatkan jalur tersebut. Dia mengaku akses terhadap kendaraan menjadi salah satu tantangan ketika ingin beralih ke GrabCar. Melalui GrabAcademy, Erna mendapatkan informasi mengenai proses dan persiapan yang diperlukan sekaligus akses kendaraan melalui program sewa.

“Saya memiliki pilihan yang lebih luas untuk terus berkembang sebagai Mitra Pengemudi dan mengupayakan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga,” kata Erna.

Selain itu, ada jalur Mitra Pengusaha yang diperuntukkan bagi Mitra Pengemudi yang ingin mulai atau mengembangkan usaha kuliner dan menjadi Mitra Merchant. Pembelajarannya meliputi dasar-dasar usaha, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan operasional, hingga penggunaan ekosistem GrabMerchant.

Sepanjang 2026, sebanyak 19.368 Mitra Pengemudi tercatat telah beralih menjadi Mitra Merchant. Jalur berikutnya adalah Beasiswa Mitra. Program ini memberikan akses pendidikan tinggi bagi 4.732 mitra dan anak mitra, salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka dan penyaluran oleh Benihbaik.com.

Sementara melalui GrabScholar, sejak 2022 Grab telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp25,8 miliar. Program tersebut mencakup keluarga Mitra Pengemudi, Mitra Merchant, maupun masyarakat umum.

Pelatihan untuk Mitra Kreator dan Instruktur

Jalur Mitra Kreator juga menjadi bagian dari GrabAcademy. Program ini memberikan pembekalan mengenai pengembangan persona, pencarian ide, produksi dan penyuntingan video, pengelolaan audiens, hingga pengenalan peluang monetisasi. Sekitar 14.721 Mitra Pengemudi telah menyelesaikan modul pelatihan tersebut, sementara lebih dari 200 mitra terpilih mengikuti workshop.

Adapun Mitra Instruktur ditujukan bagi Mitra Pengemudi berpengalaman yang memiliki kemampuan komunikasi dan ingin berbagi pengetahuan dengan mitra lainnya. Lebih dari 1.100 Mitra Pengemudi telah menunjukkan minat mengikuti jalur ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 183 mitra telah menyelesaikan modul dan program pelatihan.

Pelatihan untuk Mitra Merchant

Tidak hanya Mitra Pengemudi, GrabAcademy juga memberikan pembelajaran bagi Mitra Merchant. Materi yang diberikan disesuaikan dengan tahapan pengembangan usaha, mulai dari pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, ulasan pelanggan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi.

Untuk Mitra Merchant, Grab menyediakan kelas reguler daring sekitar 10 kelas setiap minggu. Sepanjang 2025, program tersebut telah menjangkau sekitar 14.000 Mitra Merchant. Selain itu, tersedia sekitar 10 hingga 12 sesi pelatihan tatap muka setiap minggu. Program ini telah diikuti sekitar 1.200 Mitra Merchant dari sejumlah kota, termasuk Jakarta, BSD, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Bandung.

Grab juga menyediakan materi pembelajaran secara mandiri melalui artikel dan video singkat berdurasi satu hingga lima menit. Materi tersebut dapat diakses melalui Merchant Resource Center, aplikasi GrabMerchant, WhatsApp, surat elektronik, dan kanal YouTube GrabAcademyMerchant.

Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas

Selain pembelajaran reguler, terdapat pula pelatihan kolaboratif bersama pemerintah daerah, komunitas UMKM, dan mitra eksternal. Salah satunya program Kejar CUAN yang membekali pelaku UMKM dan Mitra Merchant dalam memanfaatkan GrabFood, GrabMart, promosi, periklanan, serta teknologi untuk mengembangkan usaha.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia Maman Abdurrahman mengapresiasi kehadiran GrabAcademy. Menurut Maman, semangat naik kelas bagi Mitra Pengemudi tidak berarti mereka harus meninggalkan profesi yang selama ini dijalani. Sebaliknya, pengembangan kapasitas seharusnya memberikan lebih banyak pilihan bagi mereka untuk berkembang sesuai aspirasi.

“Sejauh mana peluang tersebut dapat membawa kemajuan akan sangat ditentukan oleh kemauan, ketekunan, dan ikhtiar setiap individu,” kata Maman.

GrabAcademy menjadi bagian dari komitmen “Grab untuk Indonesia” senilai lebih dari Rp100 miliar yang diumumkan pada awal 2026. Setelah sebelumnya menghadirkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Mitra Pengemudi berprestasi dan apresiasi melalui Bonus Hari Raya 2026, Grab melanjutkan komitmen tersebut dengan memperluas akses pengembangan keterampilan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant.

Portal GrabAcademy dapat diakses publik, sedangkan pendaftaran program Mitra Naik Kelas diperuntukkan bagi Mitra Pengemudi Grab dan mengikuti persyaratan masing-masing jalur. Sementara informasi pembelajaran bagi Mitra Merchant tersedia melalui aplikasi GrabMerchant, Merchant Resource Center, kanal komunikasi resmi GrabMerchant, serta YouTube GrabAcademyMerchant.

Grab menyatakan akan terus membuka kolaborasi dengan pemerintah, institusi pendidikan, komunitas UMKM, dan mitra strategis untuk memperluas manfaat GrabAcademy. Program tersebut diharapkan menjadi ruang belajar yang praktis dan relevan bagi para mitra untuk meningkatkan keterampilan, mengembangkan usaha, serta menjajaki peluang baru sesuai dengan kemampuan dan aspirasi masing-masing.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version