Veda Ega Pratama Tampil Mengesankan di FP2 Moto3 Hungaria 2026

Veda Ega Pratama berhasil menunjukkan performa yang menjanjikan pada sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026). Pembalap Honda Team Asia ini finis di posisi ke-20 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 47,019 detik. Ia mampu mengungguli rivalnya dari Asia Tenggara, Hakim Danish, yang mencatatkan waktu 1 menit 47,132 detik. Selisih antara keduanya hanya sebesar 0,113 detik, memberi sinyal positif bagi Veda menjelang sesi yang lebih penting.

Meski belum masuk kelompok terdepan, pertarungan antara dua pembalap muda Asia Tenggara ini menjadi salah satu sorotan utama dalam FP2 kali ini. Veda Ega Pratama tercatat sebagai rookie terbaik keenam dalam daftar hasil FP2, berada di depan Scott Ogden dan unggul atas Hakim Danish serta Ryusei Yamanaka. Performa ini menunjukkan perkembangan signifikan yang ditunjukkan oleh pembalap asal Indonesia tersebut.

Dominasi Rider Spanyol Terus Berlanjut

Di bagian atas klasemen, Maximo Quiles tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 45,148 detik. Ia memimpin sesi latihan selama 30 menit dan berhasil mengungguli David Munoz dengan selisih 0,276 detik. Dominasi rider Spanyol semakin jelas karena tiga besar klasemen sepenuhnya ditempati oleh pembalap asal Negeri Matador.

David Almansa menempati posisi ketiga dengan selisih 0,314 detik dari Quiles. Diikuti oleh Alvaro Carpe yang mencatatkan waktu 1 menit 45,831 detik dan Adrian Fernandez dengan catatan 1 menit 45,935 detik. Kondisi ini menunjukkan bahwa para pembalap Spanyol masih menjadi tolok ukur kecepatan di Sirkuit Balaton Park. Mereka terlihat nyaman menghadapi karakter sirkuit dan mampu menjaga konsistensi lap sepanjang sesi berlangsung.

Jarak dengan Kelompok Tengah Masih Dapat Dipekali

Meskipun berada di posisi ke-20, Veda Ega Pratama tidak terlalu jauh dari zona 15 besar. Cormac Buchanan, yang menempati posisi ke-15, mencatatkan waktu 1 menit 46,553 detik atau hanya 0,466 detik lebih cepat dari Veda. Dalam kategori Moto3, selisih kurang dari setengah detik masih sangat mungkin dipangkas melalui penyempurnaan setelan motor maupun peningkatan performa pada satu lap cepat.

Hakim Danish juga berada dalam situasi serupa. Rider A-M MSi Racing tersebut hanya terpaut 0,579 detik dari Buchanan. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di kelompok tengah akan sangat ketat. Data ini memperlihatkan betapa rapatnya kompetisi Moto3. Beberapa posisi dapat berubah hanya karena peningkatan sepersepuluh detik dalam satu putaran.

FP2 Bukan Sekadar Mencari Waktu Tercepat

Meski hasil FP2 selalu menarik diperhatikan, sesi ini sejatinya tidak menjadi penentu langsung untuk kualifikasi. Banyak tim lebih memilih memanfaatkan latihan kedua untuk mencari setelan motor terbaik menghadapi balapan. Pengujian daya tahan ban menjadi salah satu fokus utama. Selain itu, para pembalap juga mencoba memahami perubahan karakter motor ketika bahan bakar mulai berkurang selama simulasi balap.

Tim biasanya lebih mementingkan ritme lap yang konsisten dibanding mengejar satu putaran tercepat. Karena itu, posisi pada FP2 tidak selalu mencerminkan kekuatan sesungguhnya saat kualifikasi maupun balapan. Kondisi tersebut membuat hasil Veda Ega Pratama dan Hakim Danish masih perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas. Yang terpenting adalah bagaimana kedua rookie tersebut memanfaatkan data FP2 untuk meningkatkan performa pada sesi berikutnya.

Dengan selisih yang masih relatif dekat ke kelompok tengah, peluang Veda memperbaiki posisi tetap terbuka. Jika mampu menemukan setelan yang lebih sesuai dan memaksimalkan lap cepat, pembalap Indonesia itu berpotensi memberikan kejutan pada lanjutan Moto3 Hungaria 2026.

Hasil FP2 Moto3 Hungaria 2026 (Top 10)

  1. Maximo Quiles – 1:45.148
  2. David Munoz +0.276
  3. David Almansa +0.314
  4. Alvaro Carpe +0.683
  5. Adrian Fernandez +0.787
  6. Brian Uriarte +1.021
  7. Rico Salmela +1.021
  8. Ruche Moodley +1.104
  9. Casey O’Gorman +1.165
  10. Jesus Rios +1.295
Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version