Infomalangraya.netTak ada pemenang di hasil liga Italia matchday ketiga antara Juventus dan Milan.
Bigmatch dua klub besar ini hanya berbagi satu poin.
Juventus harus puas bermain imbang 1-1 melawan AC Milan pada pekan ketiga Liga Italia 2026/2027.
Pertandingan yang berlangsung di Juventus Arena, Senin (7/9/2026) dini hari WIB, berakhir dramatis setelah gol penyama kedudukan tercipta pada masa injury time atau waktu tambahan setelah 90 menit.
AC Milan sempat berada di ambang kemenangan setelah Alphadjo Cisse membawa tim tamu unggul pada menit ke-68.
Gol tersebut lahir melalui skema serangan balik yang menjadi salah satu cara Milan membangun serangan ketika mendapat tekanan dari Juventus.
Juventus yang lebih dominan dalam penguasaan permainan terus mencari celah di pertahanan Milan.
Namun, sejumlah peluang yang diperoleh tim tuan rumah belum mampu menghasilkan gol hingga waktu normal hampir berakhir.
Situasi berubah pada menit ke-90+2. Federico Gatti, yang baru masuk pada menit ke-88, berhasil memanfaatkan bola hasil umpan silang Koopmeiners.
Bek Juventus tersebut memenangkan duel udara di kotak penalti sebelum menanduk bola ke gawang Mike Maignan.
Gol Gatti membuat Juventus terhindar dari kekalahan di kandang sendiri.
Kedua tim akhirnya berbagi satu poin setelah pertandingan berlangsung ketat dan Milan lebih banyak mengandalkan serangan balik.
Jalannya Pertandingan
Di awal babak pertama, Juventus memberi tekanan lewat sentuhan Alajbegovic. Tembakan percobaannya masih melebar dari gawang Milan.
Anak asuh Spalletti kembalikan memberi tekanan, kali ini dari skema tendangan penjuru yang didapatkan Juventus.
Namun upaya tersebut dapat digagalkan Maignan karena berhasil menangkap bola.
Pada menit ke-13, Nico Gonzalez melakukan tusukan dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras ke gawang. Bola meluncur ke gawang tetapi berhasil dihalau oleh Maignan.
Lima menit kemudian, Zeki Celik coba mengirimkan umpan silang melambung ke area penalti AC Milan, tetapi De Winter dapat memblok bola sebelum didapatkan Kolo Muani.
AC Milan tak mampu berbuat banyak di tengah dominasi penguasan bola Juventus.
Tim asuhan Amorim coba menekan dengan serangan balik, namun menemui kebuntuan dari minimnya pemain di garis depan.
Pada pertengahan babak pertama, Conceicao menusuk dari sisi kanan setelah Saelemaekers kehilangan bola yang direbut oleh Locatelli.
Tembakan Caonceicao mampu ditepis oleh Maignan.
Setelah itu tidak banyak peluang yang tercipta dari kedua tim, laga berjalan dengan alot.
Pada menit ke-38, Maignan kembali melakukan penyelamatan setelah Conceicao melepaskan tembakan voli keras ke sisi kanan gawang.
Itu adalah ancaman ketiga Juventus dalam pertandingan ini, namun tidak mampu mengubah papan skor pertandingan hingga jeda turun minum.
Setelah jeda, intensitas Juventus tidak berkurang. Conceicao mencoba peruntungan dnegan melepaskan tembakan dari jarak jauh, tetapi upayanya masih membentur mistar gawang.
Pada menit ke-61, Amorim melakukan pergantian pemain dengan masuknya Chukwueze, Loftus-Cheek, dan Alphadjo Cisse untuk menambah daya serang di lini depan.
Pergantian itu memberikan angin segar untuk AC Milan.
Pada menit ke-68, Cisse sukses memecah kebuntuan untuk membawa timnya unggul 1-0 atas Juventus.
Berawal dari serangan balik, Chukwueze mengirim umpan silang kepada Cisse yang kemudian melakukan tusukan dan mencetak gol dengan tendangan rendah ke sudut kanan bawah gawang Juventus.
Sebuah penyelesaian akhir yang klinis dari Cisse.
Menurut Opta, Alphadjo Cisse menjadi pemain termuda yang mencetak gol dalam dua pertandingan tandang pertamanya bersama Milan di Liga Italia selama era tiga poin untuk kemenangan dari musim 1994/1995.
Milan yang tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan ini hanya mengandalkan serangan balik, namun belum efektif.
Sementara Juventus mencoba dengan berbagai cara untuk menjebol gawang Milan. Mereka sukses membuat Maignan jatuh bangun menghalau bola, dan menguji pertahanan Milan dengan sangat agresif.
Spalletti kemudian memainkan Woltemade, pemain yang didatangkan dari Newcastle. Ini adalah laga debutnya bersama Bianconeri.
Pada menit ke-84, Woltemade dijatuhkan oleh Gila, dan Juventus mendapatkan tendangan bebas sekitar 25 meter dari gawang Milan.
Peluang yang dieksekusi oleh Koopmeiners itu masih membentur pagar pemain AC Milan, dan bola jatuh tepat di depan Woltemade yang kemudian melepaskan tembakan.
Namun tembakan tersebut masih melambung di atas mistar gawang.
Jelang waktu normal berakhir, Spalletti memainkan beberapa pemain di sektor lini tengah dan bertahan, temasuk Federico Gatti.
Bek bernomor punggung 4 itu sukses mengubah keadaan menjadi 1-1 di masa injury time babak kedua. Upaya Juventus setelah serangkaian percobaan akhirnya membuahkan hasil.
Berawal dari tendangan set piece, Koopmeiners mengirimkan umpan silang ke kotak penalti Milan, dan Gatti berhasil memenangkan duel udara dengan pemain Milan untuk menyundul bola.
Bola sundulan Gatti meluncur deras ke gawang Maignan (90+2′).
Gol Gatti menjadi penutup di laga ini, lima menit tambahan waktu babak kedua menyelamatkan Juventus dari kekalahan atas Milan.
Juventus dan Milan harus rela berbagi satu poin berkat pemain pengganti yang masuk di babak kedua.
Selama 2×45 menit waktu pertandingan, Juventus yang mendominasi permainan melepaskan 13 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran.
Jumlah tersebut jauh mengungguli Milan yang hanya melepaskan 3 tembakan percobaan di mana hanya satu yang tepat sasaran, yakni gol Alphadjo Cisse.
Hasil ini membuat Milan tertahan di peringkat 4 klasemen Liga Italia, diikuti Juventus (5) yang sama-sama mengoleksi 7 poin dari 3 pertandingan.
Milan memiliki jumlah gol lebih banyak daripada Juventus.
Sejauh ini dari 3 pertandingan, hanya Roma dan Inter yang belum terkalahkan dengan meraih 3 kemenangan berturut-turut.
Susunan pemain Juventus vs AC Milan
Juventus
Vicario, Kalulu, Bremer, Lucumi, Celik, Locatelli, Douglas Luiz, Conceicao, Nicolas Gonzalez, Alajbegovic, Kolo Muani.
Pelatih: Luciano Spaletti
AC Milan
Maignan, Pavlovic, Koni De Winter, Mario Gila, Estupinan, Yunus Musah, Luka Modric, Moreira, Rabiot, Saelemaekers, Goncalo Ramos.
Pelatih: Ruben Amorim (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Liga Italia: Juventus Selamat dari Kekalahan, Gol Gatti Rusak Pesta Rossoneri
