Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil menyelesaikan sesi Free Practice 2 Moto3 Catalunya 2026 di posisi ke-13. Sesi latihan bebas yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5), menjadi ajang pembuktian bagi rider Honda Team Asia tersebut.
Veda Ega menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan sesi sebelumnya. Pada FP1, ia mencatatkan waktu 1 menit 50,142 detik. Namun, pada FP2, ia mampu memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 48,152 detik. Hasil ini menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia itu semakin mengadaptasi diri terhadap karakter lintasan Catalunya.
Awal yang Tidak Mudah
Sesi FP2 dimulai dengan kondisi cuaca cerah dan penonton yang mulai memadati tribun. Para pembalap langsung turun ke lintasan setelah menjalani satu putaran pemanasan. Pada lap awal, Veda Ega berada di posisi ke-18. Ia bahkan sempat turun hingga posisi ke-21 sebelum akhirnya memperbaiki performanya.
Perlahan, Veda mulai naik ke peringkat ke-11 sementara. Catatan waktu yang ia hasilkan meningkat secara bertahap. Pada menit ke-9, ia mencatatkan waktu 1 menit 49,000 detik, yang membuatnya berada di posisi ke-22. Namun, pada menit-menit akhir, Veda tampil lebih agresif dan mampu memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 48,152 detik.
Adrian Fernandez Dominan
Di sisi lain, Adrian Fernandez menjadi yang tercepat dalam FP2 Moto3 Catalunya 2026. Pembalap asal Spanyol tersebut mencatatkan waktu 1 menit 47,412 detik. Konsistensi kecepatannya di setiap sektor membuatnya sulit dikejar oleh para rival.
Dominasi pembalap tuan rumah ini tidak lepas dari dukungan publik lokal yang memberikan motivasi tambahan. Meskipun belum masuk 10 besar, performa Veda Ega tetap memberi sinyal positif.
Peluang untuk Kualifikasi Masih Terbuka
Posisi ke-13 yang diraih Veda di FP2 membuka peluang baginya untuk tampil kompetitif pada sesi kualifikasi. Selisih waktunya dengan barisan depan tidak terlalu jauh dibanding awal sesi latihan. Performa yang konsisten dari FP1 hingga FP2 menunjukkan bahwa Veda semakin memahami karakter lintasan.
Peningkatan bertahap yang ditunjukkan Veda juga menjadi indikasi bahwa adaptasi bersama Honda Team Asia musim ini berjalan baik. Konsistensi seperti ini menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat di level Moto3.
Harapan Publik Indonesia
Publik Indonesia tentu berharap Veda mampu menjaga momentum positif tersebut hingga balapan utama. Dukungan besar dari penggemar Tanah Air terus mengiringi perjuangan rider muda Indonesia di pentas dunia.
Dengan peningkatan yang signifikan, Veda Ega Pratama memiliki kesempatan besar untuk menembus posisi yang lebih baik pada sesi kualifikasi. Jika mampu mempertajam waktu lap, bukan tidak mungkin ia bisa menembus barisan depan.
Kesuksesan di FP2 menjadi awal yang baik bagi Veda dalam rangkaian balapan Moto3 Catalunya 2026. Semangat dan kompetensi yang ia tunjukkan menjadi harapan besar bagi para pendukungnya di tanah air.
