Konflik Keluarga Denada dan Anaknya yang Menyeret Banyak Pihak
Kisah duka antara penyanyi Denada dan putrinya, Ressa Rizky Rosano, telah memicu perhatian publik. Masalah ini tidak hanya menjadi sorotan media tetapi juga menyeret beberapa sahabat dekat Denada, terutama sesama artis, yang dianggap memberikan dukungan kepada Denada dalam situasi sulit ini.
Konflik keluarga ini sudah masuk ke ranah publik, bahkan membuat beberapa orang yang sebelumnya tidak terlibat langsung ikut terlibat dalam perdebatan. Beberapa nama seperti pedangdut Iis Dahlia, presenter Caren Delano, dan Irfan Hakim muncul sebagai pihak yang dianggap memihak Denada. Mereka dinilai memberikan dukungan moral ketika Denada sedang menghadapi kritik publik atas dugaan penelantaran anaknya dari bayi.
Dukungan yang Tidak Selalu Disambut Baik
Meski tampak memberikan dukungan, Caren Delano menjelaskan bahwa ia berada di posisi netral. Ia menyatakan akan menilai siapa yang benar jika nantinya ada bukti yang jelas. Namun, pendapat ini tidak sepenuhnya dipahami oleh netizen yang cenderung menyalahkan pihak-pihak yang dianggap mendukung Denada.
“Karena kalau salah, ya salah,” ujar Caren saat memandu acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV pada Rabu (4/2/2026).
Sementara itu, Iis Dahlia mengalami tekanan lebih besar karena dianggap melakukan intimidasi terhadap Ressa. Hal ini disebabkan oleh anggapan bahwa Ressa adalah sumber masalah bagi Denada. Namun, Iis membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa ia hanya ingin memperkuat kedua belah pihak agar masalah ini bisa segera selesai.
“Bukan karena kita teman bekerja Dena, terus melimpahkan kesalahan ke kita, kita kan orang luar, beri saran pasti,” kata Iis Dahlia.
Perspektif Para Sahabat
Iis Dahlia, Caren Delano, dan Irfan Hakim tidak hanya memberikan dukungan secara verbal, tetapi juga mencoba untuk menjelaskan posisi mereka. Mereka menghubungi Denada dan menjelaskan bahwa mereka merasa tidak nyaman karena terseret dalam masalah internal antara ibu dan anak ini.
Namun, mereka juga memahami kondisi Denada saat ini. Mereka menyebut ada hal-hal yang tidak bisa dibicarakan secara terbuka kepada publik. Meskipun demikian, para sahabat bersyukur akhirnya Denada dapat memberikan pernyataan tentang status Ressa selama ini.
“Ibu Dena masih butuh waktu untuk keluar dan menemui putranya,” kata Iis Dahlia.
Peran Para Sahabat dalam Proses Penyelesaian Masalah
Para sahabat juga mengungkap bahwa mereka pernah melakukan conference call dengan Denada. Mereka meminta Denada untuk bisa bicara dan memberikan klarifikasi terkait masalah yang sedang dihadapinya.
“Kita pernah conference call, sampai kita ini bilang, kita ini terimbas, saya, mamah Iis, A Irfan, malam itu langsung telepon Dena, ini gimana, kita minta Dena untuk bisa bicara dan klarifikasi,” kata Caren Delano.
Caren juga menjelaskan bahwa kondisi Denada saat itu sangat terpuruk. Ia tidak bisa bicara apa-apa dan hanya meluapkan kesedihan. “Kita serba salah, satu sisi gak mau bela Dena, makanya Dena keluar dan bicara, karena dampaknya kemana-mana,” tambahnya.
Denada sendiri hanya menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak, termasuk kepada Caren, Iis, dan Irfan. “Dena hanya bilang maaf ke semua, ke aku, mama Iis, A Irfan bahkan ke TV, dia gak bisa ngomong apa-apa. Sudah (diingatkan),” ujar Caren.
Kondisi yang Masih Membutuhkan Waktu
Iis Dahlia juga menyampaikan bahwa mungkin ada pertimbangan tertentu yang belum diungkapkan oleh Denada. “Mungkin ada pertimbangan (belum ungkap alasan penelantaran) ya, yang tau kan mereka,” katanya.
Dari sudut pandang para sahabat, mereka tetap percaya bahwa Denada akan segera menemukan jalan keluar dari situasi ini. Meski begitu, proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran dari semua pihak terkait.
