Persija Jakarta Mengalami Petaka di Menit-Menit Akhir dalam Tiga Laga Terakhir

Persija Jakarta kembali menghadapi tantangan berat dalam tiga pertandingan terakhirnya di gelaran Super League 2025/2026. Hasil yang tidak memuaskan membuat tim asuhan Rizky Ridho tersebut menjauh dari perburuan gelar juara. Dalam tiga laga tersebut, Persija Jakarta hanya mampu meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Penyebab utamanya adalah performa buruk di menit-menit akhir pertandingan.

Saat ini, Persija Jakarta berada di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin dari 26 laga. Tim Macan Kemayoran tertinggal lima poin dari Borneo FC di posisi kedua dan sembilan poin dari Persib Bandung yang menduduki puncak klasemen. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang petaka yang dialami Persija Jakarta dalam tiga laga terakhir:

  • Laga melawan Borneo FC

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Borneo FC di Jakarta International Stadium pada 3 Maret 2026 berlangsung sengit. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan peluang-peluang berbahaya. Persija Jakarta sebenarnya unggul 2-1 hingga menit-menit akhir babak kedua. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Ikhsanul Zikrak mencetak gol di tambahan waktu babak kedua. Hasil akhirnya menjadi 2-2, sehingga Persija Jakarta hanya meraih satu poin dari laga tersebut.

  • Laga melawan Dewa United

Di pekan 25 Super League 2025/2026, Persija Jakarta menjamu Dewa United. Pertandingan berlangsung cukup menarik dengan skor 1-1. Maxwell Souza membuka keunggulan Persija Jakarta di menit tambahan babak pertama. Di babak kedua, Dewa United menyamakan skor melalui Alexis Messidoro. Persija Jakarta memiliki kesempatan untuk memenangkan laga setelah mendapat hadiah penalti di menit akhir babak kedua. Sayangnya, Maxwell Souza gagal mengeksekusi penalti tersebut, sehingga laga berakhir imbang 1-1.

  • Laga melawan Bhayangkara FC

Dalam laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Persija Jakarta justru kalah 2-3. Meski unggul 2-0 melalui gol Rayhan Hannan dan Fabio Calonego, situasi berubah setelah Jordi Amat mendapat kartu merah di menit ke-49. Moussa Sidibe berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-28. Selanjutnya, Dendy Sulistyawan mencetak gol indah melalui freekick di menit ke-86. Hasil akhirnya menjadi 3-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC.

Petaka di menit-menit akhir ini menjadi momok bagi Persija Jakarta. Performa mereka dalam tiga laga terakhir menunjukkan bahwa tim masih perlu memperbaiki beberapa hal, terutama dalam menghadapi tekanan di akhir pertandingan. Kini, seluruh fans dan pelatih berharap agar Persija Jakarta bisa bangkit dalam laga-laga mendatang dan kembali menembus persaingan ketat di klasemen Super League 2025/2026.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version