Konsolidasi Besar di Industri Restoran Cepat Saji India
Penggabungan jaringan restoran cepat saji KFC dan Pizza Hut di India menjadi langkah strategis besar yang dilakukan oleh dua operator waralaba Yum! Brands, yaitu Devyani International Limited dan Sapphire Foods India Limited. Dengan rencana merger ini, kedua perusahaan berupaya untuk memperkuat posisi mereka di tengah tekanan yang terus menghantui sektor quick service restaurant (QSR) di negara tersebut.
Menurut laporan yang diterbitkan, transaksi penggabungan ini mencapai nilai sekitar 934 juta dolar AS atau sekitar Rp 15,6 triliun. Dalam skema transaksi, Devyani International akan menerbitkan 177 saham baru untuk setiap 100 saham Sapphire Foods. Secara keseluruhan, sebanyak 568,85 juta saham baru akan diterbitkan, dengan valuasi transaksi sekitar 83,9 miliar rupee berdasarkan harga penutupan saham Devyani.
Selain pertukaran saham, perusahaan afiliasi Devyani, Arctic International, akan mengakuisisi sekitar 18,5 persen saham disetor Sapphire Foods dari para pemegang saham pengendali. Arctic juga memiliki opsi untuk mengalihkan kepemilikan saham tersebut kepada investor keuangan yang disepakati bersama.
Alasan di Balik Penggabungan
Dalam pernyataan resmi, perusahaan menyatakan bahwa keputusan merger diambil di tengah perlambatan penjualan di gerai sejenis (same-store sales) serta menyempitnya margin keuntungan. Hal ini terjadi karena konsumen menahan pengeluaran akibat tingginya biaya hidup. Ketua Non-Eksekutif Devyani International, Ravi Jaipuria, menjelaskan bahwa penggabungan ini akan memungkinkan perusahaan mewujudkan skala ekonomi yang signifikan, memanfaatkan platform teknologi terpadu, serta memperkuat kemampuan rantai pasok.
Merger ini masih menunggu persetujuan dari sejumlah otoritas, termasuk bursa efek, Competition Commission of India (CCI), dan National Company Law Tribunal (NCLT), serta persetujuan pemegang saham dan kreditur. Proses perizinan diperkirakan memakan waktu sekitar 12 hingga 15 bulan.
Jaringan yang Akan Dioperasikan
Saat ini, Devyani International dan Sapphire Foods mengoperasikan lebih dari 3.000 gerai KFC dan Pizza Hut di India maupun luar negeri. Setelah merger rampung, Devyani akan mengelola jaringan tersebut di India serta sejumlah pasar internasional, termasuk Thailand, Nigeria, Nepal, dan Sri Lanka.
Selain merger, Devyani juga akan membayar 900 juta rupee kepada Yum! India untuk mengakuisisi 19 gerai KFC di Hyderabad. Perusahaan juga akan membayar biaya lisensi sebesar 3,2 miliar rupee terkait persetujuan merger dan perluasan wilayah operasional.
Respons Pasar Terhadap Rencana Konsolidasi
Pasar merespons positif rencana konsolidasi tersebut. Berdasarkan laporan Reuters, saham Devyani International sempat melonjak hingga 8,3 persen setelah pengumuman merger, sebelum ditutup menguat 2,8 persen. Sementara itu, saham Sapphire Foods tercatat melemah sekitar 3 persen.
Penggabungan ini menandai langkah penting dalam menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif. Dengan menggabungkan sumber daya dan kapasitas operasional, Devyani International dan Sapphire Foods berharap dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing di industri restoran cepat saji.
