Kisah Bripka Mamat, Rela Rogoh Kocek Pribadi Berikan Pendidikan dan Pengobatan Gratis ke Warga

Nama anggota Polri Bripka Mamat Rahmatullah menjadi salah satu contoh polisi yang melakukan hal baik dan berprestasi. Ia memberikan pendidikan serta pengobatan gratis untuk masyarakat di Cirebon, Jawa Barat. Aksinya itu pun mendapatkan pujian dari Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto Iskandar.

“Banyak polisi bagus berprestasi, dan tugasnya tanpa pamrih, salah satunya Bripka Mamat yang memberikan pendidikan dan kesehatan gratis,” kata Pudji saat mengunjungi Yayasan Bintang Akbar Rahmatullah di Cirebon.

Pudji mengatakan saat ini institusi Polri sedang diguncang oleh beberapa kasus yang dilakukan oknum polisi, dan masih menjadi salah satu perhatian publik, karena terus menjadi pemberitaan.

Padahal lanjut Pudji, di dalam tubuh Polri banyak anggota yang berdedikasi dan tulus melayani masyarakat, seperti dilakukan oleh Bripka Mamat, di mana ia dengan menggunakan dana pribadi memberikan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Menurutnya, apa yang dilakukan Bripka Mamat memang sangat mulia, meskipun masih dalam skala kecil, akan tetapi mampu memberikan perubahan dan itu perlu ditiru semua kalangan, bukan hanya Polri saja.

“Bripka Mamat ini mengeluarkan dari uang pribadinya, meskipun sederhana tapi ini bermanfaat,” ujarnya.

Irjen (Purn) Pudji menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Bripka Mamat juga sudah dilakukan di beberapa tempat, meskipun caranya berbeda-beda, namun tujuannya sama yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa pamrih.

Ia melanjutkan, semua bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh Polisi hebat tersebut, karena itu semua tidak mudah, sebab membantu sesama datang dari hati bukan harta.

“Untuk bisa tergerak seperti ini, ini tidak mudah kalau tidak tergerak dari dirinya sendiri,” katanya.

Yayasan Bintang Akbar Rahmatullah terletak di Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Yayasan tersebut memiliki sejumlah kegiatan bagi warga sekitar, mulai dari Sekolah Dasar, kursus pengelasan, servis pendinginan ruangan, dan juga terdapat pelayanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu.

Tinggalkan Balasan