Bantuan Pribadi untuk Lansia dan Bayi Yatim di Kecamatan Luyo

Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, akan memberikan bantuan pribadi berupa pemasangan cincin sumur dan pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) kepada Sadiana (65), seorang lansia yang merawat cucunya, Annisa, bayi yatim usia tiga bulan. Bantuan ini diberikan sebagai upaya memperbaiki kondisi kehidupan mereka yang tergolong memprihatinkan.

Sadiana tinggal bersama cucunya di sebuah rumah panggung reyot yang berada di tengah sawah, tepatnya di Dusun Lamimmisang, Desa Baru, Kecamatan Luyo. Rumah tersebut memiliki akses air bersih dan sanitasi yang sangat terbatas. Selama ini, air yang digunakan oleh Sadiana dan Annisa berasal dari sumur yang belum dipasangi cincin beton, sehingga rentan tercemar saat hujan turun.

Bantuan yang diberikan Bupati Polman melalui pemasangan cincin sumur dan pembangunan MCK diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Sadiana. Dengan adanya fasilitas ini, sumber air akan lebih aman untuk dikonsumsi dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Selain itu, Pemkab Polman juga sedang mengupayakan bantuan rumah layak huni untuk Sadiana dan keluarganya. Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah konkret untuk membantu keluarga yang dalam kondisi sulit.

Kondisi Rumah dan Kehidupan Sadiana

Rumah Sadiana berada di area persawahan yang jauh dari pemukiman penduduk. Jaraknya sekitar satu kilometer dari tempat tinggal warga lainnya. Hal ini membuat mereka kesulitan mendapatkan akses fasilitas umum seperti listrik dan penerangan. Saat dikunjungi, kondisi rumah Sadiana tampak sederhana dengan tidak ada kasur bayi, hanya kelambu yang digunakan untuk melindungi Annisa dari nyamuk.

Sadiana dan cucunya tinggal bersama ayah Annisa, Derman, yang bekerja sebagai buruh harian di bidang Kopra atau kelapa kering. Keluarga ini hidup dengan keterbatasan ekonomi, mengandalkan bantuan dari pemerintah dan komunitas sosial.

Sebelumnya, kabar tentang kehidupan Sadiana sempat viral di media sosial. Mereka dikenal merawat Annisa dengan segala keterbatasan yang ada. Sadiana mengaku telah menyaring air sumur sebelum digunakan untuk membuat susu bagi cucunya. Meskipun demikian, ia tetap memilih menggunakan air kemasan untuk memastikan keamanan.

Kesehatan Annisa Diperiksa Petugas Kesehatan

Kepala Puskesmas Batupanga, Saldy, mengatakan bahwa kondisi kesehatan Annisa dalam keadaan baik. Tidak ada gejala sakit perut atau gangguan kesehatan lainnya. Petugas kesehatan telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap bayi tersebut untuk memastikan kesehatannya.

Pemerintah Kecamatan Luyo juga telah melakukan kunjungan ke rumah Sadiana atas perintah langsung Bupati. Kunjungan ini dilakukan untuk mengecek kebutuhan mendesak yang perlu segera disalurkan.

Peran Komunitas dan Bantuan Sosial

Setelah kabar tentang Sadiana viral, banyak bantuan yang datang dari masyarakat luas. Terdapat banyak bantuan berupa air kemasan dan susu kemasan yang diterima oleh keluarga tersebut. Namun, Sadiana tetap memprioritaskan penggunaan air bersih yang aman untuk kesehatan cucunya.

Sementara itu, para sanak keluarga Sadiana juga berdatangan untuk mengikuti tahlilan almarhumah Jumiati, ibu Annisa yang meninggal enam hari lalu setelah dirawat di rumah sakit selama sebulan.

Dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan komunitas, harapan besar diucapkan agar kehidupan Sadiana dan keluarganya bisa semakin baik. Semoga langkah-langkah yang diambil dapat memberikan dampak positif dan memperbaiki kondisi kehidupan mereka.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version