Fakta Menarik tentang Film ‘Na Willa’ yang Harus Kamu Ketahui

Film ‘Na Willa’ adalah salah satu karya terbaru dari sutradara Ryan Adriandhy yang menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dari film-film lainnya. Meskipun tampak sederhana, film ini justru mampu menyentuh hati penonton dengan cerita yang hangat dan penuh makna. Berikut adalah lima fakta menarik tentang film ini.

Adaptasi dari Buku Anak yang Ikonik

Film ‘Na Willa’ diangkat dari buku karya Reda Gaudiamo berjudul ‘Na Willa: Serial Catatan Kemarin’. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 dan menjadi salah satu karya sastra anak Indonesia yang sangat ikonik. Gayanya yang sederhana tetapi penuh rasa membuat buku ini mudah dicerna oleh pembaca, terutama anak-anak.

Yang membuat buku ini spesial adalah kemampuan penulis dalam menangkap hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Hal-hal yang mungkin terlihat biasa saja, seperti permainan di luar rumah atau percakapan antar teman, ternyata menyimpan makna yang dalam. Pendekatan ini juga dipertahankan dalam versi filmnya, sehingga bagi yang pernah membaca bukunya, akan merasakan nostalgia yang kuat saat menonton.

Dari Animasi ke Live Action

Ryan Adriandhy sebelumnya dikenal melalui film animasi ‘Jumbo’, yang memiliki visual yang kuat dan dunia yang imajinatif. Namun, untuk film ‘Na Willa’, ia memilih pendekatan live action. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Dengan format live action, emosi yang ingin disampaikan terasa lebih dekat dan nyata. Ekspresi karakter, interaksi antar tokoh, serta detail kecil dalam kehidupan sehari-hari jadi lebih mudah dirasakan oleh penonton.

Hasilnya, film ini terasa lebih personal, seolah kita ikut masuk ke dunia Na Willa, bukan sekadar menontonnya dari jauh. Ini membuat pengalaman menonton menjadi lebih mendalam dan mengena.

Perspektif Anak-Anak yang Jujur dan Apa Adanya

Salah satu kekuatan film ‘Na Willa’ ada di cara berceritanya yang konsisten dari sudut pandang anak-anak. Ini bukan sekadar film tentang anak kecil, tapi benar-benar film yang “berpikir” seperti anak kecil. Artinya, cara melihat masalah, memahami dunia, sampai merespons hal-hal di sekitar semuanya terasa polos dan jujur.

Hal-hal yang bagi orang dewasa terasa sepele, di mata anak-anak bisa jadi sesuatu yang besar dan penuh makna. Justru dari situlah, film ini terasa sangat relate, karena tanpa sadar, kita jadi diingatkan lagi dengan cara kita melihat dunia dulu.

Latar Surabaya Tahun 1960-an yang Aesthetic

Secara visual, ‘Na Willa’ juga punya daya tarik yang kuat lewat latar waktu dan tempatnya. Film ini mengambil latar di Surabaya era 1960-an, yang ditampilkan dengan detail yang cukup autentik. Mulai dari rumah-rumah sederhana, suasana kampung, hingga benda-benda seperti radio dan perabot jadul, semuanya membantu membangun atmosfer yang hangat dan nostalgic.

Buatan sebagian penonton, ini mungkin terasa seperti perjalanan ke masa lalu. Tapi bahkan untuk yang tidak pernah mengalami era itu, suasananya tetap terasa akrab dan nyaman.

Produksi Child-Friendly dengan Waktu Istirahat yang Disiapkan

Selama proses syuting, Ryan Adriandhy menyediakan waktu khusus untuk tidur siang bagi para pemain dan kru. Setelah makan siang, seluruh tim diwajibkan istirahat sekitar 30 menit untuk recharge energi, terutama karena film ini melibatkan banyak aktor cilik. Bahkan, sang sutradara menyebut ini sebagai sesuatu yang jarang, atau bahkan belum pernah dilakukan di produksi film Indonesia lainnya.

Nggak cuma itu, lokasi syuting juga dibuat ramah anak, mulai dari bebas asap rokok sampai disediakan area bermain seperti playground. Tujuannya jelas, yaitu memastikan anak-anak tetap nyaman, happy, dan bisa tampil maksimal di depan kamera.

Itulah beberapa fakta menarik seputar film ‘Na Willa’. Bagi kamu yang penasaran dengan jalan ceritanya, atau bahkan ingin melihat imutnya para bintang cilik, film ‘Na Willa’ sudah dapat kamu saksikan di bioskop!

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version