Ringkasan Berita:

  • Gunung Anak Krakatau masih erupsi sejak 4 September 2026 dan abu vulkaniknya menyebar ke sejumlah wilayah.
  • Abu vulkanik dapat menempel pada kendaraan dan berisiko menyebabkan goresan serta mengganggu sejumlah komponen mobil.
  • Pemilik kendaraan disarankan membilas mobil sebelum mengelap, memeriksa filter udara, membersihkan radiator dan kondensor AC, serta mengangkat wiper saat parkir lama.

Infomalangraya.net– Gunung Anak Krakatau tengah mengalami erupsi sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07. 

Aktivitas erupsi terus terjadi hingga Minggu (6/9/2026) hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap atmosfer, penerbangan, serta kondisi lau sekitar Selat Sunda.

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi ini juga melingkupi sejumlah wilayah, mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.

Abu vulkanik yang terbawa ke sejumlah wilayah dapat menempel pada berbagai permukaan, termasuk kendaraan yang terparkir di luar ruangan.

Bagi pemilik mobil, abu vulkanik tidak bisa dianggap sekadar debu biasa karena partikelnya dapat menempel pada bodi hingga masuk ke sejumlah komponen kendaraan. 

Jika dibersihkan dengan cara yang tidak tepat, abu vulkanik juga berisiko menyebabkan goresan pada cat maupun kaca mobil. 

Karena itu, pemilik kendaraan perlu mengetahui cara membersihkan dan merawat mobil setelah terpapar abu vulkanik.

9 Cara Merawat Mobil yang Terpapar Abu Vulkanik 

Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara merawat mobil yang terpapar abu vulkanik agar terhindar dari goresan dan gangguan pada komponen kendaraan.

1. Jangan Langsung Mengelap Abu yang Menempel

Hindari langsung mengelap bodi atau kaca mobil menggunakan kain ketika masih terdapat abu vulkanik. 

Partikel abu yang bergesekan dengan permukaan mobil dapat bekerja seperti pasir halus dan berisiko menimbulkan baret.

Sebaiknya, abu terlebih dahulu dibilas menggunakan air hingga sebagian besar partikel terangkat sebelum permukaan mobil dilap.

2. Bilas Mobil dengan Air

Setelah mobil terpapar abu vulkanik, lakukan pembilasan menggunakan air. 

Air dapat membantu mengangkat partikel abu yang menempel di bodi, kaca, spion, lampu, hingga bagian kendaraan lainnya.

Pastikan proses pembilasan dilakukan secara menyeluruh sebelum menggunakan spons atau kain untuk mencuci mobil.

3. Gunakan Sabun dan Kain yang Bersih

Setelah abu terangkat, mobil dapat dicuci menggunakan sabun khusus kendaraan. 

Gunakan spons atau kain microfiber yang bersih dan lembut.

Hindari memberikan tekanan terlalu kuat ketika membersihkan permukaan mobil. 

Pastikan kain yang digunakan tidak mengandung sisa abu atau kotoran yang dapat menggores cat.

4. Bersihkan Radiator dan Kondensor AC

Pemilik mobil juga perlu memperhatikan bagian depan kendaraan, khususnya radiator dan kondensor AC. 

Abu vulkanik dapat menempel di sela-sela kisi-kisi kedua komponen tersebut.

Mengutip otomotif.kompas.com, pemilik bengkel AD Oya, Widodo, mengatakan bagian tersebut sebaiknya dibersihkan dengan cara disemprot menggunakan air.

“Yang kedua yang diperhatikan kondensor AC dan radiator. Kalau bisa disarankan untuk disemprot, karena di kisi-kisi radiator itu bisa nempel. Bisa berdampak ke temperatur panas mesin,” ujar Widodo dikutip dari Kompas.com, Minggu (6/9/2026).

Kisi-kisi yang dipenuhi abu dapat mengganggu aliran udara yang dibutuhkan untuk proses pendinginan kendaraan.

5. Periksa Filter Udara Mesin

Filter udara menjadi salah satu komponen penting yang perlu diperiksa setelah mobil terpapar abu vulkanik.

Widodo mengatakan, pemilik kendaraan perlu rutin mengontrol kondisi filter udara karena abu yang masuk ke bagian tersebut dapat mengganggu suplai udara menuju ruang pembakaran.

“Filter udara yang utama harus sering kontrol,” kata Widodo.

Jika filter sudah terlalu kotor, kondisi tersebut dapat memengaruhi performa mesin. 

Menurut Widodo, salah satu dampaknya adalah tenaga kendaraan terasa lebih berat dan emisi kendaraan dapat menjadi tidak beraturan akibat udara yang masuk tidak sesuai kebutuhan.

6. Jangan Menunggu Abu Menumpuk Terlalu Lama

Mobil yang berada di lingkungan dengan paparan abu vulkanik selama beberapa hari sebaiknya segera dibersihkan. 

Abu yang dibiarkan menumpuk dapat menempel pada berbagai bagian kendaraan, termasuk bodi dan kaca.

Widodo menyarankan kendaraan yang berada di lingkungan terdampak selama berhari-hari untuk dicuci secara rutin.

“Ketika memang dalam berhari-hari di lingkungan itu, gak ada salahnya mungkin seminggu sekali dicuci steam,” ujarnya.

Pencucian secara rutin juga membantu memastikan abu tidak terus menumpuk pada bagian kendaraan.

7. Angkat Wiper Saat Mobil Diparkir Lama

Wiper juga tidak boleh luput dari perhatian. Jika mobil akan diparkir dalam waktu lama di area yang terdampak abu vulkanik, posisi wiper sebaiknya diangkat.

Cara tersebut bertujuan mencegah abu menumpuk pada karet wiper. 

Sebab, partikel abu yang menempel pada karet dapat berubah seperti pasir halus.

Jika wiper langsung digunakan dalam kondisi tersebut, partikel abu dapat bergesekan dengan kaca dan menyebabkan goresan.

“Wiper lebih baik didirikan agar tidak tertampung di karet-karet. Ketika tiba-tiba dihidupkan jangan sampai baret, yang baret cuma kaca,” kata Widodo.

8. Bersihkan Mobil Secara Berkala Saat Musim Panas

Menurut Widodo, abu vulkanik relatif lebih mudah dibersihkan ketika kondisi cuaca panas dan kering.

Pemilik kendaraan dapat memanfaatkan proses pencucian dengan penyemprotan air untuk membersihkan abu yang menempel.

“Musim panas masih gampang diatasi. Kalau musim hujan itu lembap, ada debu, agak lengket,” ujarnya.

Meski demikian, waktu dan cara pembersihan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan ketebalan abu yang menempel pada kendaraan.

9. Abu Vulkanik Tidak Masuk ke Oli Mesin

Widodo menjelaskan, dampak abu vulkanik pada kendaraan lebih berkaitan dengan sistem pemasukan udara dan proses pembakaran. 

Abu vulkanik tidak masuk ke dalam oli mesin.

“Dampaknya hanya masuk ke pembakaran, tidak masuk ke oli,” jelasnya.

Karena itu, pemeriksaan sebaiknya difokuskan pada komponen yang berpotensi terpapar abu, terutama filter udara serta bagian radiator dan kondensor AC.

Sebagian artikel ini telah tayang di Mobil Terkena Abu Vulkanik? Cek Komponen Ini

(Infomalangraya.net/Nurkhasanah)(Kompas.com/Aprida Mega Nanda)

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version