Persib Bandung Kembali Memimpin Klasemen Super League 2025/2026

Persib Bandung berhasil kembali memimpin klasemen Super League 2025/2026 setelah mengalahkan PSBS Biak dengan skor 1-0 di Stadion GBLA, Minggu (25/1/2026). Gol tunggal yang dicetak oleh Berguinho di menit ke-88 menjadi penentu kemenangan Maung Bandung. Gol tersebut tercipta melalui umpan dari Andrew Jung yang disundul oleh Ramon Tanque, lalu diteruskan oleh Berguinho dengan sontekan yang memastikan kemenangan bagi tim.

Kemenangan ini memberi Persib tambahan tiga poin, sehingga total poinnya mencapai 41 poin. Hal ini membuat Persib unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya berada di puncak klasemen. Selain itu, kemenangan ini juga memperpanjang rekor kandang sempurna Persib dan membantu Teja Paku Alam meraih clean sheet ke-10 musim ini.

Skema Permainan dan Strategi Bojan Hodak

Pertandingan antara Persib dan PSBS Biak berlangsung sangat ketat. PSBS Biak tampil disiplin dan berani menghadapi permainan cepat Persib. Babak pertama berakhir tanpa gol meskipun Persib menguasai penguasaan bola. PSBS beberapa kali merepotkan lini belakang Maung Bandung lewat serangan balik cepat, memaksa Teja Paku Alam melakukan sejumlah penyelamatan penting.

Bojan Hodak menyiapkan strategi yang lebih hati-hati menghadapi PSBS yang dalam tren positif. Ia memperkuat sektor pertahanan dengan menurunkan Frans Putros untuk menggantikan Eliano Reijnders yang absen. Lini belakang dikawal oleh Patricio Matricardi, Julio Cesar, Dewangga, dan Kakang Rudianto, sementara Teja Paku Alam tetap dipercaya menjaga gawang.

Di lini tengah, Persib kembali mengandalkan trio andalan Marc Klok, Thom Haye, dan Beckham Putra. Sementara di lini depan, Hodak memasang trisula Berguinho, Beckham Putra, dan Uilliam Barros untuk membongkar pertahanan Tim Badai Pasifik.

Setelah kebuntuan hampir sepanjang laga, pergantian pemain dan tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88. Gol tersebut menjadi penentu dan menegaskan mental juara Persib di momen krusial.

Catatan Spesial bagi Teja Paku Alam

Selain membawa Persib kembali ke puncak, kemenangan ini juga menghadirkan catatan spesial bagi Teja Paku Alam. Kiper Persib tersebut sukses mencatatkan clean sheet ke-10 musim ini, terbanyak di Super League 2025/2026, sekaligus menjadi salah satu pilar penting di balik solidnya performa Maung Bandung.

Setelah laga ini, Persib akan melanjutkan perjuangan dengan bertandang ke markas Persis Solo pada pekan ke-19. Duel tersebut rencananya digelar di Stadion Manahan pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekaligus menjadi laga terakhir Persib di bulan Januari.

Persib Menggila! Layvin Kurzawa dan Dion Markx Resmi Datang

Persib Bandung resmi mengguncang bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026. Dalam satu malam penuh kejutan, Maung Bandung memperkenalkan dua nama besar yang langsung mengubah peta persaingan: Layvin Kurzawa, eks bintang Paris Saint-Germain, serta Dion Markx, bek muda berdarah Belanda-Indonesia yang kini menjadi aset masa depan klub.

Kedatangan keduanya menegaskan bahwa Persib tidak hanya ingin bertahan di puncak, tetapi juga siap melangkah lebih jauh di kancah Asia, khususnya di babak 16 besar AFC Champions League Two.

Pesan puitis yang diunggah Persib di media sosial menjadi simbol dimulainya era baru:

“He knows Paris, but now he’s home in Paris van Java. Bienvenue à Bandung, Layvin Kurzawa.”

Sebuah kalimat yang seolah menggambarkan misi besar klub: membawa aura Eropa ke jantung Bandung.

Layvin Kurzawa, Pengalaman Eropa untuk Misi Asia

Layvin Kurzawa bukan sekadar nama besar. Pemain kelahiran 4 September 1992 ini memiliki jam terbang panjang di level tertinggi Eropa. Ia pernah memperkuat AS Monaco, Paris Saint-Germain, Fulham, hingga Boavista, serta menjadi bagian dari Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.

“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan,” ujarnya.

Kurzawa dikenal sebagai pemain versatile. Selain berposisi utama sebagai bek kiri, ia juga mampu bermain sebagai sayap kiri maupun bek tengah. Keunggulannya terletak pada crossing akurat, kemampuan sweeping ball, serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Dengan agenda padat di liga dan Asia, kehadirannya menjadi solusi strategis bagi Persib.

Dion Markx, Investasi Masa Depan Maung Bandung

Tak berhenti di situ, Persib kembali membuat gebrakan dengan mengamankan Dion Markx, bek tengah muda yang disebut-sebut sebagai salah satu prospek terbaik generasi Timnas Indonesia. Pemain kelahiran Nijmegen, 29 Juni 2005 ini langsung diikat kontrak berdurasi 2,5 tahun.

Menurut Adhitia, perekrutan Dion adalah bagian dari proyek jangka panjang klub.

“Coach Bojan Hodak merekomendasikan penambahan di sektor pertahanan. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Timnas. Ini langkah strategis untuk menjaga konsistensi performa hingga akhir musim,” jelasnya.

Dion merupakan produk akademi Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen, serta sempat memperkuat TOP Oss di Divisi II Liga Belanda. Meski baru berusia 20 tahun, ia telah mencicipi atmosfer internasional bersama Timnas Indonesia U-20 dan U-23, termasuk di babak kualifikasi Piala Asia.

Kehadiran Dion diproyeksikan memberi energi baru di lini belakang, sekaligus menjadi fondasi jangka panjang bagi Persib yang kini berjuang di dua kompetisi besar: Super League dan AFC Champions League Two.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version