Proses Seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2026

Penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026 kini sedang berlangsung. Proses seleksi ini mencakup tiga jalur, yaitu Akpol, Bintara, dan Tamtama. Setiap jalur memiliki persyaratan dan proses yang berbeda-beda, sehingga peserta harus mempersiapkan diri dengan matang.

Jumlah total pendaftar untuk jenjang Taruna Akpol maupun Bintara dan Tamtama adalah sebanyak 6.464 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 5.091 peserta laki-laki dan 1.373 peserta perempuan. Namun, setelah dilakukan verifikasi, jumlah peserta yang lolos adalah 5.126 orang, terdiri dari 4.214 peserta laki-laki dan 912 peserta perempuan.

Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan dalam rekrutmen ini dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Hal ini dilakukan agar proses seleksi tetap adil dan tidak ada manipulasi.

Jalur Akpol

Untuk jalur Taruna dan Taruni Akpol, peserta berasal dari lulusan SMA dan MA sederajat. Mereka akan menjalani pendidikan selama 4 tahun di Akademi Kepolisian Semarang. Jalur ini hanya tersedia melalui jalur reguler.

Jalur Bintara

Sementara itu, jalur Bintara Polri dibuka bagi lulusan SMA/MA sederajat, D3 hingga S-1. Peserta akan menjalani pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Wanita Lemdiklat Polri, Pusdik Intel, dan SPN Polda Jatim.

Pada tahun ini, jalur Bintara juga dibuka melalui beberapa formasi sesuai kebutuhan organisasi. Beberapa di antaranya adalah Bintara PTU, Intelijen, Polair, dan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Untuk Bakomsus, formasi yang tersedia mencakup bidang seperti Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Kesehatan, hingga Musik.

Selain itu, Polri juga membuka jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang mencakup kategori prestasi, penghargaan, disabilitas, dan atlet SEA Games.

Jalur Tamtama

Untuk jalur Tamtama Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/SMK sederajat dan akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Selatan dan Polda DIY. Formasi yang dibuka terdiri dari Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

Pesan dari Karo SDM Polda Jatim

Kombes Pol Sih Harno meminta seluruh peserta seleksi untuk mengikuti setiap tahapan dengan serius dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam seleksi tidak ditentukan oleh jalur belakang, melainkan dari kesiapan dan usaha masing-masing peserta.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua dan wali agar memberikan dukungan moril kepada peserta dan tidak mudah tergiur janji kelulusan dari pihak tertentu. Kombes Pol Sih Harno mengingatkan bahwa calo atau siapa pun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang tidak boleh dipercaya.

Polda Jatim menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kemampuan peserta. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penyimpangan dalam tahapan rekrutmen.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version