Peremajaan Kawasan The Nusa Dua, Fokus pada Peningkatan Daya Saing dan Citra Bali

ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) telah memulai proses peremajaan (rejuvenasi) kawasan wisata The Nusa Dua. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing destinasi pariwisata unggulan sekaligus memperkuat citra Bali sebagai tujuan wisata kelas dunia.

Peremajaan akan fokus pada dua area utama, yaitu Peninsula Island dan DTW Water Blow. Selain itu, pengembangan fasilitas pengelolaan sampah di kawasan The Nusa Dua juga menjadi bagian dari rencana tersebut.

Menurut Plt Dirut ITDC, Ahmad Fajar, proyek ini akan dilaksanakan dalam waktu sekitar 210 hari kerja dan menjadi tahap awal dari rencana pengembangan kawasan dalam kurun tiga tahun ke depan.

“Periode pengerjaan sekitar 210 hari kerja. Ini merupakan tahap awal dari rencana peremajaan kawasan yang sudah kami susun untuk tiga tahun mendatang,” ujar Ahmad Fajar pada Rabu (28/1/2026).

Penyegaran Infrastruktur dan Estetika

Rejuvenasi dilakukan pada berbagai aspek infrastruktur dan estetika kawasan. Salah satu peningkatan yang dilakukan adalah pengaspalan jalan, yang dinilai tidak optimal setelah lebih dari 52 tahun kawasan wisata premium tersebut beroperasi.

Selain itu, ITDC juga melakukan penyegaran di sejumlah titik kawasan seluas sekitar 350 hektare, mulai dari penataan taman, pedestrian, hingga penambahan patung-patung ikonik berciri khas budaya Bali sebagai daya tarik visual baru.

“Penyegaran juga kami lakukan pada taman, pedestrian, hingga elemen seni dan budaya untuk memperkuat karakter The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata berkelas,” jelasnya.

Pengembangan Fasilitas Baru untuk Wisatawan

ITDC turut menyiapkan fasilitas baru untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, termasuk pengembangan area khusus kegiatan pernikahan (wedding).

“Kami menyiapkan fasilitas tambahan seperti wedding gate hall dan memperbarui area Peninsula Island yang akan dijadikan ruang rekreasi baru, termasuk aktivitas selancar dan kegiatan wisata lainnya,” ujar Ahmad.

Konsep Pariwisata Hijau

Direktur Operasi ITDC, Troy Warroka, menegaskan bahwa rejuvenasi kawasan The Nusa Dua akan mengedepankan konsep pariwisata hijau. Menurutnya, peremajaan tidak difokuskan pada penambahan bangunan baru, melainkan optimalisasi aset yang sudah ada.

“Peremajaan ini tidak serta-merta menambah struktur atau bangunan baru. Kami mengkaji kembali apa yang sudah ada agar semuanya terkoneksi dengan konsep pariwisata hijau yang dominan,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah hotel di kawasan The Nusa Dua juga secara paralel melakukan peremajaan untuk memberikan nilai tambah dan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan.

Anggaran dan Dukungan Pemerintah Daerah

Terkait anggaran, Troy menyebutkan nilainya masih bersifat dinamis seiring dengan perencanaan jangka menengah tiga tahun ke depan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Nyoman Rudiarta, mengapresiasi langkah ITDC dalam melakukan peremajaan kawasan The Nusa Dua. Ia berharap pembenahan tersebut mampu menjadi magnet baru bagi wisatawan, sekaligus meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan di Badung.

“Yang terpenting bukan hanya pembenahan infrastruktur, tetapi bagaimana pariwisata mampu mewujudkan ekonomi masyarakat yang inklusif. Masyarakat harus mendapat manfaat langsung dari sektor pariwisata,” ujarnya.


Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version