Berita Populer Padang: Aksi Pemulung, Perubahan APBD, dan Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki
1. Aksi Mulia Pemulung Tambal Jalan Rusak Menuju SMPN 5 Padang
Seorang pemulung bernama Ari Firdaus menunjukkan tindakan tanpa pamrih dengan menambal jalan rusak di sekitar Komplek PJKA, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Jalan tersebut sudah lama rusak dan berlubang, sehingga membahayakan pengendara.
Ari Firdaus, yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, melakukan aksi ini karena merasa peduli terhadap keamanan masyarakat. Ia menggunakan puing bangunan untuk menambal lubang-lubang jalan yang telah menjadi masalah selama beberapa tahun.
Pengendara sering kali terjatuh karena lubang jalan tertutup genangan air saat hujan. Hal ini membuat pengendara yang tidak mengenal daerah tersebut rentan terjatuh dan cedera. Warga setempat sudah lebih memahami titik-titik jalan rusak, tetapi kondisi ini tetap menjadi ancaman bagi pengguna jalan yang jarang melintasi area tersebut.
“Awalnya saya hanya keresahan sebagai warga, karena jalan ini sudah lama rusak dan belum diperbaiki. Akhirnya saya ambil inisiatif untuk menambalnya,” ujar Ari Firdaus, yang memiliki enam saudara.
2. DPRD dan Pemko Padang Sepakati Perubahan APBD 2026
DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna untuk menyampaikan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Padang Tahun Anggaran 2026. Hasilnya, seluruh fraksi menyetujui Ranperda tersebut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Selain itu, paripurna juga membahas nota Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyatakan bahwa rapat berjalan lancar meskipun ada dinamika dalam proses pembahasan.
“Alhamdulillah sidang kita berjalan dengan baik dan lancar. Dinamika dalam pembahasan adalah hal biasa dalam dunia politik, tetapi semua diselesaikan melalui musyawarah,” ujarnya.
Percepatan pembahasan APBD dilakukan agar program pembangunan dapat segera dimulai. Kota Padang menjadi daerah yang paling cepat menyelesaikan proses perubahan APBD di Sumatera Barat. Tujuan percepatan ini adalah untuk memastikan anggaran bisa digunakan sebelum Hari Jadi Kota Padang dan mendukung persiapan Porprov Sumbar XVI pada Oktober 2026.
3. Jalan di Sawahan Timur Rusak Menahun
Jalan rusak di Komplek PJKA, Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang, tidak hanya terjadi di satu titik. Selain Jalan Sunda, kerusakan serupa juga terdapat di Jalan Jawa dan Jalan Minangkabau. Ketua RT 01, RW 03, Nusirwan mengungkapkan bahwa ada tiga titik jalan rusak yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki.
Menurut Nusirwan, jalan-jalan ini merupakan akses alternatif ke SMPN 5 dan RSUP M Djamil. Ia menyampaikan keluhan ini dalam setiap Musrenbang, tetapi belum ada kejelasan dari pihak terkait. Meski begitu, ia menyebut bahwa Jalan Minangkabau akan diperbaiki oleh Dinas PUPR pada Agustus 2026.
Jalan Sunda dan Jawa sudah rusak selama lima tahun, sedangkan Jalan Minangkabau sudah rusak delapan tahun. Nusirwan menjelaskan bahwa jalan-jalan ini tidak dianggap sangat vital karena hanya menghubungkan perumahan warga.
4. Tujuh Pelajar di Lubuk Kilangan Padang Diamankan ke Kantor Camat
Tim Trantib Kecamatan Lubuk Kilangan bersama Dubalang Kota dan personel BKO Satpol PP mengamankan tujuh pelajar yang kedapatan nongkrong di sebuah warung saat jam pelajaran masih berlangsung. Para pelajar ini ditemukan saat petugas melakukan patroli rutin di wilayah Kelurahan Indarung.
Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Kilangan, Yusdi, mengatakan bahwa para pelajar langsung diamankan ke Kantor Camat Lubuk Kilangan untuk didata. Setelah identitas dicatat, pihak kecamatan berkoordinasi dengan sekolah masing-masing agar siswa dapat dijemput oleh pihak sekolah.
