Kehidupan dan Peristiwa yang Melibatkan Pria Berinisial SD alias Papar

Papar, seorang pria dengan inisial SD, kini menjadi sorotan setelah diamankan oleh aparat kepolisian terkait dugaan pengancaman terhadap Wali Kota Manado Andrei Angouw melalui siaran langsung Facebook. Peristiwa ini menimbulkan banyak perhatian dari masyarakat, terutama di wilayah Sulawesi Utara.

Sosok yang Ramah dan Mudah Bergaul

Dalam pergaulan sehari-hari, Papar dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Ia sering menyapa orang-orang yang ia temui dan berbincang-bincang dengan mereka. Seorang sumber mengatakan bahwa Papar tidak segan untuk menyapa dan berbicara kepada orang lain. Meskipun penampilannya cukup mencolok dengan tato-tato yang memenuhi tubuhnya, sikapnya tetap ramah.

Keberadaan di Tempat Umum

Papar sering terlihat di pusat perbelanjaan di kawasan Boulevard, Jalan Pierre Tendean, Manado, terutama pada siang hingga sore hari. Di kawasan tersebut, ia sering bertemu dengan orang-orang yang mengenalnya. Pada pagi hari, Papar lebih sering berada di kawasan K8.

Meski beberapa kali bertemu, sumber tersebut mengaku tidak tahu secara pasti pekerjaan utama Papar. Yang diketahui adalah bahwa ia pernah menjalani usaha jual beli parfum.

Suka Menawarkan Traktiran

Bagi orang yang pernah berinteraksi dengannya, Papar juga disebut sebagai sosok yang suka berbagi. Dalam sebuah kesempatan, ia pernah mempersilahkan seseorang memesan minuman dan mengatakan akan membayarnya. Cerita serupa juga muncul dari kebiasaan Papar yang disebut menawarkan traktiran kepada orang-orang yang dikenalnya. Namun, cerita tersebut merupakan pengalaman pribadi sumber dan tidak serta-merta menggambarkan seluruh kepribadian Papar.

Tidak Banyak Membuka Kehidupan Keluarga

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Papar tidak banyak membuka kehidupan pribadinya, terutama soal keluarga. Informasi mengenai jumlah anak maupun kehidupan rumah tangganya belum diketahui secara pasti. “Dia sayang anak-anak dan istrinya,” ujar sumber tersebut. Keterangan mengenai kehidupan keluarga itu masih merupakan cerita dari orang yang pernah berinteraksi dengan Papar dan belum dikonfirmasi kepada pihak keluarga.

Nama Papar dan Jejak Masa Lalu

Nama Papar sebenarnya bukan nama yang baru muncul dalam pemberitaan. Pada 2015, sosoknya pernah diberitakan saat berbicara mengenai sosok calon Wali Kota Manado yang diharapkan mampu memimpin kota. Ia juga disebut berasal dari kalangan mantan preman Manado.

Kini nama Papar kembali menjadi perhatian setelah polisi mengamankannya pada Rabu (19/8/2026). Ia diduga melakukan pengancaman terhadap Wali Kota Manado melalui siaran langsung Facebook. Perkara tersebut kini masih dalam proses penanganan polisi.

Update Terbaru: Permintaan Maaf dari Papar

Update terbaru, Papar menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya. Ia mengakui bahwa tindakan tersebut dilakukan karena terbawa emosi setelah mobil miliknya diderek oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Papar menjelaskan bahwa dirinya terpancing emosi ketika mengetahui mobilnya ditertibkan dan diderek oleh petugas Satpol PP saat parkir di sekitar kawasan Pasar 45 Manado.

“Saya emosi sehingga melakukan live di akun Facebook pribadi saya dengan kata-kata seperti itu,” ujar SD kepada Infomalangraya.net, Kantor Polresta Manado, Kamis (20/8/2026). Atas kejadian itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota Manado serta pihak-pihak yang merasa terganggu atau dirugikan akibat pernyataannya.

“Sekali lagi saya memohon maaf kepada pihak-pihak yang merasa terganggu,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran agar persoalan serupa dapat disikapi secara lebih tenang dan diselesaikan melalui jalur yang semestinya.

“Ini jadi pelajaran untuk saya,” ungkapnya.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version