Kritik Keluarga terhadap Penyebaran Foto Kamaruddin Simanjuntak

Keluarga pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak, khususnya kakak kandungnya, Rustani Simanjuntak, menyampaikan protes terkait viralnya foto-foto kondisi kesehatan sang advokat di media sosial. Mereka merasa bahwa privasi Kamaruddin telah dieksploitasi saat sedang berjuang untuk pulih dari sakit. Pernyataan tegas ini disampaikan melalui unggahan di akun Facebook pribadinya dengan judul “ETIKA DI BALIK LENSA DAN LAYAR”.

Rustani menyayangkan tindakan sejumlah pihak, terutama rekan sesama profesi hukum, yang menyebarkan foto-foto kondisi fisik adiknya tanpa izin keluarga. Ia merasa terluka saat melihat kerentanan adiknya justru dijadikan konsumsi publik demi eksistensi di dunia digital.

“Kami keluarga satu perut/satu darah yang sedang berjuang, tidak setuju privasi itu Kamaruddin Simanjuntak, S.H kalian sebarkan,” tulis Rustani dalam unggahannya.

Etika dan Kollegialitas di Balik Kepedulian

Menurut Rustani, sebagai penegak hukum, para advokat seharusnya tidak hanya menjaga martabat klien, tetapi juga memiliki kewajiban moral untuk menjaga martabat rekan sejawat. Ia menekankan bahwa menyebarkan foto fisik seseorang yang tengah sakit bukan sekadar masalah kepatutan, melainkan juga melukai prinsip dasar persaudaraan sesama profesi (collegiality).

“Mengunggah atau menyebarkan kondisi fisik seorang rekan yang sedang berjuang melawan sakit bukan hanya soal pelanggaran etika kepatutan, tetapi juga melukai prinsip dasar collegiality,” ujarnya.

Sindiran terhadap Pencari Viewers

Selain masalah etika, keluarga juga menyindir pihak-pihak yang menggunakan musik sedih atau narasi berlebihan untuk membungkus kondisi Kamaruddin yang sedang sakit. Rustani menekankan bahwa kondisi sakit seseorang bukanlah sebuah tontonan atau batu loncatan untuk menaikkan perhatian warganet.

“Ilmu pengetahuan dan kreativitas tidak boleh kehilangan nurani. Di balik setiap potongan video yang Anda edit dengan musik sedih atau narasi bombastis, ingatlah bahwa doa tidak membutuhkan validasi visual yang mengekspos fisik. Jangan menjadikan rasa sakit orang lain sebagai batu loncatan untuk menaikkan statistik akun Anda,” tambahnya.

Peringatan terhadap Konten Hoaks

Selain masalah privasi, keluarga juga menyoroti maraknya video atau foto hoaks yang sengaja disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Rustani mengimbau netizen agar lebih cerdas dan tidak terjebak dalam narasi buruk yang hanya bertujuan mencari keuntungan pribadi.

Sebagai bentuk dukungan yang nyata, keluarga mengajak publik untuk lebih fokus pada prestasi dan karya-karya Kamaruddin daripada mengurusi kehidupan pribadinya saat sedang lemah. Rustani mencontohkan bagaimana keluarga lebih memilih mendukung dengan cara menjaga wibawa sang pengacara melalui penampilan publiknya, seperti kemeja etik premium yang sering ia kenakan.

Kondisi Terbaru Kamaruddin Simanjuntak

Beberapa foto-foto di media sosial memperlihatkan kondisi Kamaruddin yang tidak seperti biasanya. Pada foto yang beredar di media sosial Facebook, tampak Kamaruddin hanya bisa duduk bersandar di kursi. Terlihat tubuhnya lemas, bahkan untuk tersenyum saja perlu perjuangan. Di foto lainnya bahkan memperlihatkan Kamaruddin terbaring tak berdaya di atas tempat tidur.

Di atas ranjang beralaskan sprei hijau, ia tampak tak berdaya. Dua orang pria tampak berdiri dan duduk di dekat Kamaruddin. Foto itu diambil di Kecamatan Kebon Jeruk, pada 21 Maret 2026. Rupanya Kamaruddin sedang jatuh sakit, namun tidak diketahui penyakit apa yang dideritanya.

Reaksi dan Dukungan dari Rekan-rekan

Sontak penyakit pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak kini jadi sorotan. Pengacara yang berani melawan Ferdi Sambo demi membela Brigadir J itu kini lemas tak berdaya. Ada yang menyebut kalau Kamaruddin sakit karena diguna-guna. Hal itu diungkap oleh akun X (Twitter) BangPino__, beredar pula video saat Kamaruddin disambangi oleh rekan-rekan sejawat lainnya.

Ia pun memposting foto terkini Kamaruddin dengan tulisan soal penyakitnya. Dirinya cuma menebar senyum tipis sembari memberikan gestur anggukan kepala.

“Pak Kamaruddin semakin hari semakin sehat, semakin segar, Puji Tuhan. Bahwa kabar-kabar yang dulu menyatakan dia meninggal, penyakitnya lah yang meninggal. Sekarang sudah hidup baru ya pak Kamaruddin,” ujar teman Kamaruddin dalam video tersebut.

Menyaksikan keadaan Kamaruddin yang tidak lagi bugar seperti sedia kala, kerabat dekatnya merasa iba. Namun, kehadiran mereka justru bertujuan untuk membangkitkan semangat dan menguatkan mental sang pengacara kondang.

“Pada hari ini kita bertiga, kondisi Pak Kamaruddin memang lemah, dia kurus. Tapi saya yakin Tuhan akan menyembuhkan,” kata salah satu teman yang hadir.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version