Ringkasan Berita:
- Tema renungan harian katolik “selalu siap menyambut Tuhan”.
- Renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XXIX tahun A.
- Hari Biasa pekan XXIX tahun A dengan warna liturgi hijau.
- Bacaan hari Rabu: Ef. 3:2-12; MT Yes. 12:2-3.4bcd.5-6; Luk. 12:39-48 dan BcO Sir 35:1-17.
Infomalangraya.net, MAUMERE – Mari simak renungan harian Katolik Rabu 21 Oktober 2026.
Tema renungan harian katolik “selalu siap menyambut Tuhan”.
Renungan harian katolik disiapkan untuk hari biasa pekan XXIX tahun A.
Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Hari Biasa pekan XXIX tahun A dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Rabu: Ef. 3:2-12; MT Yes. 12:2-3.4bcd.5-6; Luk. 12:39-48 dan BcO Sir 35:1-17.
Bacaan Pertama: Ef. 3:2-12;
Memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu, yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat. Apabila kamu membacanya, kamu dapat mengetahui dari padanya pengertianku akan rahasia Kristus, yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus, yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus. Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya. Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu, dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Allah, yang menciptakan segala sesuatu, supaya sekarang oleh jemaat diberitahukan pelbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga, sesuai dengan maksud abadi, yang telah dilaksanakan-Nya dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.
Mazmur Tanggapan: MT Yes. 12:2-3.4bcd.5-6;
Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab TUHAN ALLAH itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.”
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Pada waktu itu kamu akan berkata: “Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!
Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Allah Israel, agung di tengah-tengahmu!”
Bait Pengantar Injil:
P: Alleluia
U: Alleluia
Bacaan Injil Katolik: Luk. 12:39-48
P: Inilah Injil Yesus karangan Lukas
U: Dimuliakanlah Tuhan
P: Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan.” Kata Petrus: “Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?” Jawab Tuhan: “Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.”
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
“Selalu Siap Menyambut Tuhan”
Suatu ketika, seorang dosen mengadakan ujian dadakan bagi para mahasiswanya. Tidak seorang pun di antara para mahasiswa itu yang pernah me-review atau mempelajari ulang bahan-bahan perkuliahan yang telah diajarkan di kelas. Akibatnya, satu kelas memperoleh nilai yang buruk dalam ujian dadakan tersebut. Mereka tidak berjaga-jaga, padahal ujian dadakan adalah hal yang lumayan sering terjadi di kampus-kampus.
Tidak tahu kapan waktu-Nya tiba. Bacaan ini sebenarnya merujuk pada ajaran tentang “parousia” atau akhir zaman, saat kedatangan Yesus yang kedua kalinya untuk mengadili seluruh umat manusia. Akan tetapi, setiap pribadi juga dapat mengalami “waktunya masing-masing”, yakni kematian. Ini adalah waktu yang tidak dapat kita tebak atau duga-duga. Ketakutan akan akhir zaman atau akan kematian kita sendiri akan sirna jika kita mengusahakan hidup sebaik-baiknya. Jika kita hidup dalam kekudusan, kita pastilah disambut di surga.
Kita juga patut merenungkan satu kenyataan penting bahwa berjaga-jaga yang dikehendaki Tuhan tidak pernah bersifat pasif. Ia selalu bersifat aktif-progresif. Kita tidak diam menunggu, “yang penting tidak tidur; stand by,” namun melakukan sesuatu yang konkret dan berbuah. Kita harus berjaga-jaga sambil senantiasa berdoa dan berbuat amal kasih kepada sesama.
Tuhan, semoga kami menantikan kedatangan-Mu dengan selalu berjaga-jaga, yakni melakukan hal-hal baik bagi sesama dan rajin berdoa. Semoga dengan demikian, Engkau menganggap kami layak untuk memasuki kerajaan-Mu. Amin. (Sumber iman katolik.or.id/ katolik.com/kgg).
Berita Infomalangraya.netLainnya di Google News
