SD Muhammadiyah Sapen, Sekolah Swasta Favorit di Yogyakarta

SD Muhammadiyah Sapen menjadi salah satu sekolah swasta yang paling diminati di Yogyakarta. Berdasarkan data SIMT (Sistem Informasi Manajemen Talenta) dari Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional), SD Muhammadiyah Sapen berada di peringkat 2 sekolah dasar paling berprestasi di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) dengan total prestasi sebanyak 375.

Karena popularitasnya, banyak orangtua yang berbondong-bondong mendaftarkan anaknya agar bisa masuk ke sekolah tersebut. Bahkan kuota siswa SD Muhammadiyah Sapen sudah penuh hingga tahun 2032.

Orangtua Mendaftarkan Anak Sejak Balita

Salah satu orangtua siswa SD Muhammadiyah Sapen yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa anaknya saat ini sedang duduk di kelas 6. Adiknya juga didaftarkan ke sekolah tersebut saat masih berusia sekitar 1 tahun.

“Beberapa tahun lalu memang sempat viral jadi orangtua berbondong-bondong mendaftarkan anaknya. Saya awalnya tidak berniat mendaftarkan anak saya yang kedua, tapi karena informasi bahwa kuota untuk tahun 2029 saja sudah penuh, akhirnya saya juga ikut mendaftarkan,” ujarnya.

Bukan hanya dia, banyak orangtua lainnya juga mendaftarkan anak mereka ke SD Muhammadiyah Sapen bahkan sejak usia sangat muda. Hal ini dilakukan karena melihat kualitas pendidikan yang disediakan oleh sekolah tersebut.

Tiga Program Edukasi di SD Muhammadiyah Sapen

SD Muhammadiyah Sapen menawarkan tiga program utama, yaitu kelas reguler, kelas digital, dan kelas CI MIPA (Cerdas Istimewa MIPA). Kombinasi program ini memberikan variasi dalam pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat siswa.

Menurut Mawar, kualitas pendidikan yang baik menjadi alasan utama orangtua ingin mendapatkan kursi di sekolah tersebut.

Biaya Sekolah dan Kuota Siswa Kurang Mampu

Dari segi biaya, ketika anaknya mendaftar di SD Muhammadiyah Sapen, biaya masuk dibanderol sekitar Rp 15 juta. SPP di kelas 6 saat ini sebesar Rp 980.000 per bulan. Selain itu, ada tambahan biaya tutup tahun dan study tour sebesar Rp 200.000.

Setiap tahun juga terdapat biaya daftar ulang sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta. Namun, SD Muhammadiyah Sapen juga menyediakan kuota bagi siswa kurang mampu dengan menyertakan KMS (Kartu Keluarga Miskin).

Proses Pendaftaran yang Mudah

Untuk mendaftar di SD Muhammadiyah Sapen, cukup meninggalkan fotokopi Akta Kelahiran dan KK (Kartu Keluarga). Tidak ada biaya formulir atau biaya pendaftaran lainnya.

Salah satu orangtua murid, Ibu Melati, mendaftarkan anaknya sejak usia 4 tahun atau dua tahun sebelum masuk kelas 1 SD. “Karena waktu itu dapat info bahwa kuota untuk tahun 2029 sudah penuh, adiknya saya daftarkan sekalian,” ujarnya.

Melati juga menjelaskan bahwa temannya telah mendaftarkan anaknya saat masih dalam fase MPASI atau sekitar 6 bulan ke atas. Ada juga yang mendaftarkan anaknya setahun sebelum masuk SD, tetapi tidak diterima karena kuota sudah penuh.

Siswa Cadangan dan Pengalaman Orangtua

Menurut informasi yang diperoleh, selain kuota tahun 2032 yang sudah penuh, terdapat juga 50 siswa cadangan. Jika ada siswa yang batal masuk, maka siswa cadangan akan mengisi tempat kosong.

Melati mengaku sudah berniat mendaftarkan anaknya ke SD Muhammadiyah Sapen karena kualitasnya. Selain itu, dia juga melihat langsung hasil pembelajaran di sekolah tersebut karena keponakannya sudah bersekolah di sana.

Biaya Sekolah Tahun Ajaran 2025

Untuk tahun ajaran 2025, uang masuk dibanderol sekitar Rp 23,6 juta. SPP tiap bulan di kelas 1 sekitar Rp 980.000. Meski biaya cukup besar, banyak orangtua tetap bersedia membayar karena kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh SD Muhammadiyah Sapen.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version