Konser Denny Caknan di Surabaya Berujung Ricuh

Konser yang digelar oleh penyanyi Denny Caknan di Surabaya, Jawa Timur, berakhir dengan insiden ricuh. Acara yang digelar di kawasan eks Hi-Tech Mall atau THR Surabaya ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat setempat dan sekitarnya. Namun, kehadiran penonton yang sangat banyak memicu kerumunan yang tidak terkendali.

Insiden ini menyebabkan 21 korban luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sebagian dari mereka mengalami cedera ringan hingga pingsan akibat dorongan yang tidak terkendali. Saat kerumunan terjadi di luar lokasi acara, Denny Caknan tetap melanjutkan konsernya. Ia tampil di atas panggung sekira pukul 20.00 WIB dan membawakan beberapa lagu hits-nya.

Aksi Panggung Denny Caknan

Meskipun ada keributan di luar, konser berjalan seperti biasanya. Denny Caknan tampak antusias dan mempersembahkan lagu-lagu favoritnya kepada para penonton. Dalam unggahan Instagram miliknya, ia membagikan momen aksi panggungnya di Surabaya. Tulisan yang ditulisnya bertanya tentang posisi penonton saat itu, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari penonton.

Video yang diunggah menampilkan Denny Caknan menyanyikan lagu “Negoro Angin” yang disambut dengan koor penonton. Acara konser berlangsung hingga pukul 21.45 WIB dan penonton mulai membubarkan diri secara perlahan.

Tidak Menyinggung Kericuhan dalam Unggahan

Namun, dalam unggahan tersebut, Denny Caknan tidak secara langsung menyebutkan tentang kericuhan atau korban luka-luka. Ia lebih menekankan rasa syukur atas antusiasme penonton. Ia menulis bahwa energi besar yang diberikan oleh penonton membuatnya bangga bisa tampil di Surabaya.

Selain itu, Denny juga membagikan perjalanan touringnya ke berbagai daerah di Jawa Timur. Di tengah perjalanan, ia sempat berhenti di tengah hutan untuk menonton siaran langsung pertandingan Piala Dunia 2026. Dalam video tersebut, terdengar suaranya menyatakan bahwa ia sedang nobar di hutan.

Respons Fans dan Masih Mencari Keterangan Resmi

Respons dari penggemar Denny Caknan cukup positif. Banyak dari mereka memberikan dukungan melalui komentar di media sosial. Misalnya, komentar seperti “Tetap semangat Mas Denny, konsernya keren banget” mendominasi. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, masih belum ada respons resmi dari Denny Caknan melalui manajemennya.

Korban Termasuk Anggota TNI dan Petugas Damkar

Dalam insiden ini, dua korban adalah anggota TNI dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Surabaya. Keduanya menjadi korban usai tertimpa pagar besi yang ambruk karena didorong oleh penonton yang membludak. Menurut informasi dari Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, anggota TNI mengalami patah tulang kaki sementara petugas Damkar mengalami patah tulang leher.

Kronologis Ricuh

Polrestabes Surabaya menjelaskan kronologis dari kejadian ini. Awalnya, acara berjalan lancar sejak pukul 16.00 WIB ketika pintu masuk di gerbang utama dibuka. Namun, pada pukul 19.27 WIB, ribuan penonton yang tertahan di luar lokasi mulai memaksa masuk hingga menyebabkan pintu gerbang utama jebol. Area lapangan pun langsung penuh sesak.

Pukul 19.45 WIB, kerumunan massa tetap ingin memaksa masuk meskipun ada pagar betis dari petugas pengamanan. Massa yang tidak mengindahkan arahan petugas langsung memaksa masuk dan memadati seluruh lokasi acara.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version