Perjalanan Karier dan Latar Belakang Marhaen Djumadi

Marhaen Djumadi kini resmi menjabat sebagai Bupati Nganjuk, Jawa Timur, untuk periode 2025-2030. Ia sebelumnya pernah menjadi Wakil Bupati dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sebelum akhirnya terpilih secara resmi. Lahir dari keluarga sederhana, ia menjadikan pendidikan dan kerja keras sebagai kunci sukses dalam hidupnya.

Perjalanan karier Marhaen terbilang panjang dan penuh pengalaman. Mulai dari dunia pendidikan, bisnis hingga pemerintahan. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, ia mampu memahami tantangan pembangunan dan ekonomi masyarakat. Fokus kepemimpinannya adalah infrastruktur, ekonomi mandiri, reformasi birokrasi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pencapaian dalam Pilkada 2024

Dalam Pilkada Nganjuk 2024, Marhaen berpasangan dengan Trihandy Cahyo Saputro sebagai wakil bupati. Berdasarkan hasil pleno KPU RI, pasangan ini meraih 259.179 suara. Nama Marhaen sudah tidak asing lagi bagi warga Nganjuk. Ia dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025.

Sebelumnya, Marhaen menjabat sebagai Wakil Bupati Nganjuk sejak 24 September 2018 hingga 10 Mei 2021. Setelah Bupati saat itu, Novi Rahman Hidayat, ditetapkan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan oleh KPK, Marhaen ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Bupati mulai 11 Mei 2021. Statusnya sebagai Bupati resmi dikukuhkan melalui Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3-1037 tanggal 4 April 2023.

Perjalanan Politik dan Pengakuan

Ia kemudian dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi pada 10 April 2023 untuk menyelesaikan sisa masa jabatan 2018-2023. Saat pelantikan tersebut, Khofifah menyebut Marhaen sebagai sosok yang produktif dan memiliki pola komunikasi yang baik dalam membangun koordinasi lintas sektor selama menjabat sebagai Wakil Bupati hingga Plt Bupati. Kemampuan tersebut dinilai mampu menjaga kesinambungan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk hingga akhir masa jabatan.

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Marhaen Djumadi lahir di Nganjuk pada 15 Desember 1968. Ia tumbuh di lingkungan keluarga yang sederhana. Ia merupakan anak dari pasangan buruh tani yang hidup dengan kondisi ekonomi terbatas. Keterbatasan tersebut tak membuatnya patah semangat. Sejak kecil, Marhaen menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengubah nasib dan memperbaiki kehidupan.

Semangat pantang menyerah tersebut terus ia pegang hingga saat ini. Dalam berbagai kesempatan, Marhaen kerap menyampaikan bahwa kondisi sulit bukan alasan untuk berhenti berusaha. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.

Pendidikan dasar Marhaen dimulai di SDN Putren 1 Nganjuk dan lulus pada 1980. Setelah itu, ia melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1 Nganjuk hingga lulus pada 1983. Pendidikan menengah atas ditempuhnya di SPGN Nganjuk dan diselesaikan pada 1986. Dia juga sempat menempuh pendidikan di SGPLB Negeri Surabaya, meski tidak sampai tuntas.

Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut ke IKIP Surabaya, tempat ia meraih gelar Diploma 3 pada 1989 dan menyelesaikan program Sarjana pada 1991. Tak berhenti di situ, Marhaen memperluas wawasan manajemennya dengan menempuh program MBA (DL) di Global Institute of Management yang difasilitasi West Coast Institute of Management & Technology, Perth, Australia pada 1999. Ia juga menyelesaikan Magister Manajemen di STIE Artha Bodhi Iswara pada 2001.

Pada 2005, ia meraih gelar Doktor Ekonomi di Universitas Negeri Malang. Selain itu, Marhaen kembali menempuh studi sarjana pada bidang Manajemen di STIE Totalwin Semarang dan lulus tahun 2012, serta menyelesaikan pendidikan S-1 Hukum di Universitas Yos Sudarso Surabaya pada 2014.

Karier Profesional dan Organisasi

Sebelum terjun ke dunia politik, Marhaen Djumadi sudah punya pengalaman panjang di ranah pendidikan dan bisnis. Kariernya dimulai sebagai Kepala Cabang Primagama di Blitar dan Jember pada 1991-1994, kemudian memimpin Primagama Surabaya. Ia juga memegang beberapa posisi penting, seperti Wakil Direktur Pascasarjana STIE Artha Bodhi Iswara dan Presiden Direktur Indoglobal Group.

Selain itu, Marhaen aktif mengajar sebagai dosen Pascasarjana untuk Manajemen Strategik dan Manajemen Marketing. Tak hanya di pekerjaan, Marhaen juga aktif mengikuti organisasi. Ia menjadi anggota ISEI Jawa Timur, Ikatan Doktor Ekonomi Indonesia, dan Indonesia Marketing Association (IMA) Jawa Timur. Marhaen juga pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Kerja Sama Dewan Pendidikan Jawa Timur.

Fokus Kepemimpinan dan Visi Pembangunan

Setelah resmi dilantik sebagai Bupati Nganjuk pada 2023, Marhaen Djumadi menegaskan tiga prioritas utama dalam kepemimpinannya, yaitu penguatan infrastruktur, kemandirian ekonomi, dan reformasi birokrasi. Ia juga mendorong pengembangan sumber daya manusia unggul, termasuk upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan.

Marhaen menekankan pentingnya membentuk mental sukses generasi muda sebagai fondasi kemajuan daerah. Di berbagai kesempatan, ia selalu menekankan filosofi Anjuk Ladang yang menjadi asal-usul nama Nganjuk. Filosofi ini bermakna ‘tanah kemenangan’ dan menjadi semangat untuk terus maju.

Memasuki periode kepemimpinan 2025-2030, publik menantikan langkah-langkah konkret Marhaen dalam melanjutkan pembangunan serta memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Nganjuk.

Share.
Leave A Reply

Portal berita yang menyajikan informasi terkini tentang peristiwa di Malang Raya dan Nasional, politik, ekonomi, entertainment, kuliner, gaya hidup, wisata dan olahraga.

Kanal Utama

Kontak kami

Berlangganan

Exit mobile version